5 Perubahan Positif Pendidikan di Tengah Pandemi Virus Corona

Anisha Saktian Putri diperbarui 04 Mei 2020, 11:30 WIB

ringkasan

  • Situasi di tengah pandemi ini mengubah beberapa hal di bidang pendidikan.
  • Belajar bersama di rumah tidak hanya pelajaran secara akademis, tetapi juga pendidikan karakter melalui keluarga

Fimela.com, Jakarta Dalam sambutan Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2020, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menyampaikan kondisi pandemi virus corona menjadi tantangan yang luar biasa.

Situasi di tengah pandemi ini mengubah beberapa hal di bidang pendidikan. Apa saja?

1. Memanfaatkan internet dan teknologi

Nadiem menyampaikan, untuk pertama kalinya, guru-guru melakukan pembelajaran secara daring atau online, menggunakan tools atau perangkat baru.

2. Belajar di mana pun

Dengan menggunakan internet dan teknologi, kita dapat menyadari bahwa sebenarnya pembelajaran bisa terjadi di manapun. Guru, siswa, dan orangtua menyadari bahwa pendidikan bukan sesuatu yang hanya bisa dilakukan di sekolah saja.

3. Kerjasama antara orangtua dan pihak sekolah

Orangtua, untuk pertama kalinya menyadari betapa sulitnya tugas guru. Betapa sulitnya tantangan mengajar anak secara efektif. Kemudian menimbulkan empati kepada guru yang tadinya mungkin belum ada. Jadi menyadari, pendidikan efektif itu membutuhkan kolaborasi antara guru, siswa, dan orangtua.

What's On Fimela
2 dari 2 halaman

4. Saatnya berinovasi

Ilustrasi pendidikan anak (Foto: Unsplash.com/MD Duran)

Nadiem mengatakan, belajar memang tidak selalu mudah, tetapi inilah saatnya kita berinovasi. Saatnya kita melakukan eksperimen, dan mendengarkan hari nurani.

5. Pendidikan karakter

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Plt. Dirjen PAUD Dikdasmen), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Hamid Muhammad mengatakan masa pandemi Covid-19 tidak dapat dipungkiri menambah kuantitas dan kualitas waktu yang dihabiskan bersama keluarga. Belajar bersama di rumah tidak hanya pelajaran secara akademis, tetapi juga pendidikan karakter melalui keluarga.

Di rumah anak-anak bisa melakukan beragam aktivitas. Anak-anak dengan pendampingan orang tua harus mempunyai aktivitas pembelajaran meskipun berada di rumah seperti membaca, mengerjakan tugas yang diberikan guru, dan kegiatan positif lainnya. “Ini penting untuk mengurangi tekanan dan kejenuhan di rumah,” ucap Hamid.

#Changemaker