5 Cara Memilih Sepeda untuk Anak agar Tetap Aman saat Mengendarai

Anisha Saktian Putri diperbarui 25 Agu 2020, 14:30 WIB

Fimela.com, Jakarta Di masa pandemi virus corona, tren sepeda tengah menjadi hobi masyarakat. Bukan hanya dewasa, anak-anak pun menyukai olahraga ini.

Bahkan bersepeda bermanfaat bagi anak, misalnya saja meningkatkan kognitif dan kepekaan panca inderanya. Lalu meingkatkan motorik si kecil.

Nah lalu bagaimana cara memilih sepeda untuk si kecil? Berikut ulasannya, melansir dari washingtonpost.com.

1. Seusai usia

Pertimbangan usia anak jika akan menentukan model hingga material sepeda tersebut. Misalnya, saat anak berusia 2 tahun, maka tidak mungkin ia naik sepeda dewasa yang tinggi dan berbahan besi. Umur 1-4 tahun bisa diberikan sepeda roda tiga yang dirancang aman untuk anak. Memasuki usia 4-6 tahun bisa mulai memberikan sepeda roda dua.

2. Ukuran anak

Tak hanya usia, ukuran tubuh anak juga perlu diperhatikan. Untuk memeriksa kecocokannya, minta dia naik sepeda. Lututnya harus diperpanjang sekitar 75 persen saat kakinya berada di bagian bawah kayuhan pedal. Pastikan kaki anak menginjak tanah agar si kecil lebih nyaman.

2 dari 2 halaman

3. Pilih sepeda yang ringan

Sepeda anak/dok. Unsplash Liz99

Pilihlah sepeda yang ringan untuk si kecil. Hindari sepeda dengan suspensi ganda, yang bisa membuatnya lebih berat. Sepeda murah yang tidak dibuat dengan baik dapat membuat berkendara lebih sulit dan kurang menyenangkan. Lain halnya dengan sepeda bekas berkualitas tinggi adalah alternatif yang baik jika biaya menjadi perhatian.

Sepeda anak-anak biasanya memiliki berat sebanyak 50% dari berat badannya, dan lebih berat dari sepeda dewasa. Jika akan memilih sepeda berdasarkan salah satu faktor, pilihlah berdasarkan beratnya.

4. Periksa remnya

Rem coaster bukanlah pilihan teraman untuk anak-anak. Pada sepeda yang dibuat dengan harga murah, rem tangan yang lebih rendah mungkin sulit untuk ditarik oleh anak-anak. Namun, pada sepeda yang dibuat dengan baik, tuas rem akan dirancang untuk tangan yang kecil dan lemah. Sabaiknya orangtua mencoba rem tersebut, biasanya rem bisa digunakan oleh anak-anak ketika oang dewasa harus bisa menekan tuas dengan jari kelingkingnya.

5. Rantai sepeda

Baiknya gunakan pelindung rantai agar anak tidak terluka akibat terkena rantai.

 

#Changemaker