Fimela.com, Jakarta - Mengajarkan anak untuk ikut berpuasa selama bulan Ramadan bukan hanya sekadar mengenalkan makna ibadah pada anak. Melainkan juga melatih perilaku anak dalam hal kontrol diri ketika menahan lapar dan haus. Di sisi lain, tidak sedikit orangtua yang khawatir anak akan kehilangan fokus belajar di sekolah saat menjalankan ibadah puasa.
Untuk mendukung proses belajar anak di sekolah selama puasa Ramadan, kesiapan fisik dan mental anak menjadi penting. Persiapan ini dilakukan sejak sahur dengan menu sahur bergizi lengkap agar anak kenyang lebih lama dan optimal dalam meraih prestasi.
"Setelah tidur malam, kadar glukosa dalam tubuh menurun. Padahal, otak membutuhkan glukosa sebagai sumber energi utama untuk berpikir dan berkonsentrasi. Kombinasi karbohidrat kompleks, protein, serta vitamin dan mineral saat sarapan membantu menjaga fokus, daya ingat, serta stamina anak selama proses belajar berlangsung," kata Dokter Spesialis Anak Good Doctor Stunting dr Daniel Sahat Sp.A.
Sahur Bergizi Lengkap
Sahur yang kurang bergizi bahkan melewatkan momen sahur dapat memengaruhi konsentrasi, suasana hati, hingga partisipasi anak di sekolah. Terutama dalam pembelajaran yang menuntut analsis dan pemecahan masalah. Memahami pentingnya sahur sebagai bagian dari menjalankan ibadah Puasa, Energen menghadirkan pilihan sarapan bergizi lengkap yang mengombinasikan karbohidrat, protein, serat, susu, mineral, serta vitamin lengkap. Kombinasi tersebut dirancang untuk membantu memenuhi kebutuhan energi anak agar kenyang lebih lama dan berprestasi.
“Kami melihat proses belajar anak kini semakin aktif dan menantang. Melalui kandungan susu, sereal, dan vitamin, kami ingin menjadi bagian rutinitas pagi keluarga Indonesia agar anak lebih siap menjalani aktivitas belajar yang membutuhkan fokus dan energi berkelanjutan,” ujar Marketing Director Coffee & Health Food PT Mayora Indah Tbk Haruman Rustandi.
Kebutuhan Energi yang Terpenuhi
Melalui pilihan yang mudah disiapkan dan bergizi lengkap, Energen menawarkan enam varian rasa favorit, yaitu cokelat, kacang hijau, vanilla, jahe, jagung, dan kurma. Tak hanya itu, varian Energen Topping Beng Beng Balls dan Energen Topping Roma Malkist menambah varian agar sarapan anak semakin seru. Orangtua pun dapat memastikan kebutuhan energi anak terpenuhi tanpa mengurangi kehangatan kebersamaan.
Dengan sinergi antara pendekatan pembelajaran yang tepat di sekolah dan kebiasaan sahur bergizi lengkap di rumah, ia berharap anak-anak dapat menjalani proses deep learning secara optimal, lebih fokus, bersemangat, dan mampu berpikir kritis dalam menghadapi tantangan masa depan.