Bahan Skincare yang Viral di Tahun 2026, Fokus pada Barrier & Regenerasi Kulit

Nabila MecadinisaDiterbitkan 14 Januari 2026, 10:00 WIB

Fimela.com, Jakarta - Tren kecantikan di tahun 2026 menunjukkan perubahan besar. Jika sebelumnya skincare identik dengan hasil instan dan bahan aktif kuat, kini konsumen semakin sadar akan pentingnya kesehatan skin barrier, regenerasi alami, dan formula yang lebih lembut namun efektif. Tak heran, sejumlah bahan skincare berikut menjadi viral di media sosial, terutama TikTok dan Instagram.

1. PDRN (Polideoksiribonukleotida)

Dikenal sebagai “DNA salmon”, PDRN menjadi salah satu bahan paling dibicarakan di 2026. Kandungan ini dipercaya mampu mendukung regenerasi sel, meningkatkan elastisitas kulit, dan membantu perbaikan jaringan kulit yang rusak. Awalnya populer di dunia klinik estetika, kini PDRN mulai hadir dalam serum dan ampoule rumahan.

2. Multi-Molecular Hyaluronic Acid

Hyaluronic acid tidak lagi hadir dalam satu ukuran molekul. Versi terbaru menggabungkan beberapa ukuran molekul sekaligus untuk hidrasi berlapis, dari permukaan hingga lapisan kulit lebih dalam. Hasilnya, kulit terasa lebih lembap, kenyal, dan tampak sehat lebih lama.

 

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

3. Ectoin

Serum mengandung bahan aktif yang dirancang untuk bekerja lebih dalam di kulit. Jika pelembap digunakan lebih dulu, lapisan ini dapat menghambat penyerapan serum sehingga manfaatnya tidak bekerja secara optimal. (foto/dok: freepik)

Ectoin adalah bahan alami yang dihasilkan mikroorganisme ekstrem. Di dunia skincare, ectoin dikenal mampu menguatkan skin barrier, melindungi kulit dari polusi dan stres lingkungan, serta menenangkan iritasi. Bahan ini banyak dicari oleh pemilik kulit sensitif dan kering.

4. Peptide & Growth Factor

Peptide terus menjadi andalan anti-aging, namun di 2026 penggunaannya makin canggih. Peptide dan growth factor membantu merangsang produksi kolagen, memperbaiki tekstur kulit, dan menjaga elastisitas, tanpa efek iritasi seperti bahan anti-aging konvensional.

 

3 dari 3 halaman

5. Retinal Plant-Based & Bakuchiol

Hindari penggunaan produk skincare ilegal agar kulit wajah tetap sehat. (foto: jcomp/freepik)

Sebagai alternatif retinol, retinal berbasis tanaman dan bakuchiol semakin populer. Keduanya menawarkan manfaat anti-aging dan perbaikan kulit dengan risiko iritasi yang lebih rendah, sehingga aman untuk pemula maupun kulit sensitif.

6. Fermented Ingredients (Bahan Fermentasi)

Ekstrak fermentasi dari beras, ginseng, dan rumput laut menjadi favorit karena nutrisinya lebih mudah diserap kulit. Bahan ini membantu meningkatkan kilau alami kulit, memperkuat barrier, dan membuat tekstur kulit lebih halus.

7. Snail Mucin Generasi Baru

Snail mucin hadir dengan formula yang lebih ringan dan cepat menyerap. Tetap berfungsi sebagai pelembap, penenang, dan pendukung regenerasi kulit, bahan ini kembali viral karena cocok untuk berbagai jenis kulit, termasuk acne-prone.

Perubahan Arah Tren Skincare 2026

Tahun 2026 menandai era skincare yang lebih “cerdas”. Fokus utama tidak lagi pada banyaknya step atau bahan keras, melainkan pada keseimbangan, konsistensi, dan kesehatan kulit jangka panjang. Produk yang mendukung skin barrier dan regenerasi alami menjadi pilihan utama.