Tanaman Lidah Mertua Hasilkan Oksigen di Malam Hari, Pilihan Tanaman yang Baik untuk Oksigen di Rumah

Anisha Saktian PutriDiterbitkan 24 Januari 2026, 11:31 WIB

ringkasan

  • Tanaman rumahan berperan penting dalam memurnikan udara dari polutan berbahaya dan meningkatkan kelembaban, meskipun kontribusi oksigennya terbatas untuk kebutuhan pernapasan manusia.
  • Beberapa tanaman seperti Lidah Mertua dan Lidah Buaya memiliki kemampuan unik menghasilkan oksigen di malam hari, menjadikannya ideal untuk kamar tidur.
  • Memilih tanaman yang tepat seperti Sirih Gading atau Peace Lily dapat secara signifikan meningkatkan kualitas udara dan kesejahteraan di dalam rumah.

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, memiliki hunian yang nyaman dan sehat tentu menjadi dambaan setiap orang. Salah satu cara alami untuk meningkatkan kualitas udara di dalam rumah adalah dengan menempatkan tanaman hias. Kehadiran tanaman tidak hanya mempercantik ruangan, tetapi juga membawa segudang manfaat bagi kesehatan dan kesejahteraan penghuninya.

Meskipun sering dikaitkan dengan produksi oksigen, peran utama tanaman di dalam rumah lebih dari sekadar itu. Tanaman secara aktif menyerap polutan berbahaya dan meningkatkan kelembaban udara, menciptakan lingkungan yang lebih asri dan menenangkan. Ini merupakan investasi kecil yang memberikan dampak besar bagi gaya hidup sehat Anda.

Artikel ini akan mengupas tuntas mengapa tanaman yang baik untuk oksigen di rumah sangat penting, jenis-jenis tanaman yang direkomendasikan, serta fakta menarik tentang bagaimana beberapa tanaman dapat terus menghasilkan oksigen bahkan saat Sahabat Fimela terlelap di malam hari. Mari kita selami lebih dalam manfaat menakjubkan dari para penghijau kecil ini.

What's On Fimela
2 dari 4 halaman

Manfaat Tanaman Lebih dari Sekadar Oksigen

Banyak yang beranggapan bahwa tanaman di rumah berfungsi sebagai "pabrik oksigen" utama. Memang benar, tanaman menghasilkan oksigen melalui fotosintesis di siang hari, sebuah proses vital yang mengubah karbon dioksida dan air menjadi makanan menggunakan energi cahaya. Proses ini secara alami membantu menyegarkan udara di dalam ruangan.

Namun, kontribusi oksigen dari satu atau dua tanaman rumah tangga relatif kecil jika dibandingkan dengan kebutuhan pernapasan manusia. Sebagai contoh, satu tanaman sehat mungkin melepaskan 3 hingga 9 liter oksigen per hari, sementara satu orang dewasa membutuhkan lebih dari 11.000 liter oksigen setiap hari. Oleh karena itu, manfaat utama tanaman lebih terletak pada kemampuannya untuk memurnikan udara dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat secara menyeluruh.

Tanaman dikenal efektif dalam menyaring polutan udara berbahaya seperti formaldehida, benzena, xilena, toluena, dan trikloroetilen, yang dapat berasal dari karpet, produk pembersih, atau asap rokok. Penelitian NASA pada tahun 1989 bahkan menunjukkan bahwa tanaman dalam ruangan dapat membersihkan udara dari senyawa organik volatil (VOC) penyebab kanker. Selain itu, tanaman juga melepaskan uap air melalui transpirasi, yang dapat meningkatkan kelembaban di dalam ruangan dan membantu mengurangi masalah pernapasan seperti kulit kering atau batuk kering.

3 dari 4 halaman

Tanaman Penghasil Oksigen Malam Hari: Pilihan Cerdas untuk Kamar Tidur

Sebagian besar tanaman melakukan fotosintesis dan menghasilkan oksigen hanya di siang hari saat ada sinar matahari. Namun, ada beberapa jenis tanaman yang memiliki kemampuan unik untuk terus melepaskan oksigen bahkan di malam hari, menjadikannya pilihan ideal untuk diletakkan di kamar tidur Sahabat Fimela.

Tanaman-tanaman ini menggunakan jalur metabolisme khusus yang disebut CAM (Crassulacean Acid Metabolism). Jalur ini memungkinkan mereka untuk membuka stomata (pori-pori) di malam hari untuk menyerap karbon dioksida dan melepaskan oksigen, tanpa kehilangan terlalu banyak air.

Contoh paling populer dari tanaman penghasil oksigen di malam hari adalah Lidah Mertua (Sansevieria) dan Lidah Buaya (Aloe Vera). Kedua tanaman ini tidak hanya efektif dalam memurnikan udara dari berbagai polutan, tetapi juga memastikan pasokan oksigen yang stabil saat Anda beristirahat, berkontribusi pada tidur yang lebih berkualitas dan udara yang lebih segar di pagi hari.

4 dari 4 halaman

Pilihan Tanaman Terbaik untuk Kualitas Udara di Rumah

Tanaman Kemangi dengan Metode Stek (Foto: Unsplash/Monika Grabkowska)

Meskipun produksi oksigennya terbatas, manfaat tanaman dalam memurnikan udara dan meningkatkan kelembaban sangatlah signifikan. Memilih tanaman yang baik untuk oksigen di rumah dapat secara drastis meningkatkan kualitas lingkungan hidup Anda. Berikut adalah beberapa rekomendasi tanaman yang efektif untuk memurnikan udara dan memberikan sentuhan hijau yang menyegarkan:

  • Lidah Mertua (Sansevieria)
  • Sirih Gading (Pothos)
  • Palem Areca (Areca Palm)
  • Peace Lily (Spathiphyllum)
  • Lidah Buaya (Aloe Vera)
  • Spider Plant (Chlorophytum comosum)
  • Ficus Elastica (Karet Hias)
  • Krisan (Chrysanthemum)
  • Gerbera Daisy
  • Money Plant
  • Tulsi (Kemangi Suci)
  • English Ivy (Hedera helix)
  • Dracaena
  • Anggrek
  • Kaktus Natal (Christmas Cactus)

Setiap tanaman memiliki karakteristik uniknya sendiri dalam menyerap polutan tertentu dan beradaptasi dengan kondisi lingkungan. Dengan menempatkan beberapa jenis tanaman ini di berbagai sudut rumah, Sahabat Fimela dapat menciptakan ekosistem mini yang secara alami membersihkan udara dan meningkatkan suasana hati. Ingatlah, perawatan yang tepat juga penting agar tanaman dapat berfungsi optimal sebagai pembersih udara alami Anda.