Nikita Willy Alami Skin Barrier yang Rusak, Begini Cara Atasinya

Fimela Editor diperbarui 05 Mei 2021, 17:30 WIB

Fimela.com, Jakarta Belum lama ini, publik dikejutkan dengan pengakuan aktris Nikita Willy di Instagramnya. Lewat fitur Instagram Stories, Nikita membagikan cerita mengalami breakout parah sepulang dari liburannya beberapa waktu lalu.

Panik dengan kondisi itu, Nikita semakin rajin membersihkan wajahnya, mulai dari membuat produk sendiri dari bahan-bahan alami hingga rutin melakukan eksfoliasi dengan scrub. Dia juga menghentikan penggunaan produk skin carenya untuk sementara waktu.

Alih-alih sembuh dari jerawat, kondisi kulitnya justru semakin memburuk, hingga membuat perempuan usia 26 tahun itu menangis sepanjang malam karena kehilangan kepercayaan dirinya. Merasa frustrasi, akhirnya Nikita memutuskan untuk konsultasi ke dokter. “Dokter bilang skin barrier aku rusak dan aku over exfoliation.” tulis Nikita.

Tapi sebenarnya apa itu skin barrier dan mengapa bisa menyebabkan kerusakan?

Melansir dari Healthline, skin barrier merupakan lapisan terluar pada kulit yang menjaga kulit dari kerusakan. Tanpanya, semua jenis racun dan patogen lingkungan yang berbahaya dapat menembus kulit kamu dan menyebabkan kerusakan pada tubuhmu.

Beberapa kondisi yang dapat memengaruhi pelindung kulitmu meliputi lingkungan yang terlalu lembab atau terlalu kering, polutan, terlalu banyak paparan sinar matahari, paparan bahan kimia keras, hingga eksfoliasi atau pengelupasan berlebihan.

“Eksfoliasi berlebihan dapat menyebabkan retakan kecil pada lapisan teratas kulit yang membuat hilangnya kelembapan alami kulit. Sehingga kulitmu akan mudah mengalami iritasi.” ujar ahli dermatologi, Joshua Zeichner.

Ketika pelindung kulitmu tidak berfungsi dengan baik, kamu mungkin lebih rentan untuk mengembangkan gejala dan kondisi kulit seperti kulit kering, rasa gatal, bercak kasar, jerawat, infeksi kulit, hingga peradangan jerawat.

Lantas, bagaimana cara memperbaiki skin barrier yang rusak?

Mengingat pentingnya menjaga pelindung kulit,  berikut ini beberapa cara memulihkan skin barrier yang rusak seperti yang dibagikan oleh Dr. Samantha Bunting,  ahli dermatologis berbasis di London.

What's On Fimela
2 dari 4 halaman

Cara memperbaiki skin barrier yang rusak

Simak ulasan Dear Me Beauty Skin Barrier Water Cream yang ampuh memperkuat skin barrier dan mencegah maskne (Foto: Dear Me Beauty)

1. Sederhanakan perawatan kulitmu

Samantha mengatakan rutinitas yang terlalu rumit hanya akan menimbulkan masalah. Karena itu, sederhanakan perawatan kulitmu. 

" Singkirkan produk yang mengandung astringen, seperti alkohol dan witch hazel. Dan hindari pembersih berbusa, yang bisa menghilangkan pelembab alami kulitmu,” katanya, dilansir Get The Gloss.

2. Hentikan penggunaan scrub

Menggunakan scrub dan sikat pembersih yang terlalu keras bisa memperburuk kondisi pelindung kulitmu. Sebagai gantinya gunakanlah eksfoliasi kimiawi dengan kandungan asam glikolat.

“Mereka aman untuk kulit sensitif karena mengandung pelembab.” tutur ahli dermatologi Elena Duque.

Selain itu, hindari pula melakukan eksfoliasi secara berlebihan. Elena menyarankan eksfoliasi hanya dalam satu atau dua kali seminggu. 

3. Gunakan bahan-bahan yang tepat

 Membaca label produk Anda adalah suatu keharusan. Menurut Samantha, skin care dengan kandungan Niacinamide dan Ceramide bagus untuk dicoba. “Mereka bisa meningkatkan fungsi penghalang lipid," tutur dia. 

3 dari 4 halaman

4. Perthatikan pH kulitmu

ilustrasi Cara mudah memperbaiki skin barrier yang rusak/puhhha/shutterstock

Peneliti merekomendasikan pembersihan dengan produk yang mendekati pH alami kulit. Menjaga pH kulit kamu pada tingkat yang sehat dapat membantu melindungi kamu dari kondisi kulit seperti dermatitis, ichthyosis, jerawat, dan infeksi Candida albicans . 

5. Gunakan minyak nabati 

Sebuah penelitian tahun 2018 menunjukkan bahwa minyak nabati tertentu dapat mmemperbaiki pelindung kulit dan juga mencegah pelindung kulit kehilangan kelembapan. Banyak dari minyak ini memiliki efek antibakteri, anti-inflamasi, dan antioksidan juga. 

Beberapa minyak nabati yang paling efektif untuk digunakan pada kulitmu meliputi minyak jojoba, minyak kelapa, minyak almond, minyak rosehip, minyak argan, minyak bunga matahari, hingga minyak kedelai. 

6. Hindari stres

Membangun kembali penghalang kulit tidak sesederhana menggunakan perawatan kulit yang tepat. Kamu juga harus menjaga kesehatan mental agar tidak stres. Menurut penelitian, stres terbukti dapat memperlambat proses penyembuhan kulit, termasuk pemulihan pelindung kulit. 

 7. Konsumsi makanan yang sehat

Kamu adalah apa yang kamu makan, semakin sehat makanan yang kamu konsumsi maka semakin baik pula kulitmu.  “Makan makanan kaya omega seperti ikan, ketika kamu makan dengan baik, omega tersebut akhirnya naik ke permukaan kulit. “ tutur Samantha.

4 dari 4 halaman

8. Kenakan tabir surya

Sunscreen penting untuk melindungi barrier kulit.

Salah satu cara termudah untuk melindungi pelindung kulit kamu adalah dengan memakai menggunakan tabir surya setiap hari. Sebab tabir surya akan melindungi kulitmu dari sinar matahari sebagai penyebab eksternal kerusakan pelingdung kulit.

 Penulis: Hilda Irach

#Elevate Women