Cara AirlineRatings Menilai Keamanan Maskapi

Anisha Saktian PutriDiterbitkan 20 Januari 2026, 10:32 WIB

ringkasan

  • AirlineRatings.com mengevaluasi lebih dari 320 maskapai penerbangan global menggunakan sistem 7 bintang yang komprehensif untuk menentukan daftar maskapai penerbangan teraman dunia 2026 AirlineRatings.
  • Kriteria penilaian mencakup insiden terkait pilot, riwayat kecelakaan fatal 10 tahun, audit keselamatan IOSA dan ICAO, daftar hitam UE, serta usia armada dan pelatihan pilot.
  • Mulai tahun 2026, AirlineRatings menambahkan kriteria baru seperti pencegahan turbulensi dan audit keselamatan onboard independen untuk memastikan penilaian yang relevan dan terkini.

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, memilih maskapai penerbangan yang aman adalah prioritas utama bagi setiap pelancong, apalagi untuk perjalanan jarak jauh. Setiap tahun, AirlineRatings.com, sebuah situs web independen yang berfokus pada peringkat keselamatan dan produk maskapai, merilis daftar maskapai penerbangan teraman di dunia.

Daftar ini menjadi panduan penting bagi kita untuk membuat keputusan yang lebih terinformasi dan percaya diri saat merencanakan perjalanan. Dengan mengevaluasi lebih dari 320 maskapai secara global, AirlineRatings.com bertujuan menjadikan keselamatan sebagai aspek yang terlihat dan dihargai dalam industri penerbangan.

Untuk tahun 2026, AirlineRatings.com kembali menghadirkan peringkat terbaru, termasuk kategori maskapai layanan penuh (full service) dan berbiaya rendah (low cost). Penilaian ini didasarkan pada sistem peringkat 7 bintang yang komprehensif, mencakup berbagai kriteria ketat yang terus diperbarui.

2 dari 5 halaman

Mengenal Metodologi Penilaian Keselamatan AirlineRatings

AirlineRatings.com didirikan pada tahun 2012 dengan tujuan mulia: memberikan panduan objektif kepada penumpang mengenai maskapai penerbangan teraman di dunia. Proses penilaian mereka melibatkan analisis komprehensif yang memanfaatkan informasi dari badan pengatur penerbangan global, asosiasi terkemuka, pemerintah, dan data kecelakaan.

Situs ini mengevaluasi lebih dari 320 maskapai penerbangan berdasarkan kriteria keselamatan yang sangat ketat. Transparansi dari maskapai penerbangan menjadi kunci dalam proses ini, karena kesediaan untuk terlibat dan berbagi informasi memungkinkan penilaian yang lebih akurat dan menyeluruh.

Setiap maskapai memiliki potensi untuk mendapatkan tujuh bintang, dengan setiap bintang diperoleh melalui kinerja nyata dan pemenuhan kriteria yang ketat. Sistem peringkat ini dirancang untuk menginformasikan dan meyakinkan penumpang tentang standar keselamatan yang dijunjung tinggi oleh maskapai pilihan mereka.

3 dari 5 halaman

Kriteria Utama Penentu Bintang Keselamatan Maskapai

Penilaian keselamatan maskapai oleh AirlineRatings.com didasarkan pada beberapa kriteria inti yang sangat detail. Salah satunya adalah insiden terkait pilot; maskapai mendapatkan tiga bintang jika tidak ada insiden keselamatan serius yang melibatkan pilot, namun akan dikurangi jika ada masalah.

Aspek paling sensitif adalah riwayat kecelakaan fatal dalam 10 tahun terakhir. Tiga bintang akan dikurangi jika terjadi kecelakaan fatal yang melibatkan penumpang atau awak, meskipun ada pengecualian untuk insiden yang bukan kesalahan maskapai, seperti terorisme atau pembajakan.

Audit keselamatan internasional juga memegang peran penting. Maskapai mendapatkan satu bintang jika lulus Audit Keselamatan Operasional Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IOSA), yang mengevaluasi sistem manajemen operasional. Selain itu, jika negara maskapai melebihi kepatuhan rata-rata dalam delapan parameter keselamatan Audit Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO), maskapai tersebut akan mendapatkan dua bintang.

Kriteria lain termasuk tidak masuk dalam Daftar Hitam Uni Eropa dan disetujui oleh daftar larangan AS, yang masing-masing menambah satu bintang. Usia armada dan standar pemeliharaan juga dipertimbangkan, di mana maskapai dengan usia armada rata-rata 10 tahun atau kurang cenderung mendapatkan peringkat teratas.

4 dari 5 halaman

Inovasi Kriteria Keselamatan Terbaru Mulai Tahun 2026

Ilustrasi kabin pesawat terbang. (dok. unsplash.com/Asnida Riani)

AirlineRatings.com terus beradaptasi dengan dinamika perjalanan udara modern dengan memperbarui kriterianya. Mulai tahun 2026, penekanan yang lebih besar diberikan pada pencegahan turbulensi, yang masih menjadi penyebab utama cedera dalam penerbangan.

Partisipasi maskapai dalam program IATA Turbulence Aware atau program setara akan menjadi pertimbangan penting dalam penilaian. Hal ini menunjukkan komitmen maskapai terhadap keselamatan penumpang di tengah kondisi penerbangan yang tidak terduga.

Selain itu, kinerja dalam audit keselamatan onboard independen AirlineRatings sendiri juga akan dinilai. Audit ini berfokus pada prosedur keselamatan kabin, konsistensi operasional awak, pemeriksaan keselamatan pra-penerbangan, serta respons terhadap turbulensi dan skenario tak terduga.

Faktor-faktor baru yang mungkin dipertimbangkan di masa depan mencakup kebijakan maskapai mengenai baterai lithium di pesawat dan pesan video keselamatan terkait evakuasi. Penggunaan alat pemantauan keselamatan canggih yang belum ada beberapa tahun lalu juga menjadi bagian dari evaluasi yang terus berkembang.

5 dari 5 halaman

Mencapai Peringkat Tertinggi: Bintang 7 PLUS AirlineRatings

Peringkat Bintang 7 PLUS merupakan penghargaan tertinggi dalam sistem AirlineRatings, menunjukkan tingkat keselamatan yang luar biasa. Untuk mencapai predikat ini, maskapai harus terlebih dahulu memiliki peringkat keselamatan Bintang 7 penuh.

Ini berarti maskapai telah memenuhi semua kriteria dasar, termasuk partisipasi dalam IOSA, audit dari badan pengatur lokal, serta memiliki riwayat keselamatan yang sangat baik.

Selain itu, maskapai harus lulus enam audit onboard anonim yang dilakukan di berbagai jenis penerbangan, seperti domestik, internasional, jarak pendek, jarak jauh, siang, dan malam. Keunggulan yang konsisten di semua 70 poin audit di setiap enam penerbangan audit adalah syarat mutlak untuk mendapatkan pengakuan prestisius ini.

Setiap bulan Januari, AirlineRatings merilis daftar Maskapai Teraman di Dunia, yang mencakup 25 maskapai layanan penuh teraman dan 25 maskapai berbiaya rendah teraman. Penting untuk diingat bahwa perbedaan antara maskapai teraman seringkali sangat tipis, menunjukkan standar keselamatan yang tinggi di seluruh industri.