Tips Meningkatkan Konsentrasi dan Daya Ingat

Fimela Reporter diperbarui 17 Jun 2023, 18:00 WIB

Fimela.com, Jakarta Setiap orang memiliki tingkat konsentrasi dan daya yang berbeda-beda. Sebagian orang mungkin bisa memiliki konsentrasi yang tinggi dalam waktu yang lama, tetapi sebagian lainnya mungkin akan sangat sulit berkonsentrasi dan mengingat sesuatu hal. Konsentrasi dan daya ingat menjadi hal yang penting dalam membantu melakukan kegiatan sehari-hari.

Dilansir dari berocca.co.nz, konsentrasi merupakan kemampuan untuk berpikir dengan hati-hati tentang sesuatu yang dilakukan. Selain itu, konsentrasi juga dapat mengendalikan perhatian. Dengan berkonsentrasi, kamu dapat memiliki kemampuan untuk memfokuskan pikiran pada satu subjek, objek, atau pemikiran yang sama dan mengecualikan pemikiran lainnya yang tidak terkait.

Sedangkan, memori atau daya ingat mengacu pada proses psikologis memperoleh, menyimpan, mempertahankan, dan mengambil informasi dengan melibatkan tiga proses utama yaitu pengkodean, penyimpanan, dan pengambilan. Daya ingat manusia melibatkan kemampuan untuk melestarikan dan memulihkan informasi. Daya ingat setiap orang dapat melemah jika tidak diasah terus menerus, dilansir verywellmind.com.

 

 

2 dari 3 halaman

Tips Meningkatkan Daya Ingat

Ilustrasi Tips Meningkatkan Daya Ingat. Foto: pexels.com/Fauxels.

Daya ingat yang tidak diasah dapat melemah dan menyebabkan seseorang menjadi lupa atau salah dalam mengingat sesuatu. Oleh karena itu, kamu perlu melakukan cara-cara sederhana berikut untuk meningkatkan daya ingat yang dilansir dari mayoclinic.org:

  1. Aktif secara fisik setiap hari. Aktivitas fisik dapat meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk otak. Hal tersebut dapat menjaga daya ingat agar tetap tajam. 
  2. Tetap aktif secara mental. Melakukan aktivitas yang melibatkan pikiran dapat membantu menjaga otak agar tetap bugar dan mencegah hilangnya ingatan.
  3. Meluangkan waktu bersama orang lain. Melakukan interaksi sosial dapat membantu dalam pencegahan depresi dan stres yang berkontribusi dalam hilangnya memori. 
  4. Tidur yang cukup. Kurang tidur juga dapat menghilangkan memori seseorang sehingga pastikan kamu memiliki waktu tidur yang cukup.
  5. Mengonsumsi makanan sehat seperti buah-buahan, sayur-sayuran, dan biji-bijian utuh. Selain itu, kamu juga dapat memilih sumber protein yang rendah lemak dan hindari pengonsumsian alkohol. 
  6. Mengelola masalah kesehatan kronis. Beberapa obat-obatan yang dikonsumsi untuk masalah kesehatan dapat mempengaruhi daya ingat.

 

 

3 dari 3 halaman

Tips Meningkatkan Konsentrasi

Ilustrasi Tips Meningkatkan Konsentrasi. Foto: pexels.com/Burst.

Selain meningkatkan daya ingat, kamu juga perlu mengasah konsentrasi kamu dengan beberapa cara berikut yang dilansir dari healthline.com.

  1. Melatih otak. Kamu dapat memainkan beberapa jenis permainan tertentu seperti teka-teki silang, catur, dan permainan memori lainnya. Melakukan beberapa permainan tersebut dapat membantu mengembangkan memori kerja, keterampilan pemrosesan, dan pemecahan masalah.
  2. Tingkatkan tidur. Kurang tidur dapat mengganggu konsentrasi seseorang dan menimbulkan banyak masalah seperti terganggunya suasana hati, mempengaruhi kemampuan mengemudi atau melakukan tugas sehari-hari lainnya. 
  3. Luangkan waktu untuk berolahraga. Melakukan olahraga secara teratur dapat memberikan banyak manfaat, salah satunya meningkatkan konsentrasi. 
  4. Mencoba meditasi. Melakukan latihan meditasi dan mindfulness banyak memberikan manfaat, salah satunya meningkatkan konsentrasi. Hal tersebut, terjadi karena meditasi membuat tubuh tetap fokus dan tidak terganggu dengan hal-hal di sekitarnya.
  5. Mendengarkan musik saat bekerja atau belajar dapat membantu dalam peningkatan konsentrasi. 
  6. Mengonsumsi minuman berkafein. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kafein memiliki manfaat untuk perhatian dan fokus seseorang. 
  7. Melakukan latihan konsentrasi. Latihan konsentrasi sering kali membantu anak yang mengalami kesulitan fokus karena latihan ini melibatkan perhatian sepenuhnya pada suatu aktivitas untuk jangka waktu tertentu. 
  8. Hindari multitasking. Walaupun multitasking telah menjadi bagian dalam kehidupan sehari-hari, tetapi sebuah studi menyarankan bahwa otak tidak dirancang untuk melakukan dua hal atau lebih secara sekaligus. Oleh karena itu, sebaiknya kamu menyelesaikan hanya satu hal pada satu waktu untuk dapat berkonsentrasi lebih baik. 

 

 

 

*Penulis: Fani Varensia