Sukses

Lifestyle

5 Rekomendasi Buku untuk Upgrade Diri di Bulan Ramadan

Fimela.com, Jakarta - Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang memperbaiki kualitas diri secara menyeluruh. Bulan ini memberi ruang untuk jeda, refleksi, dan pembenahan. Saat aktivitas duniawi sedikit melambat, ada kesempatan besar untuk bertumbuh, baik secara spiritual, emosional, maupun intelektual. Salah satu cara sederhana namun berdampak adalah memilih bacaan yang mampu mendorong perubahan positif.

Upgrade diri di bulan Ramadan tidak selalu harus dimulai dengan langkah besar. Kadang, perubahan justru berawal dari satu halaman yang menyentuh, satu kalimat yang menyadarkan, atau satu gagasan yang membuka cara pandang baru. Lima rekomendasi buku berikut dirancang untuk membantumu membangun kebiasaan yang lebih baik, memperkuat mindset, sekaligus memperdalam makna ibadah agar Ramadan kali ini benar-benar menjadi titik peningkatan diri.

1. The Compass: Filosofi Arete untuk Bahagia Sejati

Ada buku menarik yang bisa memberi gambaran dan sudut pandang yang lebih luas soal kebahagiaan. Judulnya The Compass: Filosofi Arete untuk Bahagia Sejati. Seperti judulnya, buku ini membahas tentang suatu kompas yang bisa kita jadikan pegangan untuk meraih kebahagiaan yang kita dambakan. Bahkan bisa jadi sebenarnya kita sudah memiliki kompas ini di dalam kehidupan kita, tinggal bagaimana kita bisa memanfaatkan dan mengoptimalkannya sebaik mungkin.

2. The Book of Everyday Things

The Book of Everyday Things, buku ini memuat kumpulan tulisan ringan dengan memaknai berbagai benda dalam keseharian. Mulai dari soal buku, bantal, surat, uang, hingga sikat gigi. Namun, "benda" dan "barang" yang dimaksud di sini tak terbatas pada sesuatu yang tak hidup. Ada juga tulisan yang memaknai arti keberadaan kucing, kematian, dan soal ingatan manusia. Sesuatu yang sering kita jumpai atau rasakan dalam keseharian bisa memiliki makna pentingnya sendiri.

3. Novelis sebagai Panggilan Hidup

Buku Novelis sebagai Panggilan Hidup karya Haruki Murakami adalah perjalanan batin tentang menemukan kebebasan melalui pekerjaan yang dicintai.

Dalam setiap halamannya, Murakami menulis dengan keheningan yang jernih, seolah berbicara langsung kepada pembacanya tentang bagaimana menulis bisa menjadi cara untuk hidup dengan penuh makna.

Melalui buku ini, dirinya tidak menawarkan petuah atau teori menulis yang kaku, melainkan membagikan pengalaman yang tumbuh dari keseharian seorang penulis yang setia pada prosesnya.

Buku ini merupakan kumpulan esai yang awalnya diterbitkan di majalah Jepang, lalu dirangkai menjadi satu kesatuan yang memantulkan pandangan Murakami tentang menulis, bekerja, dan menjalani hidup dengan kesadaran penuh.

4. Seorang Wanita yang Ingin Menjadi Pohon Semangka di Kehidupan Berikutnya

Buku ini cocok dibaca bagi siapa saja yang ingin terus bertumbuh dalam hidup. Menyikapi lika-liku perjalanan hidup memang tak mudah. Menghadapi kegagalan, penyesalan, dan takdir hidup pun butuh perjuangan tersendiri. Bahkan kadang hidup terasa makin berat seiring bertambahnya waktu, tetapi semua itu perlu disikapi dengan lebih bijaksana lagi. Masih ada hikmah yang bisa kita petik di setiap fase perjalanan hidup kita. Masih ada harapan di setiap persoalan yang kita hadapi.

5. Welcoming Feelings

Welcoming Feelings: A Collection of Calming Writings to Ease Your Aching Soul and Mixed Feelings, buku yang berisi sekumpulan tulisan dan narasi-narasi pendek tentang perasaan, emosi, dan usaha memahami diri sendiri ini bisa jadi referensi yang tepat bagi Sahabat Fimela yang sedang butuh pelukan atau afirmasi positif dalam keseharian. Membicarakan soal kesedihan, pemulihan diri, proses merelakan, berduka, hingga berdamai dengan diri sendiri menjadi terasa lebih nyaman di hati. Melalui untaian-untaian kata yang indah dan penuh inspirasi, kita seakan diajak untuk kembali memeluk diri kita sendiri—menerima diri kita sendiri dengan lebih utuh.

Ramadan adalah momen terbaik untuk menanam fondasi versi diri yang lebih kuat dan lebih sadar. Buku yang tepat bisa menjadi pemantik, tetapi komitmen tetap ada di tangan kita. Semoga lima rekomendasi ini bukan hanya dibaca, melainkan juga dipraktikkan, sehingga setelah Ramadan berlalu, perubahan baiknya tetap tinggal dan terus bertumbuh dalam kehidupan sehari-hari.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading