4 Penyebab Hubungan Percintaan Tidak Nyaman dan Penuh Rasa Khawatir

Anisha Saktian Putri diperbarui 25 Agu 2020, 16:00 WIB

Fimela.com, Jakarta Saat menjalani hubungan percintaan selain rasa sayang, kita juga merasakan rasa khawatir, rasa tidak aman, hingga rasa curiga. Menurut psikolog, ini adalah keadaan normal.  Tetapi jika ini melampaui batas, maka pasangan mungkin menghadapi masalah.  

Perasaan ini sering disebut sebagai kecemasan hubungan ketika orang mulai mempertanyakan ikatan mereka. Mereka yang menghadapi masalah ini perlu melawan perasaan ini untuk memiliki hubungan yang sehat.

Oleh karena itu, mereka perlu mengetahui penyebab ketidakamanan tersebut terlebih dahulu.  Melansir dari Pinkvilla berikut beberapa penyebab ketidakamanan dalam suatu hubungan percintaan.

What's On Fimela
2 dari 2 halaman

Penyebab ketidakamanan dalam suatu hubungan:

ilustrasi pasangan cinta/Photo by Laura Garcia from Pexels

1. Orang dengan harga diri rendah mungkin mengalami masalah ini.  Jika mereka biasanya meragukan pasangannya untuk segala hal, maka mereka mungkin juga menghadapi rasa tidak aman dalam hubungan mereka. 

2. Jika beberapa orang telah mengalami pengalaman buruk dalam hubungan mereka sebelumnya, hal itu mungkin menghantui ikatan mereka saat ini juga. Mereka akan selalu takut kehilangan pasangannya. 

3. Menurut psikolog, orang dengan masa kecil bermasalah karena mereka mungkin diabaikan lebih cenderung memiliki rasa tidak aman dalam hubungan mereka.  Ini mungkin terjadi karena kebutuhan emosional mereka tidak terpenuhi saat mereka tumbuh dewasa.  Karenanya, mereka memiliki rasa tidak aman di masa dewasa mereka. 

4. Banyak orang kehilangan identitas pribadinya setelah menjalin hubungan.  Dan akhirnya, mereka menjadi kembaran dari pasangannya tanpa identitas individu mereka sendiri.  Ini kemudian meningkatkan rasa tidak aman di dalamnya.

 

#changemaker