Rencana Perpanjang PPKM, Didi Riyadi Buat Surat Terbuka untuk Presiden Joko Widodo

Syifa Ismalia diperbarui 16 Jul 2021, 09:47 WIB

Fimela.com, Jakarta Artis Didi Riyadi membuat surat terbuka untuk Presiden RI, Joko Widodo. Dia menolak rencana Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau (PPKM) yang akan diperpanjang menjadi enam minggu.

Surat ini pun diunggah Didi Riyadi di akun instagram pribadi miliknya, Kamis (15/7/2021). Di situ dia menegaskan menolak adanya PPKM karena sangat berdampak buruk bagi masyarakat Indonesia, terlebih lagi masyarakat kelas bawah.

"Kepada yg terhormat: Bapak Presiden RI Ir. Joko Widodo. Perkenankan saya menyampaikan surat terbuka pertama saya. Mohon maaf atas segala kekurangannya. Hidup NKRI," tulis Didi Riyadi di keterangan foto tersebut.

What's On Fimela
2 dari 4 halaman

Lembaran Surat

Didi Riyadi (Instagram/didiriyadi_official)

Di unggahan tersebut, Didi Riyadi mengunggah tiga lembar surat pernyataan dirinya menolak PPKM. Pada lembar pertama, dia menyoroti imbas Covid-19 yang berdampak sangat besar bagi Tanah Air.

"Pak, sudah setahun lebih kita dalam situasi keprihatinan yang tidak pernah kita impikan yaitu situasi very extraordinary akibat pandemi COVID-19," lanjut surat Didi Riyadi.

"Dampaknya luar biasa dirasakan oleh masyarakat serta sangat memukul berbagai bidang terutama pada perekonomian, kesehatan, pendidikan, dunia seni dan hiburan serta bidang lainya," lanjutnya.

Selanjutnya, Didi Riyadi menjelaskan alasan menolak PPKM. Menurutnya, cara tersebut tidak memberikan solusi terbaik, justru hanya menambah penderitaan masyarakat Indonesia.

Didi Riyadi merasa bukan hanya dirinyalah yang merasakan dampak PPKM tersebut. Pasalnya rakyat kecil juga semakin sulit untuk mencari makan demi menghidupi keluarga.

"Sebagai salah seorang rakyat yang juga terkena imbas dari sejak awal wabah, saya berpendapat, Menolak perpanjangan PPKM Darurat Jawa & Bali. Alasan sudah pasti banyak yang kena imbasnya terlebih lagi soal perut, banyak yang tidak bisa kerja, tidak bisa menafkahi keluarga," bunyi poin surat Didi Riyadi.

3 dari 4 halaman

Solusi

Momen Didi Riyadi berbagi ceritanya siap berhijrah. (Sumber: YouTube/DiTiVi)

Selain mengatakan penolakan, Didi Riyadi juga meminta pemerintah untuk mengevaluasi strategi kebijakan PPKM Darurat yang sudah dijalankan beberapa hari ini.

"Sosialisasi dan edukasi semasif-masifnya tentang penanganan bagi yang terpapar COVID-19 dan pola hidup sehat untuk melawan COVID-19," tulis Didi Riyadi dalam salah satu poin.

"Menggali ide dan terobosan baru dalam membuat kebijakan yang tidak melulu dan tidak hanya bersifat aturan, tetapi juga bersifat solutif bagi masyarakat yang terkena imbas ditetapkannya aturan itu," tulis poin selanjutnya.

Sebagai penutup surat terbuka tersebut, Didi Riyadi berharap agar dibaca langsung dan menjadi pertimbangan Presiden Jokowi untuk mengambil keputusan. Dia juga mengatakan bahwa surat terbuka ini juga mewakili perasaan masyarakat Indonesia di tengah pandemi Covid-19 yang belum berakhir.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Menarik Berikut Ini

Tag Terkait