5 Tanda Pria yang Masih Belum Melupakan Mantan Kekasihnya

Endah Wijayanti diperbarui 21 Sep 2023, 19:15 WIB

Fimela.com, Jakarta Percintaan adalah bagian penting dalam kehidupan, dan saat hubungan berakhir, terkadang sulit bagi beberapa pria untuk benar-benar melupakan mantan kekasih mereka. Perasaan ini wajar, tetapi penting untuk mengenali tanda-tanda bahwa seorang pria belum sepenuhnya move on dari hubungan sebelumnya. Hal ini tidak hanya berpengaruh pada dirinya sendiri, tetapi juga pada hubungan yang sedang dia jalani saat ini.

perempuan, mengenali tanda-tanda ini adalah langkah awal untuk menjaga hati dan perasaannya. Jangan sampai kamu malah dikecewakan oleh pria yang hatinya masih terpaut dengan mantan kekasihnya. Berikut ini lima tanda umum yang biasanya tampak ketika bahwa seorang pria masih terikat dengan mantan kekasihnya. Selengkapnya, simak uraiannya di bawah ini.

 

 

What's On Fimela
2 dari 6 halaman

1. Dia Masih Terus Membicarakan Mantan Kekasihnya

Ilustrasi pasangan. Credit: pexels.com/Ginnie

Salah satu tanda paling jelas bahwa seorang pria masih tergantung pada mantan kekasihnya adalah ketika dia terus-menerus membicarakannya. Mungkin dia sering mengingat kenangan bersama mantan atau bahkan menceritakan kisah-kisah romantis mereka kepada kamu.

Jika dia selalu membicarakan mantan, ini bisa menjadi pertanda bahwa dia masih belum bisa melepaskan perasaannya terhadapnya. Hal ini juga dapat membuat kamu merasa tidak dihargai dan meragukan tempat kamu dalam hidupnya.

 

 

3 dari 6 halaman

2. Dia Membanding-bandingkanmu dengan Mantan Kekasihnya

Ilustrasi pasangan bertengkar. (Foto: Freepik/Wayhomestudio)

Ketika seorang pria terus-menerus membandingkan kamu dengan mantan kekasihnya, ini adalah tanda bahwa dia belum sepenuhnya melupakan mantan. Ini bisa menjadi perbandingan dalam berbagai hal, seperti penampilan, kepribadian, atau bahkan dalam hal-hal yang lebih intim.

Membanding-bandingkan kamu dengan mantan kekasihnya bisa membuat kamu merasa tidak aman dalam hubungan ini, dan itu tidak sehat untuk perkembangan hubungan kamu.

 

 

4 dari 6 halaman

3. Dia Masih Merindukan Mantan Kekasihnya

ilustrasi pasangan bertengkar/maruco/Shutterstock

Merindukan mantan adalah perasaan yang alami setelah sebuah hubungan berakhir. Namun, jika seorang pria terus-menerus merindukan mantan kekasihnya, bahkan setelah berbulan-bulan atau bahkan tahun berlalu, ini bisa menjadi tanda bahwa dia belum bisa melupakan mereka.

Dia mungkin sering melihat foto-foto lama mereka bersama atau mengirim pesan rindu kepada mantan. Ini bisa menjadi tanda bahwa dia masih ingin kembali kepada mereka, meskipun dia berada dalam hubungan dengan kamu.

 

 

5 dari 6 halaman

4. Dia Menunjukkan Rasa Cemburu Melihat Mantan Dekat dengan Pria Lain

Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/zhang+tianle

Cemburu adalah emosi yang alami dalam hubungan, tetapi jika seorang pria merasa cemburu atau bahkan marah saat melihat mantan kekasihnya dekat dengan pria lain, ini bisa menjadi tanda bahwa dia masih belum melupakan mantan.

Dia mungkin merasa takut kehilangan mantan kepada orang lain, meskipun hubungan mereka telah berakhir. Reaksi cemburu yang berlebihan seperti ini dapat mengganggu hubungan kamu dan membuat kamu merasa tidak aman.

 

 

6 dari 6 halaman

5. Dia Masih Menyalahkan Keadaan atas Berakhirnya Hubungan dengan Mantan

Ilustrasi/copyright shutterstock/metamorworks

Salah satu tanda bahwa seseorang belum benar-benar move on adalah ketika mereka terus-menerus menyalahkan keadaan atas berakhirnya hubungan dengan mantan kekasihnya. Dia mungkin merasa bahwa dia seharusnya tidak berpisah atau bahwa keadaan atau orang lain yang bertanggung jawab atas perpisahan tersebut.

Ini adalah cara untuk menghindari tanggung jawab atas kegagalan hubungan dan menunda proses penyembuhan. Jika seorang pria masih menyalahkan keadaan atas hubungannya yang berakhir, dia mungkin belum sepenuhnya menerima kenyataan bahwa hubungan itu sudah berakhir.

Dalam menghadapi tanda-tanda ini, penting bagi kamu untuk berbicara terbuka dengan pasangan kamu. Cobalah untuk memahami perasaannya dan berikan dukungan, tetapi juga tegaskan bahwa hubungan yang sehat memerlukan kehadiran dan fokus pada saat ini.

Jika dia memang belum move on dari mantan kekasihnya, mungkin dia perlu waktu dan ruang untuk menyembuhkan diri sebelum bisa sepenuhnya terlibat dalam hubungan yang baru. Tetapi juga ingatlah bahwa kamu juga memiliki hak untuk menjaga hati dan perasaan kamu sendiri dalam hubungan ini, ya Sahabat Fimela.