Manfaat Gerakan Spinal Twist Flow Selama 15 Menit dapat Meredakan Sakit Punggung dan Ketegangan Otot

Kayla BridgitteDiterbitkan 14 Maret 2026, 21:00 WIB

Fimela.com, Jakarta - Gerakan seated spinal twist bisa menjadi “tarikan setelah hari kerja yang panjang, bahkan saat Sahabat Fimela masih duduk di kursi kantor. Bagi banyak orang yang menghabiskan waktu berjam-jam di depan meja, nyeri punggung bawah, postur yang mulai membungkuk, hingga rasa kaku di area tulang belakang sering kali mengganggu aktivitas bekerja. Duduk terlalu lama tanpa peregangan membuat tubuh kehilangan kelenturannya secara perlahan.

Dilansir dari today.com, saat punggung terasa nyeri, gerakan memutar tubuh mungkin bukan peregangan pertama yang terpikirkan. Padahal, para ahli menilai kemampuan memutar tulang belakang dengan teknik yang tepat justru penting untuk menunjang berbagai gerakan harian, mulai dari meraih barang hingga sekadar menoleh.

Jika dilakukan dengan benar dan penuh kontrol, peregangan spinal twist dapat memberikan banyak manfaat. Bukan hanya membantu meredakan nyeri punggung, tetapi juga mengurangi ketegangan otot yang menumpuk akibat aktivitas berulang. Kuncinya terletak pada teknik yang lembut, napas yang teratur, serta kesadaran pada batas nyaman tubuh, sehingga manfaatnya terasa tanpa menimbulkan cedera.

Dengan membiasakan gerakan rotasi sederhana ini secara rutin, Sahabat Fimela dapat membantu meredakan ketegangan di punggung, memperbaiki postur, sekaligus meningkatkan mobilitas tulang belakang. Tak perlu waktu lama atau ruang khusus, cukup luangkan beberapa menit untuk memutar tubuh secara perlahan dan terkontrol.

What's On Fimela
2 dari 4 halaman

Manfaat Spinal Twist Flow untuk Tubuh Lebih Ringan dan Fleksibel

Tanpa kita sadari, gerakan rotasi ini dibutuhkan dalam banyak aktivitas harian, bahkan sesederhana berjalan atau menoleh. Jika dilakukan dengan teknik yang tepat, spinal twist bisa menjadi ritual sederhana untuk menjaga tubuh tetap nyaman dan rileks. Yuk, simak beberapa manfaatnya. [Dok/Pexels.com/MART PRODUCTION]

1. Meningkatkan Mobilitas dan Fleksibilitas

Spinal twist membantu meningkatkan kelenturan serta mobilitas tulang belakang. Saat mobilitas membaik, gerakan tubuh terasa lebih leluasa dan tidak kaku. Fleksibilitas yang baik juga membantu menurunkan risiko cedera, terutama saat membungkuk atau mengangkat beban.

2. Membantu Meredakan Nyeri dan Ketegangan

Duduk terlalu lama dan kurang bergerak sering memicu ketegangan di punggung bawah, pinggul, hingga bahu. Peregangan memutar yang lembut dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman dengan meregangkan otot penopang tulang belakang serta area pinggul dan bokong.

3. Memberi Efek Relaksasi

Saat dipadukan dengan napas dalam, gerakan ini membantu tubuh dan pikiran lebih tenang. Rasa rileks yang muncul membuatnya cocok dilakukan di akhir hari sebelum beristirahat.

4. Melatih Keseimbangan

Variasi berdiri dapat memperkuat otot postur sekaligus melatih keseimbangan tubuh secara bertahap.

5. Mendukung Kenyamanan Pencernaan

Sebagian orang merasakan perut lebih nyaman setelah melakukan gerakan ini, karena rotasi membantu merangsang pergerakan alami tubuh. Namun, jika memiliki kondisi medis tertentu atau baru menjalani operasi, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga medis sebelum mencoba.

