Mengenal Dermatitis

FimelaDiterbitkan 22 Oktober 2013, 18:46 WIB

Ladies, pernahkan Anda mendengar tentang kelainan kulit dermatitis? Tahukah Anda apa penyababnya? Lalu bagaimana cara mengatasinya? Nah, untuk menjawabnya kita akan mengulas lengkap seputar dermatitis nih, Ladies. Simak ya!

Menurut mayoclinic.com, dermatitis adalah istilah umum untuk mendeskripsikan pembengkakan kulit. Meskipun penyebabnya berbeda dan dalam bentuk yang berbeda-beda, namun pada umunya kelainan ini terasa gatal, bengkak, dan merah-merah di kulit.

Kulit yang terkena dermatitis biasanya akan seperti lecet, hingga mengeluarkan cairan atau menjadi kasar. Contoh dermatitis termasuk eczema, ketombe, dan bintik-bintik merah karena kontak dengan bahan metal.

Dermatitis paling sering terjadi di daerah kepala, tangan, dan kaki. Biasanya dia bagian belakang dengkul, pinggul, wajah, leher, dan dada atas juga mudah terkena dermatitis. Eczema juga sering menyerang bagian bawah mata, termasuk kelopak mata. Menguceknya akan membuat mata menjadi bengkak.

Atopic dermatitis biasanya berawal saat anak-anak bahakan sebelum 5 tahun dan mungkin bertahan hingga dewasa. Kadang penyakit ini bisa sembuh lalu kambuh pula. Gatal yang ditimbulkannya kadang sangat parah sehingga memaksa penderitanya untuk menggaruknya.

Jika kulit ini sampai terbuka, maka bakteri akan masuk dan menjadi gangguan yang lebih parah, termasuk bengkak yang lebih parah. Hal ini juga bisa semakin parah jika Anda memiliki kulit yang kering, stress, mudah berkeringat, merokok, makan telur, susu atau ikan.

Meskipun dermatitis bukanlah penyakit yang berbahaya, namun keberadaannya dapat mengganggu kenyamanan Anda. Oleh karena itu, pengobatan sangat diperlukan agar penyakit ini segera sembuh. Segera temui dokter Anda ya, Ladies!

Oleh: Kustin Ayuwuragil D.

(vem/rsk)