6 Cara Alami Mengatasi Jerawat Punggung Menurut Ahli Dermatologi

Fimela Editor diperbarui 24 Feb 2021, 19:30 WIB

Fimela.com, Jakarta Tak hanya muncul di wajah, jerawat juga bisa muncul di bagian tubuh lain, termasuk di punggung. Meski tumbuh di area yang tertutup pakaian, jerawat punggung kerap kali membuat penderitanya tak nyaman karena merasa gatal dan nyeri.

Bahkan, jerawat punggung bisa menimbulkan bekas noda kehitaman yang akan sulit dihilangkan lho. Tentu hal ini bisa mengganggu penampilan ya, apalagi jika kamu merupakan penggemar pakaian backless. Namun sebenarnya, apa yang menjadi penyebab timbulnya jerawat pada punggung?

Seorang dokter NHS GP, Adwoa Danso, mengungkapkan bahwa jerawat punggung disebabkan adanya penumpukan minyak dan sel kulit mati di dalam atau sekitar pori-pori kulit. "Pori-pori bisa tersumbat dan menarik bakteri yang tumbuh subur. Hal ini menyebabkan respon inflamasi pada kulit yang menyebabkan pustula dan benjolan." terang Danso, dilansir Elle.

Pada umumnya, jerawat punggung tersebut akan terjadi ketika hormon seseorang mulai berkerja. "Serangan jerawat punggung sebagian besar dimulai dari masa pubertas dan cenderung lebih memengaruhi pria. Area utamanya adalah punggung atas, punggung bawah, dan bahu." kata Dr. Vanita Rattan, Founder dan CEO dari The Hyperpigmentation Clinic, berbasis di London.

Selain itu menurut Danso, beberapa orang yang memiliki kelainan hormonal akan lebih rentan terhadap jerawat. "Orang dengan kulit berminyak atau menderita kelainan hormonal seperti sindrom ovarium polikistik lebih rentan terhadap jerawat. '' ujar Danso.

Nah, untuk mencegah dan mengatasi jerawat punggung, berikut ini 6 cara alami atasi jerawat punggung dari para ahli dermatologi, yang bisa diterapkan.

1. Ganti sabun mandi

Salah satu cara tepat untuk mengatasi jerawat punggung adalah dengan mengganti sabun mandi. Menurut Dr. Justin Kluk, konsultan dermatologis berbasis di London mengatakan, pemilihan sabun mandi untuk jerawat punggung haruslah yang mengandung bahan aktif seperti salicylic acid, glycolic acid, dan lactic acid.

Pasalnya, ketiga bahan tersebut diketahui dapat mengelupas lapisan kulit mati untuk mencegah penyumbatan pori-pori sebagai penyebab jerawat punggung.

"Asam seperti ini mencegah sel kulit mati menumpuk dan menyumbat pori-pori, " jelas Kluk. Namun, hal terpenting dari semua ini menurut Kluk ialah harus rutin mandi setiap harinya."Dan ingat, bersihkan kulit tubuh secara menyeluruh di kamar mandi setiap hari." tambahnya.

2. Mandi segera setelah berolahraga

Menunda mandi setelah beraktivitas seharian atau berolahraga bisa memicu pertumbuhan jerawat lho. Sebab, keringat yang banyak bermunculan bisa menumpuk dan menyumbat folikel rambut sehingga jerawat mudah tumbuh di punggung mu.

"Bakteri yang bertanggung jawab menyebabkan jerawat berkembang biak pada kulit yang berkeringat,' jelas Kluk. Karena itu, Kluk sangat menyarankan untuk segera melepas pakaian olahraga dan mandi sesegera mungkin setelah berolahraga.

Namun, Danso memperingatkan agar berhati-hati saat membersihkan tubuh, terutama dalam penggunaan produk sampo. Karena faktanya, sampo yang kamu gunakan juga bisa memperburuk kondisi kulit nih.

"Sampo dan kondisioner rambut dapat meninggalkan residu di punggung yang dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan timbulnya jerawat. Berhati-hatilah saat membilas rambut dan dengan lembut cuci punggung setelah keramas." tegas Danso.

3. Gunakan scrub

Selain mengganti sabun mandi, Kluk juga menyarankan untuk menggunakan scrub beberapa kali dalam seminggu. Sebab, scrub dapat mengikis kulit mati dan mengeluarkan komedo yang tersumbat di dalam pori-pori kulit. "Jika kamu mendapatkan banyak bintik di bawah kulit atau komedo, menggunakan scrub beberapa kali seminggu di kamar mandi mungkin efektif," saran Kluk.

Namun perlu diingat agar tak menggosoknya terlalu keras. Karena, jika digosok secara kasar hanya akan menimbulkan peradangan pada kulitmu. "Tapi, selalu bersikap lembut dan jangan menggosok kulit Anda mentah-mentah karena ini dapat meningkatkan peradangan." lanjutnya

Sementara scrub yang disetujui ahli ialah produk dengan gabungan dari exfoliator kimiawi seperti lactic acid, dan eksfoliator fisik yang berbentuk butiran mikro-dermabraison. Kedua bahan ini akan memberikan manfaat ganda untuk membersihkan kulit mati, minyak, dan kotoran sebagai penyebab jerawat.

 

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

4. Pilih pelembap tubuh yang tepat

Ilustrasi punggung. Sumber foto: unsplash.com/Hanna Postova.

Meski pelembap dapat memperbaiki dan menghidrasi kulit, pemilihan pelembap yang tak tepat justru bisa memperparah kondisi kulitmu. Salah satunya produk pelembab dengan bahan comedogenic.

Pasalnya, bahan tersebut dapat menyumbat pori-pori, sehingga jerawat akan mudah tumbuh pada kulitmu. "Pastikan semua produk yang kamu tinggalkan di kulit kamu berlabel non-comedogenic. Artinya, mereka tidak akan menyumbat pori-pori kamu" jelas Kluk.

Selain itu, Kluk juga mengatakan produk berbasis minyak juga dapat menyebabkan jerawat. Sebagai gantinya, pelembap yang lebih ringan akan bermanfaat untuk mencegah jerawat punggung. "Benzoyl peroxide, salicylic acid, dan glycolic acid adalah perawatan yang direkomendasikan," kata Kluk.

5. Hindari kebiasaan memencet jerawat

Munculnya jerawat di area punggung tak hanya mengganggu penampilan karena noda hitamnya yang sulit hilang, tetapi juga kerap terasa gatal bahkan nyeri. Sehingga membuat kamu ingin cepat-cepat membasminya dengan cara memencetnya.

Namun, alih-alih jerawat hilang, hal tersebut justru bisa memperparah kondisi kulit mu. "Ini dapat menyebabkan infeksi dan menimbulkan scar di kulit," ujar Kluk.

Tak hanya itu, memencet dan menggaruk jerawat juga meninggalkan pigmentasi atau noda bekas jerawat yang sulit dihilangkan." Untuk warna kulit, masalah jangka panjang utama adalah pigmentasi yang tertinggal, inilah mengapa penting bagi warna kulit untuk memutus siklus jerawat sejak dini." ujar Dr. Rattan.

Sebagai gantinya, Anda bisa mengoleskan salep yang mengandung benzoyl peroxide atau gel salicylic acid pada spot jerawat.

 

3 dari 3 halaman

6. Membawa pakaian cadangan

Ilustrasi Punggung Credit: unsplash.com/Alexander

Keringat dan bakteri yang berlebihan dapat menyebabkan pori-pori tersumbat. Karena itu, Kluk menyarankan untuk membawa pakaian ganti yang bersih saat beraktivitas.

Dia juga memperingatkan untuk mencuci pakaian sesegera mungkin setiap pemakaian. "Yang terbaik juga adalah mencuci pakaian dalam, seperti bra Anda, setelah setiap pemakaian," tambahnya.

Selain itu, hindari pula pakaian yang lebih ketat dan menggantinya dengan pakaian yang lebih longgar. "Kenakan pakaian longgar karena kamu tidak ingin mengiritasi kulit sensitif dan meradang' kata Rattan.

Kapan harus mengunjungi dokter kulit?

Jika cara-cara alami di atas tidak efektif untuk menghilangkan jerawat di punggung atau jerawat yang muncul di punggung cukup banyak dan terasa nyeri, Kluk menyarankan untuk segera menemui dokter kulit. Jangan tunggu jerawat kamu pecah ya, sebab hal itu justru dapat menimbulkan bekas jerawat yang sulit dihilangkan.

Dokter kulit akan meresepkan obat-obat yang tepat untuk masalah kulit mu. Biasanya obat yang diberikan untuk penderita jerawat punggung ialah Isotretinoin atau Roaccutane, yang mengandung vitamin A untuk menekan produksi minyak berlebih, membunuh bakteri jerawat, membantu meluruhkan sel kulit mati, dan mencegah pori-pori tersumbat.

Penulis Hilda