Cara Tepat Aplikasikan Cushion agar Tetap Nyaman di Kulit Berjerawat

Nazwa Putri KurniawanDiterbitkan 01 Januari 2026, 10:00 WIB

Fimela.com, Jakarta Bagi pemilik kulit berjerawat, khususnya yang tengah mengalami peradangan, penggunaan makeup bisa menjadi dilema. Ada keinginan untuk menutupi kemerahan, bekas jerawat, atau tekstur kulit yang tidak merata agar terlihat lebih percaya diri. Namun, jika salah memilih produk atau cara pengaplikasian, make up justru berisiko menimbulkan iritasi, memperburuk jerawat, hingga membuat kulit terasa kurang nyaman. Karena itu, pemilihan produk dan teknik yang tepat sangat penting diperhatikan.

Cushion menjadi salah satu produk favorit karena praktis, ringan, dan mampu menghadirkan tampilan natural. Meski begitu, tidak semua cushion cocok untuk kulit berjerawat. Dilansir melalui sumber greatist.com, kandungan formula, tekstur, hingga cara penggunaannya memiliki peran besar dalam menentukan hasil akhir. Dengan pemilihan produk yang sesuai dan langkah aplikasi yang benar, cushion tetap bisa menjadi pilihan aman untuk memberikan riasan segar tanpa membuat kondisi kulit semakin bermasalah.

Melalui artikel ini, Anda akan menemukan panduan sederhana namun efektif untuk mengaplikasikan cushion di kulit berjerawat. Mulai dari mempersiapkan kulit agar tetap lembab dan terlindungi, memilih cushion berformula ringan serta non komedogenik, hingga menerapkan teknik yang lembut agar tidak menekan jerawat terlalu keras. Dengan cara yang tepat, Anda bisa tetap tampil percaya diri sekaligus menjaga kenyamanan dan kesehatan kulit.

2 dari 5 halaman

Pastikan kulit bersih dan lembab

Bersihkan wajah dengan gentle cleanser lalu gunakan pelembab ringan. Kulit yang terhidrasi akan membuat cushion lebih menempel tanpa terasa berat. (Foto: Senivpetro/Freepik)

Menjaga kulit tetap bersih dan lembab adalah langkah pertama yang wajib dilakukan sebelum memakai cushion, terutama bagi kulit yang sedang berjerawat. Membersihkan wajah dengan pembersih bertekstur lembut membantu mengangkat minyak berlebih, debu, serta sisa produk yang berpotensi menyumbat pori-pori. Setelah itu, penggunaan pelembab ringan tidak kalah penting untuk memastikan kulit tetap terhidrasi. Jika kulit terlalu kering, cushion akan lebih sulit menempel, terlihat tidak merata, bahkan terasa berat di area jerawat. Dengan kulit yang bersih dan terjaga kelembabannya, hasil makeup akan tampak lebih natural, nyaman dipakai seharian, sekaligus membantu mengurangi risiko iritasi pada jerawat yang meradang.

3 dari 5 halaman

Pilih cushion dengan formula ringan dan aman

Utamakan cushion berlabel non-comedogenic, bebas alkohol berlebih, serta mengandung bahan menenangkan seperti centella asiatica atau niacinamide. (Foto: Artursafronovvvv/Freepik)

Memilih cushion untuk kulit berjerawat perlu dilakukan dengan hati-hati, sebab formula yang terlalu berat atau mengandung bahan penyumbat pori bisa memperburuk kondisi kulit. Sebaiknya gunakan cushion bertekstur ringan yang mudah menyatu dengan kulit tanpa meninggalkan kesan tebal. Pilih produk yang berlabel non-comedogenic dan bebas dari kandungan berisiko mengiritasi, seperti alkohol berlebih maupun pewangi buatan. Akan lebih baik jika cushion tersebut diperkaya bahan menenangkan, seperti centella asiatica, aloe vera, atau niacinamide yang mampu membantu meredakan kemerahan pada jerawat. Dengan formula yang aman serta ramah bagi kulit sensitif, cushion dapat memberikan hasil riasan natural, nyaman dipakai seharian, sekaligus membantu menjaga kesehatan kulit tetap stabil.

4 dari 5 halaman

Aplikasikan dengan teknik tap ringan

Hindari menggeser puff karena dapat mengiritasi jerawat. Cukup tap perlahan untuk menutup kemerahan tanpa memberi tekanan berlebih. (Foto: Lifestylememory/Freepik)

Dalam mengaplikasikan cushion pada kulit berjerawat, gunakan teknik tap ringan agar riasan terlihat halus tanpa memicu iritasi. Hindari menggeser puff atau menekannya terlalu keras, karena hal itu dapat memperburuk peradangan serta membuat tekstur kulit tampak lebih jelas. Tepukkan puff secara perlahan pada area wajah, mulai dari bagian yang membutuhkan coverage lebih, lalu baurkan tipis ke seluruh wajah. Dengan cara ini, cushion dapat menempel merata, lapisan produk tetap rapi tanpa menggumpal, dan hasil akhir tampak natural. Teknik lembut seperti ini juga membuat makeup terasa nyaman sepanjang hari sekaligus aman untuk kulit yang sedang sensitif akibat jerawat.

5 dari 5 halaman

Jangan lupa jaga kebersihan puff

Puff cushion mudah menyimpan bakteri, jadi cuci atau ganti secara rutin agar tidak memperburuk jerawat. (Foto: Lifeforstock/Freepik)

Menjaga kebersihan puff cushion sering kali dianggap sepele, padahal langkah ini sangat berpengaruh pada kesehatan kulit berjerawat. Puff yang tidak rutin dibersihkan dapat menumpuk bakteri, minyak, hingga sisa makeup yang berisiko menyumbat pori-pori dan memicu jerawat semakin parah. Untuk itu, penting membiasakan diri mencuci puff dengan pembersih lembut atau sabun khusus agar tetap higienis serta nyaman digunakan. Jika puff sudah aus atau sulit dibersihkan, gantilah dengan yang baru agar hasil aplikasi tetap optimal. Dengan puff yang bersih, cushion akan menempel lebih rapi, wajah terlihat halus, dan kulit pun terlindungi dari iritasi maupun jerawat tambahan.