Teh Hijau VS Kopi, Mana yang Lebih Baik?

Annissa Wulan diperbarui 03 Nov 2020, 10:30 WIB

Fimela.com, Jakarta Apa kamu penggemar kopi atau teh hijau? Keduanya sangat berbeda dalam hal struktur, flavonoid, dan antioksidan.

Namun, ingat bahwa keduanya mengandung kafein. Jika kamu tidak reaktif terhadap efek samping dari mengonsumsi kafein, namun sering mengalami refluks asam, teh hijau adalah pilihan yang lebih baik.

Sebenarnya, keduanya baik untuk dikonsumsi secara teratur, pilihannya harus didasarkan pada tubuhmmu sendiri dan kebutuhannya. Mengonsumsi kopi atau teh hijau sebenarnya dapat menambah variasi pada jenis antioksidan dan fitonutrien yang kamu terima.

Kebanyakan orang tidak minum kopi setiap hari untuk alasan kesehatan. Kopi biasanya akan meningkatkan energi, sedangkan penikmat teh hijau juga mengonsumsinya untuk alasan yang sama, hanya dengan lebih sedikit kafein.

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Kandungan kopi dan teh hijau

Ilustrasi Meminum Kopi Credit: unsplash.com/Caleb

Kopi kaya akan antioksidan, yang dapat membantu melindungi dari diabetes tipe 2, parkinson, dan jenis kanker tertentu. Kopi juga dipercaya dapat membantu menjaga pergerakan usus agar tetap teratur.

Kandungan kafein di dalam kopi sangat bagus jika kamu sedang membutuhkan energi dan fokus. Teh hijau lebih baik untuk relaksasi dan peningkatan energi yang halus.

Dikemas dengan polifenol pelawan kanker, teh hijau dapat membantu membakar lemak, menurunkan kolestrol, dan meningkatkan metabolisme. Teh hijau juga dapat membantu melawan penyakit, seperti demensia, alzheimer, dan parkinson, serta mengurangi risiko serangan jantung dan stroke.

Teh hijau sarat dengan antioksidan yang membantu detoksifikasi tubuh, memperlambat penuaan, dan memerangi peradangan. Teh hijau juga mengandung banyak L-theanine, asam amino yang meningkatkan dopamin dan mengurangi kecemasan.

3 dari 3 halaman

Kopi dan teh hijau tidak dianjurkan untuk diminum di malam hari

ilustrasi perbandingan kopi dan teh yang lebih baik untuk program diet/The Lazy Artist Gallery/pexels

Kopi tidak dianjurkan diminum pada pagi hari, terutama untuk kaum perempuan karena dapat meningkatkan kortisol atau hormon stres yang membantu mengatur energi dan kewaspadaan sepanjang hari. Kortisol secara almi tinggi di pagi hari, sehingga memberi dosis tambahan saat bangun akan membuat siklus alamimu rusak.

Teh hijau lebih mudah dikonsumsi daripada kopi dan berisiko cukup rendah, kecuali jika kamu memiliki riwayat batu ginjal. Teh hijau dan hitam memiliki tingkat oksalat yang tinggi, dapat menyebabkan pembentukan lebih banyak batu.

Kopi atau teh hijau sebaiknya tidak dikonsumsi di malam hari, terutama beberapa jam sebelum kamu tidur. Kamu lebih suka kopi atau teh hijau?

#ChangeMaker