Tips Merencanakan Liburan Ramah Anak tanpa Drama

Anisya FandiniDiterbitkan 14 Januari 2026, 07:15 WIB

Fimela.com, Jakarta - Liburan bersama anak sering kali menjadi momen yang paling dinanti, tetapi juga bisa berubah menjadi melelahkan jika tidak dipersiapkan dengan baik. Anak memiliki kebutuhan yang berbeda dengan orang dewasa, mulai dari waktu istirahat, suasana yang nyaman, hingga aktivitas yang menyenangkan. Tanpa perencanaan matang, liburan justru berpotensi dipenuhi drama dan rasa lelah.

Banyak orang tua terlalu fokus pada destinasi dan agenda liburan, hingga lupa mempertimbangkan kondisi fisik dan emosional anak. Padahal, kenyamanan anak sangat berpengaruh pada suasana liburan secara keseluruhan. Ketika anak merasa senang dan aman, orang tua pun bisa menikmati liburan dengan lebih tenang.

Oleh karena itu, merencanakan liburan yang ramah anak perlu dilakukan dengan pendekatan yang lebih fleksibel dan realistis. Tidak harus sempurna, yang terpenting adalah kebersamaan dan pengalaman positif bagi seluruh keluarga.

What's On Fimela
2 dari 4 halaman

Pilih Destinasi dan Aktivitas yang Ramah Anak

Ilustrasi piknik di taman. (c) Sorrapongs/Depositphotos

Destinasi liburan sebaiknya disesuaikan dengan usia dan minat anak agar mereka tidak mudah bosan atau kelelahan. Tempat dengan ruang terbuka, area bermain, atau aktivitas sederhana yang menyenangkan akan membantu anak tetap aktif dan ceria. Menghindari lokasi yang terlalu padat atau melelahkan juga dapat meminimalkan risiko anak menjadi rewel.

3 dari 4 halaman

Susun Jadwal yang Fleksibel dan Tidak Padat

Dari mempererat hubungan hingga membuat anak lebih mandiri, yuk, kita cari tahu kenapa momen ini begitu berharga! (Foto dok: Freepik/pch.vector).

Liburan bersama anak membutuhkan jadwal yang lebih longgar dibandingkan liburan orang dewasa. Anak memerlukan waktu istirahat yang cukup dan tidak bisa dipaksa mengikuti agenda yang terlalu padat. Dengan jadwal yang fleksibel, orang tua bisa menyesuaikan rencana sesuai kondisi anak tanpa merasa tertekan.

4 dari 4 halaman

Siapkan Kebutuhan Anak dan Kelola Ekspektasi

Ilustrasi ibu dan anak menyiapkan liburan. (c) primagefactory/Depositphotos

Persiapan yang matang menjadi kunci liburan tanpa drama. Membawa perlengkapan penting seperti camilan, minuman, pakaian ganti, dan mainan favorit dapat membantu menjaga kenyamanan anak. Selain itu, orang tua juga perlu mengelola ekspektasi agar tidak mudah stres ketika rencana tidak berjalan sesuai keinginan.

Liburan ramah anak bukan tentang kesempurnaan rencana, melainkan tentang menciptakan suasana yang nyaman dan menyenangkan bagi seluruh keluarga. Dengan persiapan yang tepat dan sikap yang lebih santai, liburan bersama anak bisa menjadi pengalaman berharga tanpa drama berlebihan.