Haid Teratur dan Perut Rata, Baru Sadar Kalau Hamil Saat Akan Melahirkan

Fimela diperbarui 08 Mar 2018, 13:00 WIB

Kejadian yang dialami Charlotte Thomson ini seperti nggak masuk akal. Wanita yang kini berusia 21 tahun ini pernah melahirkan tanpa menyadari dirinya sedang hamil. Wah, kok bisa ya?

Dilansir dari metro.co.uk, saat berusia 19 tahun ia tak sadar kalau dirinya sedang hamil. Saat itu ia tetap mengalami haid teratur dan perutnya pun tetap rata seperti biasa. Sampai pada suatu malam ia terbangun dengan rasa sakit yang menyiksa di perutnya. Ia pun segera dilarikan ke rumah sakit.

Saat berada di rumah sakit itulah, dokter bilang padanya kalau ia akan melahirkan. Tak butuh waktu lama, tiga jam kemudian lahirlah seorang bayi perempuan yang diberi nama Molly. Pastinya sangat mengejutkan sekali ya, yang tadinya merasa baik-baik saja dan tidak hamil, dalam waktu singkat sudah punya bayi.

"Perutku benar-benar rata dan aku tetap haid teratur jadi sangat mengejutkan saat aku tahu diriku hamil. Aku tak percaya aku sebenarnya sedang hamil sampai akhirnya melahirkan," jelas Charlotte. "Memang menakutkan menjadi ibu untuk pertama kalinya tanpa persiapan. Tapi aku tak akan menukar Molly dengan apapun di dunia ini, aku merasa sangat beruntung."

Pada bulan November 2015, Charlotte sadar berat badannya naik sekitar 1,3 kg dan jadi lebih gampang mengantuk dari biasanya. Dia sama sekali tak merasa curiga, dipikirnya perubahan itu terjadi karena kebiasaannya berpesta setiap akhir pekan. Tapi siapa sangka bulan Desember 2015, pada suatu dini hari pukul 02.30 dia terbangun karena sakit perut. Sudah coba diatasi dengan paracetamol tapi sakitnya makin parah. Saat pergi ke toilet dia melihat banyak darah di celana dalamnya. "Haidku baru saja selesai dan aku sangat takut. Aku sadar ada yang benar-benar tak beres dan memesan taksi ke rumah sakit," ceritanya.

Begitu sampai di rumah sakit Northumbria Specialist Emergency Care, Charlotte diperiksa perawat. Tak butuh waktu lama sampai kemudian dia diperiksa bidan. Bidan tersebut pun mengatakan kalau Charlotte hamil sembilan bulan dan akan melahirkan.

Jelas saja saat itu Charlotte sangat panik. "Aku panik karena tak punya persiapan apa-apa dan belum membeli baju bayi. Aku cemas apa yang akan dikatakan orangtuaku saat tahu aku akan memiliki bayi," ujar Charlotte.

Hingga pada pukul 04.30 saat itu, orangtua Charlotte diberi kabar soal kondisi putrinya tersebut. Tadinya orangtuanya menyangka kalau Charlotte hamil beberapa minggu saja dan mengalami keguguran. Tapi begitu tahu kalau Charlotte akan melahirkan dan memberi cucu, orangtuanya pun tetap ada di sisinya.

Yang lebih mengejutkannya lagi, dokter mengatakan kalau kondisi sang bayi sehat padahal Charlotte sering minum minuman beralkohol selama mengandung. Lalu bagaimana dengan perut Charlotte yang tetap tampak rata meski hamil? Dokter menjelaskan karena posisi bayi berada di bawah tulang rusuknya.

Dua hari setelah melahirkan, Charlotte pun sudah bisa pulang dari rumah sakit. Kehadiran Molly sangat disyukurinya. Hal ini pun membuat rekan kerja dan teman-teman Charlotte terkejut, sama sekali tak menyangka kalau selama ini Charlotte sedang mengandung.

Charlotte tak perlu repot-repot menurunkan berat badannya karena dari awal memang tak mengalami kenaikan berat badan yang signifikan. Kini, Molly pun ikut berada di penitipan anak tempat Charlotte bekerja. Kondisi yang sempurna karena Charlotte bisa bekerja sekaligus merawat Molly. Soal siapa ayah Molly, Charlotte mengatakan kalau ayah putrinya itu adalah seorang pria yang kini statusnya sudah jadi mantan. Selama ini Charlotte hanya dibantu oleh kedua orangtuanya sendiri merawat Molly.

Sejak ada Molly, hidup Charlotte berubah. Dari yang tadinya hobi berpesta dan minum-minum, kini jadi lebih fokus menghabiskan waktunya untuk buah hatinya tersayang. Menjalani peran sebagai seorang ibu pastinya mengubah banyak aspek di kehidupan seorang wanita, ya.

(vem/nda)
What's On Fimela