Sneakers Juga Bisa Jadi Investasi, Benarkah?

Vinsensia Dianawanti diperbarui 22 Jan 2019, 17:00 WIB

Fimela.com, Jakarta Sudah sejak lama sneakers dikenal sebagai item fashion yang nyaman dikenakan. Tak heran, jika satu orang bisa memiliki lebih dari dua pasang sneakers. Sebut saja, Rayi RAN yang mengaku memiliki 150 pasang sneakers sebelum menikah.

Banyaknya pasang sneakers yang dimiliki seseorang bukan cuma sekadar ajang pamer belaka. Namun rupanya juga bisa dijadikan sebagai barang investasi.

Ya! Sneakers bisa menjadi barang investasi yang menjanjikan jika memahami karakter dan cara merawatnya. Ditemui di sebuah acara, Anugrah Aditya yang juga merupakan pecinta sneakers menuturkan bahwa bukan hal yang tidak mungkin jika sneakers menjadi investasi.

Bagaimana bisa sneakers menjadi barang investasi? Aditya mencontohkan Air Max 97/1 Sean Wotherspoon. Ini merupakan sneakers keluaran Nike yang berkolaborasi dengan pemenang kontes desain sepatu Nike di Amerika.

Pemenang ini merancang sebuah sepatu yang siluet dan penggunaan bahan yang unik. Nike pun memutuskan untuk mengeluarkan koleksi ini secara ekslusif. Di Indonesia, sneakers ini dirilis dalam jumlah terbatas.

Pada waktu perilisannya, sneakers ini diperkirakan dihargai Rp 2,3 juta. Kini, sepatu ini dihargai Rp 11 juta. Hal ini dipengaruhi oleh permintaan yang luar biasa dari pelanggan namun barang yang tersedia cukup terbatas.

Lain halnya dengan Adidas 4D yang memiliki sole 3D Print. Sneakers ini tidak memungkinkan untuk diproduksi masal sehingga hanya tersedia beberapa pasang di dunia. Adidas mungkin hanya menjual sepatu ini dengan harga Rp 5-6 juta. Namun kini Adidas 4D menjadi salah satu sneakers termahal dengan harga Rp 60 juta.

 

2 dari 2 halaman

Harga sneakers ditentukan oleh indeks

Chloe's Sonnie Sneakers - Photo:@songofstyle

Tingkat investasi sneakers yang cukup menjanjikan ini membuat terbentuknya indeks harga sneakers layaknya saham. Di mana para pecinta sneakers bisa melihat nilai sneakers tersebut di pasaran. Terkadang beberapa orang sengaja menyimpan sneakers yang diprediksi menjadi sneakers langka. Untuk suatu saat dijual lagi dengan harga yang jauh lebih tinggi.

Faktor lain yang membuat sneakers bisa menjadi investasi adalah banyaknya cerita. Semakin banyak sebuah sneakers memiliki nilai history, semakin mahal harganya. Koleksi sneakers yang dikeluarkan brand dan berkolaborasi dengan seseorang, bisa menjadikan sneakers tersebut sneakers mahal.

"Kadang merek ternama sudah berkolaborasi dengan desainer ternama. Keluar hari ini, hanya 100 pasang. Tapi yang mau banyak banget. Ketika ini keluar dari toko, saat itu juga harganya akan naik drastis. Bisa se-instan itu. Media sosial pengaruhi penjualan sneakers. Jadi media beriklan dan informasi agar sepatunya hype dan banyak diminati," ujar Anugrah Aditya.

Selain itu, Sahabat Fimela juga harus tahu betul bagaimana merawat sneakers dengan benar. Sehingga tidak mengurangi nilai investasi yang dimiliki oleh sneakers. Bagaimana? Tertarik untuk menjadikan sneakers sebagai investasi?