Rahasia Tetap Bugar di Bulan Ramadan, Lakukan Stretch 12 Menit Setelah Sahur

Annisa Kharisma DewiDiterbitkan 23 Februari 2026, 18:00 WIB

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, menjalani puasa di bulan Ramadan tentu menghadirkan tantangan tersendiri, terutama bagi kamu yang tetap ingin aktif dan produktif sepanjang hari. Tanpa asupan makanan dan minuman sejak matahari terbit hingga terbenam, tubuh bisa terasa lebih cepat lelah, pegal, bahkan kurang fokus.

Dilansir dari nuffieldhealth.com, terdapat cara sederhana untuk membantu tubuh agar tetap segar tanpa harus melakukan olahraga berat, yaitu dengan melakukan stretching selama 12 menit setelah sahur. Gerakan peregangan ringan ini bisa menjadi solusi aman dan efektif untuk menjaga energi tanpa membuat tubuh dehidrasi.

Memahami Ramadan dan Tantangan Fisik Saat Berpuasa

Ramadan adalah bulan suci dalam kalender Hijriah yang menjadi momen refleksi diri, meningkatkan ibadah, serta menumbuhkan rasa syukur dan disiplin. Selama bulan ini, umat Muslim menahan diri dari makan, minum, serta berbagai hal lain sejak matahari terbit hingga terbenam.

Karena tidak ada asupan cairan di siang hari, olahraga intensitas tinggi bisa terasa lebih berat. Tubuh mungkin menjadi lebih cepat lelah, kadar energi menurun, dan risiko dehidrasi meningkat. Itulah mengapa memilih aktivitas fisik dengan intensitas rendah hingga sedang menjadi pilihan yang lebih bijak.

 

 

 

2 dari 3 halaman

Manfaat Stretching Selama 12 Menit Setelah Sahur

Sahabat Fimela, yuk simak menfaat stretching selama 12 menit setelah sahur. [Dok/freepik.com]

Melakukan peregangan ringan setelah sahur atau menjelang imsak memiliki banyak manfaat, di antaranya:

1. Melancarkan Sirkulasi Darah

Stretching dapat membantu aliran darah lebih optimal ke seluruh tubuh. Hal ini penting agar kamu tidak mudah merasa lesu atau kaku di pagi hari.

2. Mengurangi Pegal dan Nyeri Otot

Berpuasa tidak berarti tubuh harus diam total. Peregangan membantu menjaga fleksibilitas otot dan mengurangi rasa kaku akibat kurang gerak.

3. Menjaga Energi Tanpa Menguras Cairan

Berbeda dengan cardio intens atau angkat beban berat, stretching tidak membuat tubuh berkeringat berlebihan sehingga lebih aman saat puasa.

4. Membantu Fokus dan Ketenangan

Ramadan juga identik dengan refleksi diri dan ketenangan batin. Gerakan stretching yang dilakukan perlahan dapat memberikan efek relaksasi dan membantu pikiran lebih jernih.

5. Menjaga Postur Tubuh

Aktivitas duduk lama saat bekerja atau belajar bisa membuat postur memburuk. Stretching pagi hari membantu menjaga keseimbangan otot dan postur tetap tegak.

 

 

3 dari 3 halaman

Tips Gerakan Stretch 12 Menit Saat Sahur

Sahabat Fimela, agar manfaatnya menjadi maksimal, yuk simak beberapa tips dibawah ini! [Dok/freepik.com]

Agar manfaatnya maksimal, berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan, Sahabat Fimela! 

1. Lakukan Setelah Makan Sahur dan Minum Air

Pastikan tubuh sudah mendapatkan asupan cairan. Namun, beri jeda sekitar 10-15 menit setelah makan sebelum mulai peregangan agar tidak terasa tidak nyaman.

2. Pilih Gerakan Low Impact

Fokus pada gerakan seperti neck dan shoulder stretch, cat-cow stretch, seated forward fold, child’s pose, dan gentle spinal twist. Hindari gerakan yang terlalu eksplosif atau membuat detak jantung meningkat drastis.

3. Atur Napas dengan Ritme Tenang

Tarik napas dalam melalui hidung, lalu hembuskan perlahan melalui mulut. Pola pernapasan ini membantu tubuh lebih rileks dan mengurangi stres.

4. Dengarkan Tubuhmu

Setiap orang memiliki respons berbeda terhadap puasa. Sahabat Fimela, jika kamu mulai merasa pusing atau lemas, segera hentikan dan istirahat.

5. Jangan Paksakan Intensitas Tinggi

Ramadan bukan waktu yang ideal untuk memulai program olahraga berat baru. Lebih baik mempertahankan rutinitas ringan dan fokus pada konsistensi.