Kolaborasi Apik Distrik Seni dan Sarinah di Hari Lahir Pancasila 2022

Adinda Tri Wardhani diperbarui 02 Jun 2022, 12:02 WIB

Fimela.com, Jakarta Sejak selesai direnovasi dan dikemas dengan konsep baru, pusat perbelanjaan Sarinah menjadi tempat berkumpulnya beragam lapisan masyarakat yang kian diminati. Melihat hal ini, Sarinah menambahkan daya tarik berikutnya khusus untuk para penikmat seni.

Berlokasi di lantai 6 gedung Sarinah, Thamrin Jakarta Pusat, sebuah area seni tersuguh apik. Kolaborasi antara Distrik Seni x Sarinah resmi dibuka pada Rabu (1/6/2022). tepat di Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2022.

Penata Artistik Distrik Seni, Farah Wardani menjelaskan area ini dirancang selama dua tahun, dengan persiapan matang. Farah yakin Distrik Seni bersama dengan Sarinah dapat menghadirkan beragam karya seni dan sekaligus menjadi wardah untuk para seniman berkreasi. Area ini juga menyediakan fasilitas penjualan karya seni sebagai bagian dari pemulihan ekonomi nasional pascapandemi.

Penata Artistik Distrik Seni lainnya, Heri Permad yang juga sudah berpengalaman menyelenggarakan ART Jog menambahkan, kehadiran Distrik Seni x Sarinah diharapkan dapat menjawab kebutuhan ruang bagi karya seni dan para seniman untuk berunjuk gigi inovasi di Jakarta, karena selama ini sangat minim wadahnya. 

Pengembangan ekosistem ini bertujuan mempertemukan pentahelix pariwisata, yaitu akademisi, pelaku bisnis, komunitas, pemerintah, dan media. Selain menyediakan ekosistem seni yang berkelanjutan, Distrik x Sarinah turut melibatkan berbagai seniman lokal pada serangkaian aktivitas program, seperti dialog kesenian, pameran seni tematik, dan lokakarya.

What's On Fimela
"Kosong", seni instalasi rajut karya Mulyana di Distrik Seni, Sarinah./(Foto: Adinda Tri Wardhani - Fimela.com)
2 dari 4 halaman

Minat Anak Muda pada Dunia Seni Kian Meningkat

Distrik Seni x Sarinah/ (Foto: Adinda Tri Wardhani - Fimela.com)

Direktur Utama PT Sarinah, Fetty Kwartati, menyampaikan bahwa ia percaya sebagai generasi dengan demografi terbesar di Indonesia, milenial memiliki peran signifikan dalam upaya pengembangan seni dan budaya lokal. Ia melihat adanya tren positif di mana saat ini anak muda sudah lebih peduli dengan pelestarian seni dan budaya lokal.

"Kini anak muda mulai menunjukan eksistensi diri dengan menggunakan atribut budaya lokal, seperti kain tradisional. Selain itu, mereka memiliki ketertarikan untuk mengunjungi pameran seni dan budaya sebagai sarana bersosialisasi," ujar Fetty.

Ia menilai, tren positif ini dapat mendorong milenial yang awalnya hanya sebagai penikmat seni, dapat menjadi kolektor seni. "Kami menyambut dengan antusias kolaborasi ini yang sejalan dengan upaya revitalisasi Sarinah sebagai Panggung Karya Indonesia," Fetty menuturkan.

Pameran "Berdikari!" menampilkan kompilasi pengkaryaan yang mewakili sejarah dan ekosistem seni rupa Indonesia terdepan saat ini, mulai dari maestro A.D Pirous, Sunaryo, Dolorosa Sinaga, Sri Astari, hingga kolektif Gardu House, Rux Container, dan Tromarama.

Karya seni dari Eko Nugroho di Distrik Seni x Sarinah./ (Foto: Adinda Tri Wardhani - Fimela.com)
3 dari 4 halaman

Ruang Sukarno

Ruang Sukarno di di Distrik Seni x Sarinah./ (Foto: Adinda Tri Wardhani - Fimela.com)

Sebelum Distrik Seni x Sarinah diresmikan, Heri Permad mengatakan, tempat ini sebagai wadah memamerkan karya seniman Indonesia. "Rencana besarnya ingin menghadirkan karya-karya seniman atau kreator seni Indonesia sesuai semangat Sukarno sebagai pendiri Sarinah di Panggung Karya Indonesia," ucap Heri.

Dengan kehadiran Distrik Seni x Sarinah, pihaknya ingin mendekatkan seni kepada publik sedekat-dekatnya. Seperti diketahui, pada masa awal pandemi, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno bahkan menyebutkan sebanyak 226.586 seniman dan pekerja kreatif terdampak krisis kesehatan global.

Penyediaan ekosistem seni yang berkelanjutan diyakini dapat menjadi solusi atas lesunya aktivitas perekonomian di industri seni pascapandemi. Para pelaku seni memerlukan bantuan untuk memperkenalkan karya seni mereka terhadap publik luas dengan harapan dapat dipertemukan dengan kolektor seni potensial.

Patung karya Dolorosa Sinaga di Distrik Seni x Sarinah./ (Foto: Adinda Tri Wardhani - Fimela.com)
4 dari 4 halaman

"Berdikari!"

Karya seni Iwan Yusuf di Distrik Seni x Sarinah./ (Foto: Adinda Tri Wardhani - Fimela.com)

Season pertama Distrik Seni x Sarinah dengan tema "Berdikari!" berlangsung pada 2 Juni--22 Agustus 2022. Masyarakat yang ingin mengisi waktu akhir pekan dengan menikmati berbagai keindahan seni rupa dapat berkunjung ke Ruang Dr. Ir. Soekarno yang berlokasi di Sarinah Lantai 6, Jl M.H. Thamrin No.11, Jakarta dengan jam operasional pukul 10.00--22.00 WIB.

Harga tiket untuk umum/dewasa Rp75 ribu. Mereka bisa memilih Sesi 1 hingga Sesi 5. Setiap sesi dibatasi selama dua jam, yaitu Sesi 1 pukul 10.00--12.00, Sesi 2 pukul 12.00--14.00, Sesi 3 pukul 14.00--16.00, Sesi 4 pukul 16.00--18.00, dan Sesi 5 pukul 18.00--20.00 WIB.

Sementara itu, untuk pelajar dan mahasiswa dikenakan biaya Rp65 ribu. Mengenai waktunya sama dengan untuk umum/dewasa. Harga tiket anak-anak sama dengan harga tiket pelajar dan mahasiswa Rp65 ribu. Begitu pun dengan waktunya

Karya Syagini Ratna Wulan di Distrik Seni x Sarinah./ (Foto: Adinda Tri Wardhani - Fimela.com).