Tips Penting untuk Para Jomblo! Memelihara Tanaman akan Buat Kamu Jadi Pasangan yang Lebih Baik dan Menarik

Annissa Wulan diperbarui 14 Apr 2022, 22:00 WIB

Fimela.com, Jakarta Ketika bicara tentang cinta atau kencan, sebenarnya banyak hal menarik yang jarang diketahui. Pada Oktober 2021, CraftJack melakukan survei pada 1.111 pemilik tanaman rumah di AS, berusia 18 sampai 68 tahun.

Hasilnya, ada 63% mengatakan mereka telah menambah koleksi tanaman selama pandemi COVID-19 dan 35% mengatakan kepemilikan tanaman rumah orang lain adalah hal menarik yang serius. Aplikasi kencan juga mencerminkan data ini, seorang peneliti Tinder menemukan penyebutan istilah "plant mom" dan "plant dad" masing-masing naik 15 dan 30% dari tahun lalu.

Pertanyaannya, apakah pecinta tanaman saat ini dipandang sangat menarik?

Merawat tanaman bisa mengungkap banyak hal tentang siapa kamu. Claudia Johnson, seorang terapis hubungan, keintiman, dan seks yang berbasis di Seattle mengatakan bahwa sementara banyak orang yang tidak memelihara tanaman memiliki kualitas tersebut, kepemilikan tanaman secara tidak sadar memberi isyarat kepada calon pasangan bahwa orang tersebut memiliki kedewasaan atau kebersamaan tertentu.

Pemilik tanaman cenderung pribadi yang terbuka dan rentan, serta memiliki integritas. Mereka menghormati makhluk hidup dan pandai mengasuh.

Pemilik tanaman memiliki kecenderungan bisa merawat sesuatu dan berani mengambil risiko pada sesuatu. Mereka menghabiskan waktu untuk merawat sesuatu di luar diri mereka.

 

2 dari 2 halaman

Kaitan memiliki tanaman dengan menjadi pribadi lebih menarik untuk kencan

Kaitan memiliki tanaman dengan menjadi pribadi lebih menarik untuk kencan, simak di sini.

Memiliki tanaman rumah bisa menjadi tanda naluriah bahwa seseorang tersebut bisa dipercaya. Tanaman juga dipercaya baik untuk diri seseorang dan hubungan.

Merawat tanaman dan menghabiskan waktu di ruang hijau bisa meningkatkan suasana hati, mengurangi stres, dan meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan pada orang-orang dari segala usia. Kontak dengan tanaman adalah aktivitas intuitif dan nonverbal yang bisa memberikan stabilitas, serta kenyamanan psikologis.

Memiliki tanaman juga melibatkan banyak percobaan dan kesalahan, serta membutuhkan beberapa kemampuan untuk gagal. Untuk bisa memperbaiki kesalahan, belajar dari kesalahan di masa lalu, dan secara teratur mencoba sesuatu yang baru, ini hanya bisa dilakukan oleh pemilik tanaman yang berdedikasi.

Di masa pandemi COVID-19 ini juga tanaman seperti menawarkan semacam hubungan, tidak peduli seberapa kecilnya itu, yang tampaknya diidamkan oleh banyak orang. Bagaimana menurutmu, Sahabat FIMELA?