Kapan Puasa Idul Adha 2022 dan Bagaimana Bacaan Niatnya? Cek di Sini

Mimi Rohmitriasih diperbarui 30 Jun 2022, 09:10 WIB

Fimela.com, Jakarta Bulan Dzulhijjah menjadi bulan yang sangat istimewa bagi umat muslim. Bulan ini merupakan salah satu bulan dalam kalender Islam yang penuh keistimewaan dan penuh berkah di dalamnya. Di dalam bulan Dzulhijjah, ada salah satu momen yang paling istimewa, mengesankan dan penuh makna serta pahala. Momen tersebut adalah Hari Raya Idul Adha. 

Di bulan Dzuhijjah, umat muslim dianjurkan untuk menunaikan ibadah Haji bagi yang mampu, menyembelih hewan qurban dan menjalankan berbagai ibadah sunah yang mendatangkan pahala berlipat ganda. Salah satu ibadah sunah yang sangat dianjurkan adalah puasa sunah dan mendirikan salat sunah Idul Adha

What's On Fimela
2 dari 4 halaman

Kapan Idul Adha untuk Tahun 2022?

Ilustrasi Membaca Doa Niat Puasa Credit: freepik.com

Untuk tahun 2022, bulan Dzulhijjah dimulai pada hari Kamis, 30 Juni 2022. Sementara itu, Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Qurban jatuh pada tanggal 09 Juli 2022. Meski begitu, hal ini masih menunggu hasil keputusan sidang isbat oleh Kementerian Agama (Kemenag) yang akan dilakukan hari ini Rabu, 29 Juni 2022. 

Hari Raya Idul Adha jatuh pada setiap tanggal 10 Dzuhijjah. Di Hari Raya ini, selain dianjurkan untuk mendirikan salat Idul Adha, umat muslim disunahkan untuk menyembelih hewan qurban dan membagikannya pada golongan yang wajib menerima daging qurban. Sebelum sampai pada Hari Raya Idul Adha, umat muslim disunahkan untuk menjalankan puasa sunah. Puasa apakah itu? 

3 dari 4 halaman

Apa Saja Puasa Idul Adha

Ilustrasi Membaca Doa Credit: freepik.com

Apa itu puasa Idul Adha? Puasa Idul Adha merupakan puasa sunah yang dilaksanakan di bulan Dzulhijjah tepatnya di tanggal 1 sampai 7 Dzulhijjah. Untuk tahun 2022, puasa Idul Adha bisa dilaksanakan di tanggal 30 Juni hingga 6 Juli 2022. Anjuran puasa berdasar sabda rasulullah Muhammad SAW dalam hadis sahih yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas. 

“Tidak ada amal yang dilakukan pada hari-hari lain yang lebih baik daripada yang dilakukan pada sepuluh hari ini para sahabat bertanya, ‘Tidak juga dari jihad fi sabilillah?’ Beliau menjawab: ‘Jihad fi sabilillah juga tidak, kecuali seseorang yang keluar dengan diri dan hartanya lalu ia tidak kembali dengan satu pun dari keduanya.” (HR. Bukhari). 

Selain puasa 7 hari di awal Dzulhijjah, umat muslim juga disunahkan untuk berpuasa Tarwiyah dan Arafah. Puasa Tarwiyah dilaksanakan dua hari sebelum Hari Raya Idul Adha atau di hari ke 8 bulan Dzuhijjah. Sedangkan puasa Arafah dilaksanakan satu hari sebelum Hari Raya atau di hari ke 9 bulan Dzuhijjah. Jika menurut kalender yang beredar, puasa Tarwiyah jatuh pada tanggal 7 Juli 2022 dan puasa Arafah jatuh pada tanggal 8 Juli 2022.

4 dari 4 halaman

Bacaan Niat Puasa Idul Adha

Ilustrasi Membaca Doa Credit: freepik.com

1. Bacaan niat untuk puasa Dzulhijjah

Nawaitu shauma syahri dzil hijjah sunnatan lillâhi ta‘âlâ 

Artinya:"Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah karena Allah ta’âlâ." 

2. Bacaan niat untuk puasa Tarwiyah

Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillâhi ta‘âlâ 

Artinya:"Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah ta’âlâ." 

3. Bacaan niat untuk puasa Arafah

Nawaitu shauma arafata sunnatan lillâhi ta’âlâ 

Artinya:"Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah ta’âlâ." 

Itulah sedikit penjelasan mengenai puasa Idul Adha dan bacaan niatnya. Selain puasa di atas, di bulan Dzulhijjah juga bisa mendirikan puasa sunah lain mulai dari puasa senin kamis, puasa daud dan puasa Ayyamul Bidh. Namun, di bulan Dzulhijjah ada empat hari yang diharamkan untuk berpuasa. Hari itu adalah Hari Raya Idul Adha dan tiga hari tasrek yang jatuh setiap tanggal 11, 12 dan 13 Dzulhijjah. Semoga informasi ini bermanfaat.

#WomenForWomen