Keutamaan yang Ditawarkan Malam Lailatul Qadar di Bulan Ramadan

Fimela diperbarui 05 Jun 2018, 11:50 WIB

Bulan Ramadan merupakan bulan yang istimewa, penuh berkah dan berlimpah keutamaan. Di bulan ini juga, malam seribu bulan yakni Malam Lailatul Qadar bisa kita jumpai. Dilansir dari berbagai sumber, malam Lailatul Qadar merupakan bulan yang penuh kemuliaan dan keberkahan. Di malam ini, para alim ulama percaya bahwa para malaikat turun ke bumi dan Allah membuka pintu pengampunan selebar-lebarnya.

Di malam ini juga, siapa yang meminta akan dikabulkan permintaannya. Siapa yang berdoa dengan sungguh-sungguh, akan diijabah doa-doanya. Dalam bahasa Arab, Lailatul Qadar diartikan sebagai malam ketetapan. Yang dimaksud dengan malam ketetapan adalah malam yang sangat penting karena Al-Quran diturunkan ke bumi.

"Sesungguhnya Kami menurunkannya (Al-Quran) pada suatu malam, dan sesungguhnya Kamilah yang memberi peringatan. Pada malam itu dijelaskan semua urusan penuh dengan hikmah, yaitu urusan yang besar di sisi Kami." (QS. Ad-Dukhan, 3-5).

Malam Lailatul Qadar adalah malam penuh keutamaan. Keutamaan-keutamaan yang ditawarkan malam ini antara lain adalah malaikat turun ke bumi dan memberi syafaat kepada orang-orang yang senantiasa menghidupkan Lailatul Qadar. Allah juga akan melapangkan rezeki bagi orang-orang yang senantiasa meminta dengan tulus dan dikehendakiNya.

"Allah melapangkan rezeki yang dikehendaki dan mempersempit (bagi yang dikehedakiNya)." (QS. Ar-Rad, 26)

Segala amalan baik di malam Lailatul Qadar akan diberikan pahala berlipat ganda. Sebagai malam yang lebih mulia dari 1000 malam atau bahkan 1000 bulan, malam ini tidak bisa disamakan dengan malam-malam lain. Imam Mujahid, Qotadah dan ulama besar lain berpendapat bahwa malam ini adalah malam yang begitu mulia dan utama.

"Lailatul Qadar itu lebih utama dari seribu bulan" (QS. Al Qadar, 3). Malam Lailatul Qadar dijelaskan sebagai malam yang penuh dengan kesejahteraan. "Malam itu (Lailatul Qadar) penuh kesejahteraan sampai terbit fajar." (QS. Al-Qadar, 5).

Orang-orang yang senantiasa beribadah dengan tulus, mendirikan salat baik salat wajib dan sunah, membaca Al-Quran, berdzikir dan melakukan kebaikan di malam ini akan mendapatkan ketenangan serta kesejahteraan. Orang-orang yang senantiasa menghidupkan malam ini juga akan dijaga oleh para malaikat yang sedang turun ke bumi.

"Di malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah." (QS. Ad-Dukhan, 4).

Para ahli agama dan beberapa periwayat hadist seperti Imam Bukhari, Abu Malik, Abdullah Bin Umar, Mujahid, Imam Muslim dan sebagainya menyebutkan bahwa di malam Lailatul Qadar, penulisan takdir di lauhul mahfudz dalam setahun akan dirinci. Di malam ini, ketentuan ajal juga rezeki juga akan kembali dicatat dan ditetapkan. Siapa yang mendirikan salat malam dengan sungguh-sungguh di malam ini, Allah juga akan menjamin pengampunan untuknya. Allah bahkan akan menggugurkan dosa-dosa yang pernah dibuatnya selama ini.

Barang siapa melaksanakan salat malam di malam Lailatul Qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni." (HR. Bukhari).

Itulah keutamaan dari malam Lailatul Qadar. Dan di sepuluh malam terakhir bulan Ramadan kali ini, mari kita semua umat muslim berlomba-lomba dalam menghidupkan malam Lailatul Qadar. Perbanyak lagi amalan-amalan baik seperti membaca Al-Quran, mendirikan salat malam atau tahajud, berdzikir dan bersedekah.

Marhaban ya Ramadan, selamat berpuasa bagi yang menjalankan. Selamat menyambut lebaran yang kurang beberapa hari lagi.

(vem/mim)