Review Buku The Child in You - Stefanie Stahl

Endah Wijayanti diperbarui 30 Apr 2023, 10:15 WIB

Fimela.com, Jakarta Masa kanak-kanak bisa memberi pengaruh besar dalam proses tumbuh dan berkembang kita sebagai orang dewasa. Hal-hal yang terjadi dan kita alami di masa kecil bisa membentuk kepribadian dan sikap kita seiring bertambahnya waktu. Di antara kita pasti ada yang memiliki masa kecil yang penuh suka cita, tetapi tak sedikit di antara kita yang masa kecilnya menghadirkan trauma mendalam.

Saat kita tumbuh dewasa ada masa-masa kita ingin memiliki tempat yang aman. Kita ingin terhubung dengan orang-orang yang bisa menghadirkan rasa nyaman. Hanya saja kadang kita merasa terhalangi oleh sesuatu dari masa kecil yang membuat kita sulit untuk mendapatkan keamanan dan kenyamanan yang kita inginkan.

Menjadi dewasa memang tidak mudah, apalagi bila kita memiliki inner child yang terluka. Namun, bukan berarti kita tak punya pilihan untuk menjadi pribadi dewasa yang lebih baik. Buku The Child in You bisa menjadi salah satu buku penting dan sangat membantu kita untuk bisa menjadi orang dewasa yang lebih kuat sekaligus bisa berkawan lebih baik dengan inner child kita.

 

What's On Fimela
2 dari 2 halaman

The Child in You: The Breakthrough Method for Bringing Out Your Authentic Self

The Child in You./Copyright Endah

Judul: The Child in You: The Breakthrough Method for Bringing Out Your Authentic Self

Penulis: Stefanie Stahl

Penerjemah: Elisabeth Lauffer

Penerbit: Penguin Books, 2020

We all want to be loved and to feel safe to express who we really are. But over time we grow estranged from what brings us our purest happiness--because everyday traumas, unyielding societal expectations, and the judgment of our parents and peers submerge our true self beneath layers of behaviors rooted in fear and shame and mistrust. In The Child in You, psychologist Stefanie Stahl guides you, step-by-step, through her therapeutic method that has helped millions to peel away these layers and reconnect with their inner child--both the shadow child, representing our deepest insecurities and the part of our self-esteem that is injured and unstable, and the sun child, representing our greatest joys and the part of our self-esteem that remains positive and intact.

The many examples and exercises in this book will help you discover your shadow child and sun child, identify which of the shadow child's dozen self-protection strategies are at work in you, and put into practice the array of proven self-reflection strategies to overcome negative influences and beliefs. Because it's never too late to have a happy childhood, or to bring your authentic self out from the shadows so you can embody your radiant individuality.

***

"When we talk about these childhood influences—which along with our genetic makeup, largely define our character and self-esteem—we are discussing a part of our personality referred to in psychology as the 'inner child'. In other words, the inner child represents the sum of impressions made on us as children—the good and the bad, experienced through our parents and other important figures."

"I am, however, replacing the terms 'happy inner child' and 'hurt inner child' with 'sun child' and 'shadow child,' which are much catchier and nicer-sounding. The sun child and the shadow child are both expressions of the part of our personality referred to as the inner child, which stands for our conscious."

Trauma yang kita alami di masa kecil bisa terus menghantui kita saat dewasa. Hal-hal tak menyenangkan yang terjadi saat kita masih belia bisa membuat kita mengalami kesulitan-kesulitan untuk terhubung dengan orang-orang di sekitar kita. Bahkan rasa rendah diri, merasa tak pernah cukup, hingga keinginan untuk segala sesuatunya berjalan sempurna bisa menghambat kita untuk menjadi orang dewasa yang bahagia.

Melalui buku ini, kita akan diajak untuk memahami inner child. Memahami berbagai sisi dan pengalaman masa kecil yang membentuk kepribadian kita saat ini. Kita pun akan diajak untuk bisa menata ulang sikap kita agar bisa lebih mudah berdamai dengan hal-hal tak menyenangkan yang terjadi di masa kecil.

Ada sejumlah strategi yang ditawarkan buku untuk membantu kita memperbaiki berbagai kelemahan atau kekurangan diri karena inner child yang terluka. Ada juga sejumlah latihan dan panduan yang bisa langsung diikuti untuk lebih memahami diri sendiri serta memperbaiki hal-hal yang belum sempurna.

Penulis buku ini adalah seorang psikolog profesional. Stefanie Stahl adalah psikolog klinis dan penulis dari sedikitnya sepuluh buku laris. Ia memiliki praktik psikoterapinya sendiri di Jerman dan telah menjalankan praktiknya selama lebih dari 25 tahun. Buku The Child in You telah terjual lebih dari satu juta eksemplar di Jerman, dan telah diterjemahkan ke lebih dari 20 bahasa. Banyak informasi menarik dan bermanfaat dari buku ini yang memberi berbagai macam pandangan dan sudut pandang yang lebih luas tentang inner child dan bagaiman menjadi sosok dewasa yang lebih bahagia.

Konsep "sun child" dan "shadow child" yang dibahas di buku ini juga memudahkan kita untuk bisa lebih memahami diri. Kita seperti akan ditarik ke masa lalu untuk mengenal sosok kecil diri kita waktu itu. Lalu, kita akan diajak untuk bisa berdamai dan memetik hal-hal baik dari semua pengalaman yang ada. Kemudian, kita akan dibimbing untuk bisa fokus menjalani masa kini sembari menghadirkan keyakinan bahwa masa depan akan menjadi masa yang lebih baik untuk kita.

Buku ini cocok dibaca oleh siapa saja. Orangtua, pendidik, hingga kita yang ingin lebih memahami diri sendiri serta berdamai dengan inner child akan sangat terbantu dengan berbagai strategi yang bisa diterapkan dalam keseharian melalui buku ini. The Child in You, buku yang menginspirasi sekaligus sangat bermanfaat untuk membantu kita berkawan dengan inner child dan lebih menyayangi diri sendiri sekaligus kehidupan yang kita jalani saat ini.