Imbas Kasus Andrew dan Skandal Epstein, Beatrice–Eugenie Absen dari Royal Ascot 2026

Nabila MecadinisaDiterbitkan 02 Maret 2026, 19:30 WIB

Fimela.com, Jakarta - Kehadiran anggota keluarga kerajaan Inggris di ajang balap kuda bergengsi Royal Ascot selalu menjadi sorotan publik. Namun pada 2026, dua nama yang biasanya mencuri perhatian, yakni Putri Beatrice dan Putri Eugenie, dikabarkan tidak masuk dalam daftar tamu resmi.

Absennya kedua putri tersebut disebut-sebut berkaitan dengan penangkapan ayah mereka, Pangeran Andrew, yang kembali terseret kasus lama terkait hubungannya dengan mendiang terpidana kejahatan seksual, Jeffrey Epstein.

Sejak skandal Epstein mencuat, posisi Pangeran Andrew di lingkungan kerajaan memang semakin terpinggirkan. Ia sebelumnya telah mundur dari tugas-tugas resmi kerajaan dan dicopot dari berbagai gelar kehormatan militer. Situasi tersebut berdampak besar pada citra publik keluarganya, termasuk Putri Beatrice dan Putri Eugenie.

2 dari 3 halaman

Langkah meredam kontroversi

Putri Inggris Eugenie (kiri) dan Putri Beatrice mengenakan topi atau fascinator unik saat menghadiri ajang pacuan kuda Royal Ascot di Ascot, Inggris, Selasa (18/6/2019). Royal Ascot menjadi ajang bagi wanita Inggris untuk tampil dengan fascinator unik. (Mike Egerton/PA via AP)

Meski keduanya tidak terlibat dalam kontroversi sang ayah, keputusan untuk tidak menghadiri Royal Ascot 2026 dinilai sebagai langkah strategis untuk meredam sorotan media dan menjaga stabilitas reputasi monarki. Pihak istana sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait alasan absennya kedua putri tersebut.

Royal Ascot dikenal bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga simbol tradisi dan prestise kerajaan Inggris yang kerap dihadiri langsung oleh anggota senior keluarga kerajaan. Karena itu, ketidakhadiran Beatrice dan Eugenie memicu berbagai spekulasi di kalangan publik dan pengamat kerajaan.

3 dari 3 halaman

Terus menjadi sorotan

Putri Eugenie dan Beatrice mengobrol bersama Pangeran Andrew di sela upacara pemakaman Ratu Elizabeth II pada 19 September 2022. (dok. ISABEL INFANTES / AFP)

Hingga kini, masa depan peran publik kedua putri tersebut masih menjadi tanda tanya, terutama di tengah dinamika yang terus berkembang dalam keluarga kerajaan Inggris.