Fimela.com, Jakarta - HYROX telah mengubah cara banyak atlet urban berlatih. Dengan menggabungkan lari dan functional workout stations, format kompetisi ini menuntut lebih dari sekadar kekuatan, kecepatan, dan daya tahan. HYROX membutuhkan efisiensi gerak, pacing, kontrol, koordinasi, serta kemampuan tubuh untuk tetap stabil saat berada dalam kondisi fatigue.
Berdasarkan format resmi HYROX, peserta menyelesaikan lari sejauh 1 km yang diikuti oleh satu workout station, dan rangkaian ini diulang sebanyak 8 (delapan) kali - dengan total 8 kmlari dan delapan functional workout stations. Struktur ini memberikan tekanan berkelanjutan pada tubuh, sehingga atlet tidak hanya dituntut untuk mendorong diri lebih keras, tetapi jugabergerak lebih baik dalam setiap transisi dan repetisi usaha.
Seiring meningkatnya popularitas HYROX-style training di kalangan komunitas lari dan fitnessJakarta, semakin banyak atlet mulai melihat melampaui mileage dan latihan kekuatan semata.Recovery, kualitas gerak, postur, pernapasan, muscular balance, dan mobilitas kini menjadibagian yang semakin penting dalam percakapan tentang performa.
Menurut HYROX Sports Science Report 2025, performa dalam hybrid race tidak hanya dibentuk oleh kekuatan, kecepatan, dan daya tahan. Dengan atlet yang harus bergerak diantara segmen lari berulang dan functional workout stations, format ini menempatkan pacing, efisiensi gerak, teknik, serta kemampuan tubuh untuk mempertahankan kontrol di bawahfatigue sebagai elemen yang semakin penting.
Hal ini mempertegas mengapa recovery, mobilitas, postur, pernapasan, muscular balance, dan kualitas gerak secara keseluruhan menjadi bagian esensial dari percakapan performa modern - khususnya bagi atlet yang ingin berlatih lebih cerdas, bergerak lebih baik, dan tetap resilient di tengah siklus latihan yangintens.
Jo Gomez, Director of Athletics, Pilates, FIT House of Brands (parent company dari F45Training, FS8, dan VAURA Pilates), menyampaikan bahwa latihan mereka menekankan daya tahan otot, stabilitas unilateral, mobilitas, serta pola gerak fundamental sambil tetap mempertahankan accessibility dan flow yang selama ini diasosiasikan dengan Pilates
.“Konsumen hari ini tidak lagi melihat strength, mobility, recovery, dan longevity sebagaimanfaat yang terpisah. Mereka menginginkan semuanya hadir dalam satu pengalaman yang utuh," ungkapnya
Peran Pilates Terhadap HYROX
Selama ini, Pilates dikenal melalui keterkaitannya dengan postur, fleksibilitas, dan kekuatan inti. Namun kini, Pilates semakin banyak dieksplorasi oleh pelari, endurance athletes, danpara penggemar hybrid training sebagai latihan pendamping untuk mendukung kualitas gerakyang lebih baik. Fokusnya pada controlled movement, alignment, breathwork, dan deep coreengagement menjadikannya semakin relevan bagi atlet yang membutuhkan tubuh untukterus bekerja secara optimal di bawah tekanan berulang.
Menurut Camila Arreaga, Head Trainer VAURA Menteng, salah satu peluang terbesar bagi para atlet bukan hanya berlatih lebih keras, tetapi berlatih dengan body awareness yang lebih baik.
“HYROX-style training menunjukkan bahwa performa bukan hanya tentang seberapa kuat atau cepat seseorang, tetapi juga seberapa efisien tubuh bergerak di bawah fatigue. Athletic Pilates membantu melatih fondasi di balik performa tersebut - stabilitas inti tubuh, kontrol gerak, mobilitas, pernapasan, dan kesadaran tubuh. Detail-detail inilah yang dapat membuat gerakan menjadi lebih kuat, lebih cerdas, dan lebih sustainable, ujar Camila.
