Sukses

Beauty

Tips Skincare untuk Kulit Berjerawat agar Tidak Semakin Parah dan Sehat

ringkasan

  • Rutinitas pembersihan yang tepat penting untuk kulit berjerawat.
  • Gunakan bahan aktif seperti asam salisilat dan benzoil peroksida untuk perawatan jerawat.
  • Hindari bahan komedogenik dan kebiasaan buruk yang dapat memperburuk jerawat.

Fimela.com, Jakarta - Memiliki kulit berjerawat sering kali menjadi tantangan tersendiri. Jerawat dapat muncul kapan saja, tidak hanya pada masa remaja, dan dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti produksi minyak berlebih, stres, dan perubahan hormon. Oleh karena itu, penting untuk merawat kulit berjerawat dengan hati-hati agar tidak semakin parah. Artikel ini akan membahas tips skincare untuk kulit berjerawat agar tidak semakin parah dan tetap sehat.

Rutinitas perawatan kulit yang tepat adalah kunci untuk mengatasi jerawat. Mulailah dengan pembersihan yang baik. Cuci wajah dua kali sehari dengan pembersih lembut yang bebas sulfat dan pewangi. Gunakan pembersih yang mengandung bahan aktif seperti asam salisilat atau benzoil peroksida untuk membantu mengurangi minyak berlebih dan membersihkan pori-pori. Ingat, jangan mencuci wajah terlalu sering, karena dapat menghilangkan sebum alami kulit dan memperburuk jerawat.

Setelah membersihkan wajah, pertimbangkan untuk menggunakan toner. Toner eksfoliasi dengan asam salisilat dan asam glikolat dapat membantu menghilangkan kotoran dan sel kulit mati. Namun, penggunaan toner ini bersifat opsional dan tergantung pada jenis kulit masing-masing.

Perawatan Aktif untuk Kulit Berjerawat

Setelah pembersihan, langkah berikutnya adalah perawatan aktif. Beberapa bahan aktif yang direkomendasikan untuk kulit berjerawat antara lain:

  • Asam Salisilat: Ideal untuk mengatasi komedo dan menjaga pori-pori tetap bersih.
  • Benzoil Peroksida: Efektif membunuh bakteri penyebab jerawat dan mengurangi produksi sebum.
  • Retinoid (Adapalene): Membantu mencegah jerawat dan mempercepat regenerasi kulit.
  • Niacinamide: Menenangkan kulit dan mengurangi kemerahan.
  • Asam Azelaic: Melindungi dari sinar UVB dan membantu mengurangi jerawat.

Setelah menggunakan produk perawatan aktif, jangan lupa untuk melembapkan kulit. Pilih pelembap yang berlabel "non-komedogenik" dan bebas minyak. Pelembap yang mengandung gliserin dan asam hialuronat dapat membantu menjaga kelembapan kulit tanpa menyumbat pori-pori.

Perlindungan dari Sinar Matahari

Perlindungan dari sinar matahari juga sangat penting. Gunakan tabir surya dengan SPF 30 atau lebih tinggi setiap hari, terutama jika Anda menggunakan bahan aktif seperti retinoid. Paparan sinar matahari dapat memperburuk jerawat dan menyebabkan hiperpigmentasi.

Bahan yang Harus Dihindari

Selain mengetahui apa yang harus digunakan, penting juga untuk mengetahui bahan-bahan yang harus dihindari. Beberapa bahan yang dapat memperburuk jerawat antara lain:

  • Minyak berat dan komedogenik seperti minyak mineral dan minyak kelapa.
  • Bahan iritan seperti paraben, sulfat, dan pewangi sintetis.
  • Eksfolian fisik kasar yang dapat menyebabkan iritasi.

Hindari juga kebiasaan buruk seperti mencuci wajah terlalu sering, memencet jerawat, dan menggunakan riasan berat yang dapat menyumbat pori-pori. Pastikan untuk menjaga kebersihan rambut dan sprei, serta kelola stres dengan baik.

Jika jerawat tidak membaik setelah 6 hingga 8 minggu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter kulit untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif. Ingat, kesabaran dan konsistensi adalah kunci dalam merawat kulit berjerawat. Dengan perawatan yang tepat, kulit Anda dapat kembali sehat dan bebas jerawat.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading