Jalani Ibadah Puasa Sendiri di Luar Negeri, Ini Hal yang Paling Iqbaal Ramadhan Rindukan

Kinaya diperbarui 04 Apr 2023, 09:37 WIB

Fimela.com, Jakarta Pemusik sekaligus pemain film kecintaan tanah air, Iqbaal Ramadhan, baru-baru ini curhat harus menjalankan ibadah puasa sendiri di luar negeri, jauh dari keluarga. Diketahui Iqbaal memang sekarang tengah menempuh pendidikan S1-nya di Melbourne, Australia.

Melalui perbincangannya dengan Vincent dan Desta dalam salah satu acara sahur kedua pelawak tersebut, Iqbaal beberkan rasa kesepian dirinya menjadi minoritas harus menjalankan ibadah puasa seorang diri tanpa keluarga dan teman yang dapat dijadikan teman berbuka dan sahur.

"Kalo di sana puasa sendirian sih, udah gitu kan di sana bule mana ada yang puasa. Nggak ada tuh takjil-takjil," ujar Iqbaal.

2 dari 3 halaman

Momen Berbuka dengan Keluarga Menjadi Hal yang Paling Iqbaal Rindukan

Potret Iqbaal Ramadhan (Instagram/iqbaal.e).

Saat ditanya terkait hal yang paling Iqbaal rindukan menjalankan bulan puasa di Indonesia, Iqbaal mengaku waktu berbuka dan berkumpul bersama keluarga menjadi hal yang paling dirindukan. Iqbaal juga tersadar, setelah merasakan berpuasa seorang diri di negeri orang, momen bersama keluarga menjadi hal termahal untuk dirinya.

"Karena jauh di sana, jadi suasan bisa buka bareng sama keluarga bisa sahur bareng ternyata itu tuh mahal banget," curhat Iqbaal.

"Begitu tinggal sendiri, jauh dari keluarga dan beda waktu juga baru kaya, 'Wah ternyata mahal ya punya waktu sama keluarga itu tuh mahal banget,'" lanjutnya.

3 dari 3 halaman

Trik Puasa Versi Iqbaal

Potret Iqbaal Ramadhan (Instagram/iqbaal.e).

Dalam perbincangannya tersebut, tak lupa juga Iqbaal membeberkan trik puasa versi dirinya saat harus menjalankan ibadah puasa sembari kuliah di luar negeri.

Iqbaal mengatakan selama berpuasa, dirinya lebih mengutamakan mengonsumsi protein dari pada karbohidrat. Menurutnya, dengan mengonsumsi banyak proterin maka energi yang didapat akan semakin banyak pula.

"Kalau misalnya sahur, kalau mau bertahan lama tuh banyak makan protein, bukan karbohidrat. Jadi semakin banyak protein, energinya semakin panjang. Jadi, kalau di sana seringnya makan salmon kalau nggak sarden tuna," ucap Iqbaal.

"Gapapa nasi (karbohidrat) dikit-dikit, tapi kalau kebanyakan nasi ngantuk kan," pungkasnya.