Sahabat Fimela, Ini Pentingnya Mengajak Bayi Prematur Bicara

Mimi Rohmitriasih diperbarui 06 Jan 2019, 10:47 WIB

Fimela.com, Jakarta Merawat buah hati yang masih bayi bisa dibilang tidak gampang. Apalagi, jika buah hati tersebut terlahir dalam kondisi prematur. Melansir dari laman parenting.com, bayi prematur harus mendapat perawatan dan perhatian lebih baik dari orangtuanya. Bayi prematur juga perlu mendapat kasih sayang tulus agar tumbuh kembangnya berjalan seperti bayi yang lahir normal pada umumnya.

Tak hanya itu saja, bayi prematur ternyata juga penting diajak bicara lebih sering setiap harinya. Dengan mengajak bayi prematur bicara atau ngobrol, ini akan membuatnya memiliki keterampilan berbahasa yang baik saat usianya menginjak 18 bulan.

Bayi prematur yang sering diajak bicara oleh orang dewasa setelah kelahirannya juga akan memiliki semangat hidup yang lebih besar. Para ahli mengungkapkan jika suara orang dewasa di sekitarnya bisa membuatnya lebih tenang, nyaman dan termotivasi untuk terampil bicara seiring pertambahan usianya.

Dalam penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal medis pediatrics, menyebutkan jika bayi yang berada di NICU (Neonatal Intensive Care Units) biasanya terpapar suara monitor atau alat-alat medis lain sehingga kurang bisa mendengar suara orang dewasa berbicara. Karena hal ini, bayi prematur akan lebih sulit mengenal kosa kata di kehidupan sehari-harinya. Jadi, saat bayi prematur masih berada di NICU atau setelah keluar, orangtua bayi penting mengajak bayi lebih banyak bicara. Ini agar bayi tidak mengalami keterlambatan bicara nantinya.

Dr. Betty Vohr dari Warren Alpert Medical School of Brown University dan Women & Infants Hospital in Providence, Rhode Island menjelaskan jika bayi prematur akan memberi respon ketika sang ibu mengajaknya bicara. Bayi prematur juga akan mengalami tumbuh kembang yang lebih baik ketika ia mendapatkan kontak fisik maupun psikis yang lebih sering dengan orangtuanya.