Tips Merawat Pewarna Rambut Non Permanent Agar Warna Tetap Cerah

Karla Farhana diperbarui 14 Agu 2019, 16:30 WIB

Fimela.com, Jakarta Polemik soal cat rambut memang sudah lama terjadi. Banyak perempuan yang mengungkapkan opini pro dan kontranya mengenai cara rambut. Antara permanent dan non permanent. 

Cat rambut yang bersifat sementara memang terbilang jauh lebih aman untuk kesehatan rambut. Tetapi, belum juga dua minggu, warna rambut menjadi pudar, bahkan berubah warna menjadi lebih pirang atau hijau pucat. 

Sementara, pewarna rambut permanent tahan lebih lama. Tetapi mengandung banyak bahan kimia yang bisa merusak rambut. Belum lagi bleaching yang juga membahayakan kesehatan kutikula rambut. 

Bagi Sahabat Fimela yang memilih temporary hair dye, sepertinya perlu melakukan beberap trik agar warna pada rambutmu tidak cepat pudar dan berubah warna. Dilansir dari Self.com, berikut beberapa tips yang bisa kamu ikuti. 

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Tunggu 3 Hari Sebelum Keramas

Tren warna rambut/Shutterstock

Ketika kamu mengecat rambut, biasanya kamu memang tidak diperbolehkan untuk menggunakan sampo pada hari pertama. Agar pewarna lebih meresap dan warnanya lebih menyala. Namun, sebenarnya kamu harus menunggu lebih lama lagi. 

Self.com menulis paling tidak tunggu hingga 3 hari sebelum akhirnya kamu diperbolehkan keramas. Tujuannya, 3 hari merupakan waktu untuk kutikula menutup setelah terbuka dengan steam, air hangat, sebelum kamu mengecat rambut. Jadi, pewarna rambut akan tersapu oleh sampo ketika kutikula masih terbuka. Ini salah satu penyebab pewarna rambut menjadi lebih cepat pudar. 

Bilas dengan Air Dingin

Untuk menutup kutikula, bilas rambut dengan air dingin. Usai keramas di hari ketiga, jangan menggunakan air hangat yang bisa membuka kembali kutikula rambutmu. 

 

3 dari 3 halaman

Hindari Heat Styling

Ilustrasi styling rambut. (Foto: shutterstock.com)

Memiliki style rambut yang indah dan seksi memang penting. Namun cobalah untuk menghindari heat styling. Lempengan dan besi panas yang digunakan dapat membuat kutikula kembali terbuka dan akhirnya akan membuat pewarna rambut menjadi cepat pudar. 

Jadi kuncinya, pewarna rambut akan menjadi lebih awet kalau pewarna rambut tetap terkunci di dalam kutikula rambut. Ketika kutikula terbuka, pewarna rambut bisa keluar dan pudar. 

#Growfearless with FIMELA