Sex Addiction vs. Healthy Sex

FimelaDiterbitkan 04 Oktober 2013, 08:40 WIB

Halo Ladies, pernahkah Anda merasakan hasrat yang begitu tinggi dalam diri and untuk melakukan sebuah hubungan seksual bersama pasangan Anda? Apakah Anda merasa bahwa apa yang Anda rasakan itu aneh dan kurang bisa menerimanya sebagai seorang wanita?

Ladies, salah satu kendala yang perlu diatasi oleh seorang wanita dalam menghadapi hasrat seks adalah untuk busa menerima hasrat tersebut sebagai bagian dari dirinya. Banyak wanita yang merasa bahwa hasrat seksual yang mereka miliki perlu mereka tutupi karena merasa malu untuk menjadi inisiator dalam sebuah hubungan seks. Namun Ladies, yahukah Anda bahwa sebenarnya itu adalah hal yang normal untuk terjadi.

Menurut situs everydayhealth.com, hasrat seksual diperlukan oleh setiap manusia, baik seorang pria maupun seorang wanita supaya bisa tertarik untuk melakukan hubungan seks. Selama Anda menyikapi hasrat itu dengan seks yang sehat dan aman, Anda tidak perlu khawatir hal tersebut. Namun, masalah mulai muncul saat sexual addiction mulai nampak.

Jika orang pada umumnya menggunakan seks sebagai wujud ungkapan kasih sayang terhadap pasangan mereka, lain halnya pada orang-orang yang mengalami kecanduan seks.

Bagi mereka yang mengalami kecanduan seks, ada dua jalan yang akan mereka tempuh. Pertama, seks merupakan pengganti cinta dan kedua adalah obsesi akan aktivitas seks itu sendiri tanpa mengikutsertakan perasaan dari pasangannya hingga mencoba berbagai jenis posisi demi memuaskan hasrat seksual yang dimiliki.

Oleh: Yudha Yanuar Akbar

(vem/rsk)
What's On Fimela