Fimela.com, Jakarta - Jakarta menjadi saksi momen emosional dalam perjalanan karier Mahalini. Pada 14 Februari 2026, KOMA Live in Concert sukses digelar di Istora Senayan dengan atmosfer hangat yang dipenuhi ribuan Mylinz. Sejak siang hari, para penggemar sudah memadati area konser, membawa antusiasme yang terasa begitu besar untuk menyambut sang idola kembali ke panggung setelah masa hiatus.
Konser ini terasa lebih dari sekadar pertunjukan musik. Ini adalah perayaan comeback yang sarat makna, menjadi ruang temu antara Mahalini dan para penggemarnya yang setia menunggu.
Lagu Mati Matian membuka konser dengan energi yang langsung membakar suasana. Sorak sorai penonton menggema memenuhi Istora. Tanpa jeda panjang, Mencintaimu mengalun dan menghadirkan momen sing along yang membuat ribuan suara menyatu dalam satu harmoni.
Konsep panggung yang terinspirasi dari elemen Panca Maha Bhuta menghadirkan visual artistik yang kuat. Permainan cahaya, tata panggung megah, dan narasi emosional yang selaras dengan album KOMA membuat pengalaman konser terasa imersif dan menyentuh.
Deretan Kolaborasi yang Menghangatkan Malam
Malam itu semakin istimewa dengan hadirnya sejumlah musisi tamu. Yura Yunita, Isyana Sarasvati, Rendy Pandugo, hingga Kaka Slank tampil memberi warna berbeda di atas panggung.
Penampilan Petra Sihombing, Andi Rianto, serta Rizky Febian juga menambah dinamika konser. Kehadiran Sule bersama keluarga besar menghadirkan momen hangat dan penuh tawa lewat lagu Susis dalam segmen family performance.
Namun suasana kembali berubah menjadi syahdu ketika lagu Bawa Dia Kembali dibawakan. Nuansa romansa dan rindu terasa begitu kental, membuat banyak penonton larut dalam perasaan.
Tampil Lebih Berani dan Eksploratif
Dengan aransemen musik yang diperbarui, Mahalini menunjukkan sisi yang lebih eksploratif. Ia tampil lebih berani keluar dari zona nyaman, baik secara musikal maupun visual. Setiap busana yang dikenakan sepanjang konser turut memperkuat karakter dan emosi di tiap segmen pertunjukan.
Di tengah konser, Mahalini menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para penggemar yang telah setia menunggu selama masa hiatus. Malam itu menjadi bukti bahwa dukungan mereka tidak pernah surut.
CEO Antara Suara, Andri Verraning Ayu, juga mengungkapkan kebahagiaannya melihat respons luar biasa dari penonton. Persiapan matang yang dilakukan tim produksi berhasil menghadirkan pengalaman konser yang berkesan.
Penutup yang Menggetarkan
Puncak emosi hadir saat Mahalini menutup malam dengan lagu Rindu Ku Rindu. Dalam suasana intim dan hangat, ribuan penonton menyanyikan setiap lirik bersama. Aransemen lembut yang mengalun berpadu dengan suara latar penonton menciptakan harmoni yang menggetarkan.
Malam itu bukan sekadar penutup konser, melainkan perayaan rasa rindu yang akhirnya terlepaskan. Comeback ini menjadi penanda fase baru dalam perjalanan Mahalini, sekaligus bukti bahwa cintanya dan para penggemar tetap saling terhubung lewat musik.