Kebiasaan di Rumah yang Diam-Diam Bisa Membantu Lingkungan dan Mengurangi Jejak Karbon

Hilda IrachDiterbitkan 01 Januari 2026, 15:32 WIB

ringkasan

  • Mengganti peralatan rumah tangga dengan model hemat energi dapat mengurangi jejak karbon.
  • Menghemat air dengan memperbaiki kebocoran dapat menghindari pemborosan besar.
  • Mengadopsi prinsip 3R dapat menurunkan jejak karbon dan mendukung keberlanjutan.

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, banyak kebiasaan sederhana di rumah yang dapat membantu lingkungan tanpa kita sadari. Kebiasaan ini tidak hanya mengurangi jejak karbon, tetapi juga dapat menghemat biaya. Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa kebiasaan yang bisa diadopsi untuk mendukung keberlanjutan lingkungan.

Mulai dari mengurangi konsumsi energi hingga menghemat air, setiap langkah kecil yang kita ambil dapat memberikan dampak besar. Mari kita lihat lebih dekat kebiasaan-kebiasaan ini dan bagaimana mereka dapat membantu lingkungan kita.

Salah satu cara paling efektif untuk membantu lingkungan adalah dengan mengurangi konsumsi energi di rumah. Mengganti peralatan rumah tangga dengan model yang berperingkat Energy Star dapat secara signifikan mengurangi konsumsi energi. Menurut para ahli, peralatan modern ini dirancang untuk mengonsumsi energi lebih sedikit tanpa mengorbankan kinerja. Selain itu, mematikan dan mencabut perangkat elektronik yang tidak digunakan juga dapat mengurangi konsumsi energi yang tidak perlu.

What's On Fimela
2 dari 4 halaman

Mengurangi Jejak Karbon dan Konsumsi Energi

Berikut adalah beberapa kebiasaan yang dapat membantu mengurangi jejak karbon Anda:

  • Peralatan Hemat Energi: Mengganti peralatan rumah tangga dengan model hemat energi dapat mengurangi jejak karbon Anda. Peralatan ini mengonsumsi lebih sedikit energi dan dapat menghemat biaya listrik.
  • Pencahayaan Hemat Energi: Beralih ke lampu LED dapat mengurangi konsumsi energi hingga 75%. Lampu LED juga memiliki umur yang lebih panjang dibandingkan lampu pijar tradisional.
  • Isolasi Rumah yang Tepat: Memastikan rumah terisolasi dengan baik dapat mengurangi kebutuhan pemanasan dan pendinginan, yang menyumbang lebih dari 40% konsumsi energi rumah tangga.
  • Pemanfaatan Energi Terbarukan: Memasang panel surya dapat mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan menurunkan jejak karbon Anda.
  • Mencuci Pakaian dengan Air Dingin: Menggunakan air dingin saat mencuci pakaian dapat mengurangi konsumsi energi secara signifikan.
3 dari 4 halaman

Konservasi Air

Menghemat air di rumah juga merupakan kebiasaan penting untuk keberlanjutan lingkungan. Berikut adalah beberapa cara untuk menghemat air:

  • Mandi Lebih Singkat: Membatasi waktu mandi dapat menghemat air dan energi yang digunakan untuk memanaskan air.
  • Perlengkapan Hemat Air: Menggunakan perlengkapan seperti kepala pancuran aliran rendah dapat mengurangi penggunaan air secara signifikan.
  • Memperbaiki Kebocoran: Memperbaiki kebocoran air dengan segera dapat menghemat banyak air, misalnya, keran yang menetes dapat membuang lebih dari 11.000 liter air per tahun.
4 dari 4 halaman

Pengurangan Limbah dan Konsumsi Berkelanjutan

Adopsi kebiasaan yang mengurangi limbah juga sangat penting. Berikut adalah beberapa prinsip yang bisa diterapkan:

  • Prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle): Mengurangi, menggunakan kembali, dan mendaur ulang adalah cara efektif untuk menurunkan jejak karbon.
  • Kompos: Mengompos limbah organik dapat mengurangi emisi metana dan menghasilkan tanah yang kaya nutrisi.
  • Pengurangan Penggunaan Plastik Sekali Pakai: Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dengan membawa tas belanja sendiri dan menggunakan botol air yang dapat diisi ulang.

Dengan mengadopsi kebiasaan-kebiasaan ini, kita dapat berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan. Setiap langkah kecil yang kita ambil di rumah dapat memberikan dampak besar bagi planet kita.