ALL Heartist Fund Bantu Karyawan Accor Selama Pandemi Covid-19

Novi Nadya diperbarui 11 Jun 2020, 09:44 WIB

Fimela.com, Jakarta Industri hospitality atau perhotelan mengandalkan tamu yang menginap untuk menjalani bisnisnya. Namun di masa pandemi global Covid-19 situasi berubah dan berdampak besar pada seluruh hotel di dunia.

Seperti grup perhotelan augmented terkemuka Accor yang tersebar di 110 negara termasuk Indonesia. Sejak virus corona pertama kali ditemukan di Hubei, China, dan Accor segera menutup hotelnya di Wuhan, menyusul  mengerjakan program Corporate Social Responsibility (CSR) di masing-masing negara.

 

Accor Indonesia pun bekerja sama mulai dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sampai Non-Governmental Organization atau NGO untuk membantu percepatan penanganan Covid-19. Seperti memfasilitasi hotel untuk tempat karantina dan tempat tinggal bagi tenaga kesehatan yang membutuhkan. 

Hotel yang dibuka untuk karantina Covid-19 di antaranya Novotel Jakarta Cikini, Mercure Jakarta Cikini, ibis Style Jakarta Sunter, dan Ibis Jakarta Senen. Sementara tiga hotel lainnya berada di luar Jakarta yaitu Ibis Style Bali Denpasar, Mercure Resort Sanur, dan Novotel Karawang bekerja sama dengan pemerintah setempat.

Serta dua hotel ibis Budget Daan Mogot dan ibis Budget Jakarta Cikini yang bekerja sama dengan RS terdekat yaitu RSUD Cengkareng dan RSCM. Di Indonesia sendiri, dari 100 hotel yang bernaung di bawah grup Accor, 70 masih beroperasi dan 30 lainnya ditutup.

What's On Fimela
ibis budget Jakarta Daan Mogot
2 dari 3 halaman

ALL Heartist Fund

Perhatian penuh juga diberikan Accor pada para karyawan lewat sebuah inisiatif global ALL Heartist Fund. "Accor mengalokasikan 25 persen dari dividen sebesar 70 juta Euro lewat ALL Heartist Fund untuk membantu 300.000 karyawan di grup termasuk Accor Indonesia," ujar VP Sales, Marketing, Distribution & Loyalty, Accor Malaysia-Indonesia-Singapore Adi Satria lewat virtual press conference bersama Habitat for Humanity Indonesia, Rabu (10/6).

ALL Heartist Funds di Indonesia dirancang untuk membantu karyawan Accor yang menghadapi kesulitan finansial. Seperti memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari sampai membayar biaya pengobatan selama krisis ini. 

"5000 karyawan tidak bisa dapat THR, gajinya harus disubsidi, ini yang digunakan (ALL Heartist Funds). Setiap minggu general manager tiap hotel me-review case dari karyawannya lalu baru di-approval karena semua sistemnya online," lanjut Adi Satria.

Selain tim medis dan karyawan di bawah naungan Accor, masyarakat sekitar yang berada di lokasi hotel juga tak luput dari perhatian. Termasuk pengendara ojek online yang berada di sekitar hotel, serta mitra bisnis yang ikut terdampak Covid-19.

“Orang-orang adalah inti dari bisnis kami dan karena memedulikan orang lain adalah apa yang dilakukan Accor, menjadikan prioritas untuk memberikan kembali kepada komunitas tempat kami beroperasi, dan ini tetap berlaku hingga saat ini. Kami mendukung karyawan, mitra bisnis yang kesulitan karena pandemi sampai membuka pintu bagi tim medis di garis depan pertempuran ini, untuk berterima kasih atas tindakan  mereka dalam merawat orang sakit dan melindungi komunitas yang lebih luas,” ujar Chief Operating Officer, Accor Malaysia, Indonesia, Singapore and South Asia.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut

#ChangeMaker