3 dari 4 halaman

Langkah-langkah Melakukan Spinal Twist Flow

Saat pikiran terasa penuh dan tubuh ikut tegang, luangkan waktu 15 menit untuk kembali terhubung dengan napas dan gerakan sederhana. Sahabat Fimela hanya membutuhkan matras atau alas yang nyaman, serta pakaian yang membuat leluasa bergerak. [Dok/Pexels.com/Cliff Booth]

1. Pernapasan Dalam – 2 Menit

Duduk dengan punggung tegak dan bahu rileks. Pejamkan mata, lalu tarik napas perlahan melalui hidung selama empat hitungan. Tahan dua hitungan, kemudian embuskan perlahan melalui mulut selama enam hitungan. Fokus pada naik turunnya dada. Ritme napas yang stabil membantu memberi sinyal aman pada tubuh sehingga rasa cemas perlahan mereda.

2. Cat Cow Stretch – 2 Menit

Posisikan tubuh bertumpu pada kedua tangan dan lutut. Tarik napas sambil melengkungkan punggung dan membuka dada. Embuskan napas sambil membulatkan punggung dan menundukkan kepala. Lakukan perlahan mengikuti alur napas. Gerakan lembut ini membantu melepas ketegangan di area punggung dan bahu yang sering terasa kaku saat stres.

3. Child’s Pose – 2 Menit

Duduk di atas tumit, lalu bungkukkan tubuh ke depan dengan kedua tangan terulur di lantai. Tempelkan dahi secara lembut pada alas. Posisi ini memberi efek menenangkan yang mendalam, seolah tubuh sedang dipeluk dengan rasa aman.

4. Standing Forward Fold – 2 Menit

Berdiri dengan kaki selebar pinggul. Bungkukkan tubuh perlahan dan biarkan kepala menggantung rileks. Tekuk lutut sedikit bila diperlukan. Peregangan ini membantu mengurangi ketegangan di tubuh bagian belakang sekaligus memberi efek ringan pada pikiran.

4 dari 4 halaman

5. Seated Twist – 2 Menit

Setelah tubuh mulai terasa lebih ringan, lanjutkan dengan beberapa gerakan penutup yang membantu memperdalam relaksasi dan menstabilkan emosi. [Dok/Pexels.com/Cliff Booth]

Duduk dengan kaki lurus ke depan. Silangkan kaki kanan melewati kaki kiri, lalu putar tubuh secara lembut ke arah kanan. Tarik napas dalam dan rasakan peregangan di sepanjang tulang belakang. Ulangi pada sisi sebaliknya. Gerakan memutar ini membantu melepas ketegangan sekaligus meningkatkan kesadaran tubuh. 

6. Legs Up the Wall – 3 Menit

Berbaringlah dan angkat kedua kaki menempel pada dinding. Biarkan tangan rileks di samping tubuh. Posisi ini membantu melancarkan aliran darah dan memberi efek pemulihan yang menenangkan setelah hari yang panjang. Pejamkan mata dan nikmati sensasi tubuh yang perlahan terasa lebih tenang.

7. Savasana – 2 Menit

Berbaring telentang dengan tangan dan kaki sedikit terbuka. Pejamkan mata dan fokus pada napas alami. Biarkan tubuh sepenuhnya beristirahat. Tahap akhir ini membantu sistem saraf kembali seimbang, membuat Sahabat Fimela merasa lebih segar, jernih, dan siap menghadapi hari dengan energi baru.

Saat melakukan seated spinal twist, perhatikan teknik agar tubuh tetap aman dan terhindar dari cedera. Pastikan Sahabat Fimela memiliki fondasi yang stabil sebelum mulai memutar tubuh, baik saat duduk di matras maupun di kursi. 

Tulang duduk harus menapak dengan mantap, dan jika satu kaki menapak lantai, pastikan telapak kaki benar benar berpijak kuat. Hindari memutar leher secara berlebihan hanya demi terlihat lebih dalam, karena rotasi seharusnya berasal dari tulang belakang, bukan leher. Jaga punggung tetap panjang, dada terbuka, dan bahu rileks agar tidak membulat saat berputar. Dengan postur yang tepat dan gerakan yang terkontrol, manfaat peregangan akan terasa optimal tanpa membuat tubuh tegang berlebihan.