5 Cara agar Tidak Terlalu Mencemaskan Masa Depan

Endah Wijayanti diperbarui 14 Jul 2022, 11:30 WIB

Fimela.com, Jakarta Saat membicarakan soal masa depan, kerap kali kita akan merasa cemas atau was-was. Ada hal-hal yang kita takutkan. Ada hal-hal yang rasanya makin rumit untuk dibayangkan. Sehingga kalau membicarakn masa depan, yang muncul adalah perasaan khawatir berlebihan.

Agar tidak terlalu cemas atau takut soal masa depan, kita perlu melakukan sejumlah upaya untuk menguatkan diri kita. Sudut pandang dan pemahaman kita perlu diluaskan lagi supaya pikiran kita tidak terjebak dalam hal-hal negatif saja. Lima hal ini bisa dicoba untuk mengurangi rasa cemas soal masa depan.

 

What's On Fimela
2 dari 6 halaman

1. Terima Ketidakpastian dalam Hidup

Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/lookstudio

Ketidakpastian dalam hidup perlu kita terima apa adanya. Mengutip buku The Comfort Book, Alan Watts, seorang filsuf Inggris mengingatkan kita bahwa masa depan itu sudah dari sananya tidak bisa diketahui. Jika kita menuntut masa depan bebas dari penderitaan demi merasa bahagia, kita akan makin sulit bahagia. Itu sama dengan menuntut agar laut tenang sebelum kita melayarinya. Ketidakpastian dalam hidup perlu kita terima agar kita tidak terlalu tertekan menjalani hidup.

3 dari 6 halaman

2. Berupaya Hidup Lebih Mandiri

Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/lookstudio

Makin mandiri, kita akan makin memiliki hati yang lebih teguh menjalani kehidupan. Bukan berarti kita bersikap sok paling tahu dan paling bisa segalanya. Melainkan berupaya untuk menjadi pribadi yang berdiri di atas kaki sendiri. Kemandirian yang kita punya bisa jadi modal untuk bertahan di masa-masa sulit.

4 dari 6 halaman

3. Syukuri Semua yang Ada Saat Ini

Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/lookstudio

Bersyukur ibarat kunci untuk membuka pintu kebahagiaan kita sendiri. Mengutip buku Happiness Inside, bahagia dalam diri hanya muncul bersamaan dengan rasa syukur. Bisa dibilang tingkat kebahagiaan seseorang berbanding lurus dengan tinggi-rendahnya rasa syukurnya. Kita bisa memperbanyak rasa syukur hari ini agar hati lebih tenang dan rasa cemas soal masa depan bisa berkurang.

 

5 dari 6 halaman

4. Tekuni Hal atau Bidang yang Disukai

Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/lookstudio

Menekuni sesuatu bisa membuat kita lebih produktif menjalani keseharian. Selain itu, waktu kita jadi terasa lebih bermanfaat. Kita mengotimalkan upaya kita untuk melakukan hal yang kita sukai, sehingga tak ada waktu untuk terlalu banyak mencemaskan atau mengkhawatirkan sesuatu yang masih di luar kuasa kita.

6 dari 6 halaman

5. Kenali Kelebihan dan Kekurangan Diri

Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/lookstudio

Ada hal-hal yang bisa kita upayakan dan perbaiki. Ada juga hal-hal yang tak bisa kita ubah atau kendalikan sama sekali. Kita punya kelebihan dan kekurangan diri, dan ini perlu kita pahami dan terima supaya tidak kebingungan dalam memposisikan diri menghadapi berbagai fase dan perubahan dalam hidup. Kenali diri, kenali situasi, maka kita bisa lebih mudah beradaptasi untuk bertahan di situasi-situasi sulit.

Apa pun yang akan terjadi di masa depan, kita tetap perlu menjaga harapan baik. Semoga hari ini kita tetap bisa menjalani keseharian dengan baik dan menyambut masa depan yang sesuai harapan.

#WomenforWomen