Buah untuk Buka Puasa yang Cepat Kembalikan Energi

Anisha Saktian PutriDiterbitkan 23 Februari 2026, 11:11 WIB

ringkasan

  • Pisang dan kurma adalah buah-buahan terbaik untuk buka puasa karena menyediakan energi instan dan stabil berkat gula alami dan serat, serta aman bagi kadar gula darah.
  • Jeruk dan berbagai jenis berries kaya akan vitamin C dan antioksidan yang efektif mengurangi kelelahan, meningkatkan kekebalan tubuh, dan melawan stres oksidatif.
  • Apel, alpukat, dan pepaya menawarkan kombinasi serat, lemak sehat, dan karbohidrat kompleks yang menjaga stamina optimal dan kadar gula darah stabil sepanjang hari.

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, setelah menahan lapar dan dahaga seharian penuh saat berpuasa, tubuh membutuhkan asupan yang tepat untuk mengembalikan energi dan cairan yang hilang. Memilih buah untuk buka puasa yang baik menjadi kunci agar stamina kembali optimal tanpa membebani pencernaan. Buah-buahan menawarkan sumber nutrisi alami yang penting bagi tubuh.

Takjil yang terlalu manis memang terasa menggiurkan, namun konsumsi gula berlebihan justru bisa membuat tubuh cepat lemas kembali. Oleh karena itu, buah-buahan dengan rasa manis alami lebih direkomendasikan. Buah-buahan ini tidak hanya memberikan energi, tetapi juga nutrisi tambahan yang bermanfaat.

Untuk membantu Sahabat Fimela memilih, berikut adalah rekomendasi berbagai jenis buah yang cepat mengembalikan energi dan sangat baik dikonsumsi saat berbuka puasa. Pilihan buah-buahan ini akan memastikan tubuh mendapatkan kembali vitalitasnya. Mari kita simak selengkapnya!

2 dari 5 halaman

Pisang dan Kurma: Sumber Energi Cepat nan Stabil

Pisang adalah pilihan utama buah untuk buka puasa yang baik karena kandungan karbohidrat alami, kalium, dan vitamin B6 yang tinggi. Gula alami seperti fruktosa, glukosa, dan sukrosa dalam pisang memberikan dorongan energi instan. Sementara itu, seratnya membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Sebuah studi menunjukkan bahwa pisang dapat meningkatkan kinerja dan daya tahan tubuh, bahkan setara dengan minuman karbohidrat. Hebatnya, dua buah pisang dapat menyediakan energi yang cukup untuk aktivitas selama 90 menit. Pisang Cavendish, khususnya, dikenal sebagai sumber energi alami yang sangat baik.

Selain pisang, kurma juga merupakan primadona saat berbuka puasa. Guru Besar Fakultas Kedokteran dan Gizi IPB University, Prof. Katrin Roosita, menjelaskan bahwa fruktosa tinggi pada kurma tidak menyebabkan lonjakan gula darah drastis. Ini menjadikannya pilihan aman, bahkan bagi penderita diabetes.

Kurma tidak hanya mengikuti sunah, tetapi juga secara efektif mengembalikan energi yang hilang setelah berpuasa. Kandungan fruktosanya yang tinggi memastikan tubuh mendapatkan asupan energi cepat. Kombinasikan kurma dengan kacang almond atau mete untuk tambahan protein dan lemak sehat yang mengenyangkan.

3 dari 5 halaman

Jeruk dan Berries: Kaya Antioksidan Penambah Stamina

Jeruk merupakan buah untuk buka puasa yang baik berkat kandungan vitamin C-nya yang melimpah. Vitamin C adalah antioksidan kuat yang berperan mengurangi kelelahan dan meningkatkan kekebalan tubuh. Gula alami dan serat dalam jeruk juga memastikan pelepasan energi yang seimbang.

Berbagai jenis berries seperti stroberi, blueberry, raspberry, dan blackberry juga sangat direkomendasikan. Stroberi kaya vitamin C, mangan, dan kalium, serta mengandung fenol yang membantu produksi energi di tingkat seluler. Buah ini juga melawan peradangan dan stres.

Berries gelap seperti blueberry dan raspberry kaya akan antioksidan, termasuk antosianin, serat, dan vitamin C. Nutrisi ini membantu melawan stres oksidatif, meningkatkan aliran darah, dan mendukung produksi energi. Blueberry, khususnya, dikenal sebagai superfood karena manfaat kesehatannya yang beragam.

Goji berries, buah beri kecil berwarna merah, juga merupakan sumber antioksidan yang sangat baik. Buah ini melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan radikal bebas. Kandungan gula alaminya memberikan energi instan dan membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Sebutir kurma berisikan segudang khasiat baik. (unsplash.com/@chinalily)
4 dari 5 halaman

Apel, Alpukat, dan Pepaya: Nutrisi Lengkap untuk Kebugaran

Apel adalah buah untuk buka puasa yang baik karena kaya serat, gula alami, dan antioksidan yang menyediakan pelepasan energi stabil. Kombinasi serat dan karbohidratnya memastikan stamina berkelanjutan tanpa menyebabkan penurunan gula darah mendadak. Apel juga mengandung flavonoid yang mengurangi peradangan.

Alpukat, dengan kandungan lemak tak jenuh tunggal yang sehat, protein, serat, dan mikronutrien, membantu mempertahankan tingkat energi sepanjang hari. Keseimbangan karbohidrat, lemak, dan protein dalam alpukat mendorong gula darah stabil. Ini mencegah lonjakan dan penurunan tingkat energi yang drastis.

Buah tropis seperti pepaya juga dapat meningkatkan tingkat energi secara signifikan. Pepaya mengandung karbohidrat kompleks, serat, vitamin C dan A, serta kalium. Nutrisi ini tidak hanya memberikan energi, tetapi juga membantu mengatasi kelelahan di pagi hari.

5 dari 5 halaman

Semangka dan Persik: Hidrasi Optimal Saat Berbuka

Semangka adalah pilihan buah untuk buka puasa yang baik karena kandungan airnya yang sangat tinggi, mencapai 92%. Selain itu, semangka juga kaya vitamin B, C, A, serta mineral penting seperti kalium. Buah ini sangat efektif untuk menjaga hidrasi tubuh dan menstabilkan tingkat energi.

Persik, dengan rasa manis dan menyegarkan, juga merupakan sumber nutrisi penting seperti kalium, vitamin A, dan C. Buah ini membantu Sahabat Fimela merasa lebih baik dan segar setelah seharian berpuasa. Konsumsi persik dapat memberikan dorongan energi yang menyenangkan.

Penting untuk diingat bahwa memilih takjil yang tidak terlalu manis adalah langkah bijak. Meskipun minuman dingin boleh dikonsumsi, sebaiknya hindari yang terlalu dingin agar lambung tidak kaget. Air putih, air kelapa, atau jus buah segar bersuhu normal adalah pilihan terbaik.

Jus buah segar dari alpukat, semangka, atau mangga juga menjadi takjil efektif untuk mengembalikan cairan dan energi. Pastikan untuk menggunakan buah berkualitas tinggi dan hindari penambahan gula berlebihan. Ini akan menjaga manfaat kesehatannya tetap optimal.