Relevansi ini menjadi semakin jelas ketika melihat tuntutan fisik dalam hybrid fitness races.Aktivitas seperti repeated running, sled pushes, lunges, carries, wall balls, dan berbagai functional movements lainnya dapat memberikan tekanan signifikan pada tubuh. Tanpa mobilitas, stabilitas, dan recovery yang tepat, atlet dapat mengalami tightness, imbalance, fatigue, hingga menurunnya efisiensi gerak seiring waktu.
Athletic Pilates mendukung atlet melalui beberapa area utama: membangun deep corestability, meningkatkan fleksibilitas dan joint mobility, mendukung postur serta alignment yang lebih baik, membantu mengoreksi muscular imbalance, dan menunjang active recovery melalui low-impact movement. Bagi atlet yang menjalani siklus latihan intens, elemen-elemen ini dapat membantu tubuh bergerak lebih efisien sekaligus mengurangi tekanan yang tidakperlu.
Pilates yang lebih dynamic, immersive, dan performance-led
VAURA Pilates membangun fondasi tersebut melalui pendekatan yang lebih athletic danhigh-energy. Awalnya dikembangkan di Australia dan kini menjadi bagian dari ekosistem FITHouse of Brands bersama F45 Training dan FS8, VAURA mendefinisikan ulang reformer Pilates melalui performance-led programming, immersive lighting, dentuman musik, danexpert coaching.
Berbeda dari studio Pilates tradisional, VAURA menghadirkan pengalaman full-body reformer berintensitas tinggi yang menantang kekuatan, daya tahan, kontrol gerak, dan fokus. Dalamsetiap kelas berdurasi 50 menit, athletic sequencing dipadukan dengan ritme dan energikolektif untuk menciptakan latihan yang terasa powerful, immersive, dan presisi.
“Di VAURA, kami ingin membingkai ulang Pilates dari sesuatu yang mungkin selama ini dilihat sebagai latihan yang slow atau purely restorative, menjadi sesuatu yang athletic, dynamic,dan deeply challenging. Pilates tetap berakar pada control, precision, dan breath, tetapi dihadirkan dengan intensity, rhythm, dan energy yang lebih kuat. Inilah yang membuatnya sangat relevan bagi atlet yang ingin bergerak lebih baik, pulih lebih cerdas, dantetap tangguh,” kata Camila.
Fimela pun berkesempatan mencoba athletic reformer Pilates bersama Coach Annabella Yoshepine. Sejak sesi dimulai, Coach Annabella atau yang akrab disapa Bella langsung menciptakan suasana latihan yang energik sekaligus nyaman. Ia sangat interaktif selama kelas berlangsung, tidak hanya memberikan instruksi, tetapi juga memperhatikan setiap peserta secara detail. Coach akan memastikan setiap gerakan dilakukan dengan teknik yang benar sehingga latihan terasa lebih efektif dan aman.
Pengalaman berolahraga semakin menyenangkan berkat konsep studio yang dirancang dengan sangat baik. Permainan lampu yang immersive menciptakan suasana yang nyaman sekaligus membuat peserta lebih fokus pada gerakan.Tak hanya visual, elemen audio juga menjadi nilai tambah. Musik dan sound yang diputar disesuaikan dengan ritme latihan, membuat setiap gerakan terasa lebih mengalir dan penuh energi. Ketika intensitas latihan meningkat, irama musik ikut membangun semangat sehingga peserta terdorong untuk memberikan performa terbaiknya.
Kombinasi antara instruktur yang komunikatif, suasana studio yang immersive, serta musik yang mendukung membuat sesi Athletic Reformer Pilates ini terasa menantang sekaligus menyenangkan.
VAURA kini hadir di Menteng sebagai lokasi pertama di Indonesia dan ke-10 secara global, VAURA membawa energi baru bagi wellness scene Jakarta. Studio ini dilengkapi dengan 21 reformer beds, immersive lighting and sound, kelas yang dipandu oleh expert trainers, luxury changing rooms, rainfall showers, secure lockers, serta curated beauty bar.