Mengenal Tato Henna, Mulai dari Cara Kerja Hingga Uji Ketahanannya

Fimela Editor diperbarui 22 Sep 2023, 11:15 WIB

Fimela.com, Jakarta Tren henna dikalangan perempuan Indonesia memang sudah tidak asing lagi. Biasanya Henna digunakan untuk acara-acara tertentu seperti pesta pernikahan atau acara besar keluarga. Tidak sedikit juga yang menggunakannya sebagai aksesoris tangan atau kaki. Bahkan, selebriti seperti Beyonce telah menjadikannya lebih populer daripada sebelumnya. Tato Henna adalah cara termudah dan paling tidak menyakitkan, dilihat dari catatan Otoritas Tattoo, praktek ini sebenarnya sudah sangat tua, dan dalam budaya tertentu, bahkan wajib digunakan untuk menandai acara-acara khusus seperti pernikahan.

Melansir dari The List, henna umumnya bertahan lebih lama dari tato temporer lainnya. Henna berbahan dasar pewarna, alih-alih tinta yang dimasukkan ke dalam kulit, tetapi seperti halnya jenis pewarna lainnya, pewarna akan memudar seiring waktu tanpa perlu dihapus. Lalu bagaimana cara kerja henna? dan berapa lama henna akan memudar?

Perancang Henna, Grainne Jones, mengatakan kepada The Sun, "Henna adalah tanaman yang tumbuh di iklim kering, seperti India, Pakistan, Mesir, Maroko. Henna yang dibuat seperti pasta sebelum diaplikasikan ke kulit ini, dibuat menggunakan daun dari tanaman henna. dicampur dengan gula, air, dan minyak esensial." Jones menyarankan pacar harus selalu buatan tangan untuk hasil terbaik. 

 

What's On Fimela
2 dari 2 halaman

Tren tato henna

Henna kerap dijadikan sebagai tinta alami untuk menggambar tato. Cek di sini selengkapnya. (Foto: Unsplash)

Seperti yang dicatat Otoritas Tattoo, henna dapat bertahan mulai dari seminggu hingga beberapa bulan, tergantung pada jenis kulitmu. Misalnya henna akan cenderung bertahan lama asalkan kamu memiliki kulit yang lebih tebal seperti pada telapak kaki, telapak tangan, atau perut. Tekstur henna juga menjadi salah satu faktor ketahanan henna. Semakin lama kamu meninggalkannya dalam bentuk pasta, semakin lama henna akan bertahan. Idealnya, kamu harus membiarkannya semalaman untuk hasil terbaik. Demikian juga dengan menjaga kelembaban pasta henna. Lain halnya jika kamu menginginkan henna cepat memudar. Kamu bisa membiarkannya tetap kering agar ketika digunakan, itu tidak bertahan lama pada kulitmu.

Menjaga desain agar tetap bertahan selama 48 jam pertama dengan berada diruangan yang cukup menghidrasi setelah aplikasi juga akan membantunya bertahan lama, meskipun cuaca terlalu panas dan bisa membuat kamu berkeringat. Jangan sering-sering mencuci area yang sudah diaplikasikan henna atau menggosoknya menggunakan exfoliator, karena akan mempengaruhi kemampuan pewarna untuk menempel pada kulit. Jones menyarankan agar kulit tetap bersih sebelum menggunakan henna, namun, ia juga menyarankan, "Jangan gunakan pelembab, minyak, atau sejenisnya sebelum kamu mengaplikasikannya."

Penulis: Iffah Nurahmah

#ChangeMaker

Tag Terkait