Ide Ngabuburit Bersama Anak agar Ramadan Terasa Lebih Bermakna

Angela FernandaDiterbitkan 06 Maret 2026, 07:15 WIB

Fimela.com, Jakarta - Ramadan selalu jadi momen spesial untuk keluarga. Bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tapi juga tentang kebersamaan dan membangun kebiasaan baik bersama anak. Bagi anak-anak, menunggu adzan magrib kadang terasa lama. Di sinilah peran orang tua penting untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang menyenangkan sekaligus bermakna.

Waktu menjelang berbuka puasa atau ngabuburit bisa jadi momen sederhana yang justru paling berkesan. Dengan kegiatan yang tepat, ngabuburit bersama anak bisa menjadi cara untuk mempererat bonding sekaligus mengenalkan nilai-nilai Ramadan secara perlahan. Berikut beberapa ide yang bisa dicoba di rumah maupun di luar rumah.

2 dari 5 halaman

Membaca Cerita Islami atau Kisah Para Nabi

Membaca cerita Islami atau kisah para nabi./copyright pexels/Timur Weber

Ngabuburit bisa diisi dengan membaca buku cerita Islami atau kisah Nabi yang ringan dan mudah dipahami anak. Memilih cerita dengan bahasa sederhana memudahkan anak  menangkap pesan moralnya. Lewat kegiatan ini, anak belajar tentang nilai kebaikan, kesabaran, dan empati sejak dini. Selain menambah wawasan, membaca bersama juga menjadi momen hangat yang mempererat kedekatan antara orang tua dan anak.

3 dari 5 halaman

Membuat Takjil Bersama

Membuat takjil sederhana bersama anak./copyright pexels/Antoni Shkraba Studio

Mengajak anak menyiapkan takjil bisa menjadi kegiatan ngabuburit yang menyenangkan. Pilih menu yang praktis seperti es buah, puding, atau camilan sederhana yang aman dibuat bersama. Selain melatih kemandirian, aktivitas ini mengajarkan kerja sama dan rasa syukur atas makanan yang akan disantap saat berbuka. Anak pun akan merasa bangga karena ikut ambil bagian dalam momen berbuka puasa bersama keluarga.

4 dari 5 halaman

Mengajarkan Arti Berbagi

Mengajarkan arti berbagi kepada anak./copyright generated by AI/Gemini

Ngabuburit juga bisa diisi dengan kegiatan berbagi. Misalnya, menyiapkan makanan untuk tetangga, membagikan takjil kepada orang sekitar, atau mengajak anak memasukkan uang ke kotak sedekah. Dengan melibatkan anak secara langsung, mereka belajar memahami makna berbagi di bulan Ramadan. Dari hal sederhana ini, anak mengerti bahwa Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga tentang peduli kepada sesama.

5 dari 5 halaman

Jalan Sore di Sekitar Rumah

Jalan sore bersama anak di sekitar rumah./copyright pexels/Анастасия Триббиани

Mengajak anak berjalan santai menjelang magrib dan menghirup udara segar membantu anak tetap aktif meski sedang berpuasa. Gunakan waktu tersebut untuk mengobrol ringan, menanyakan perasaan mereka selama berpuasa, atau sekadar menikmati suasana sore Ramadan bersama. Momen sederhana seperti ini sering kali justru terasa paling berkesan dan membuat anak tidak bosan menunggu buka puasa.

Ngabuburit bersama anak tidak perlu mewah atau rumit. Justru dari kegiatan sederhana itulah tercipta momen hangat yang akan diingat hingga mereka dewasa. Dengan mengisi waktu menunggu buka puasa melalui aktivitas yang positif dan penuh makna, Ramadan bisa menjadi pengalaman berharga bagi seluruh keluarga.