Merasa Lelah Terus? Bisa Jadi Itu Bukan Capek Biasa, Tapi Tanda Anxiety

Revania ImmanuelaDiterbitkan 12 September 2026, 11:00 WIB

Fimela.com, Jakarta - Pernah merasa cepat lelah padahal aktivitas yang dilakukan tidak terlalu banyak? Atau sudah tidur cukup, tetapi tubuh masih terasa lesu dan kurang berenergi sepanjang hari? Banyak orang menganggap kondisi seperti ini hanya disebabkan oleh kurang istirahat atau jadwal yang terlalu padat.

Padahal, rasa lelah yang muncul terus-menerus tidak selalu berkaitan dengan aktivitas fisik. Dalam beberapa kondisi, rasa lelah juga bisa berhubungan dengan kesehatan mental, salah satunya anxiety. Karena gejalanya sering mirip dengan kelelahan biasa, banyak orang tidak menyadari bahwa tubuh sebenarnya sedang memberikan sinyal tertentu.

Anxiety juga tidak selalu muncul dalam bentuk rasa panik atau cemas berlebihan. Pada beberapa orang, kondisi ini justru dapat muncul melalui tanda-tanda fisik yang sering dianggap sepele, seperti rasa lelah berkepanjangan.

Dilansir dari Healthline, anxiety dapat membuat tubuh terus berada dalam mode siaga atau fight or flight. Saat tubuh terus merasa "waspada", energi yang digunakan menjadi lebih besar sehingga tubuh bisa terasa cepat lelah dan sulit merasa benar-benar rileks.

Supaya tidak salah mengira, berikut beberapa tanda yang perlu diperhatikan:

2 dari 3 halaman

Pikiran Sulit Tenang

Pikiran yang sulit tenang dapat membuat seseorang terus memikirkan berbagai hal secara berlebihan, bahkan saat tubuh sebenarnya sedang merasa lelah dan membutuhkan istirahat. (Foto/Dok:Pexels)

Walaupun tubuh terasa lelah dan ingin beristirahat, pikiran justru tetap aktif memikirkan banyak hal. Mulai dari tugas yang belum selesai, hal-hal kecil yang sebenarnya tidak terlalu penting, sampai memikirkan kemungkinan buruk yang belum tentu terjadi. Akibatnya, otak terasa seperti terus bekerja tanpa henti sehingga tubuh sulit benar-benar merasa rileks. Kondisi ini juga dapat membuat seseorang sulit menikmati waktu istirahat karena pikirannya terus dipenuhi rasa khawatir.

Sudah Istirahat, Tapi Tetap Capek

Biasanya rasa lelah akan berkurang setelah tidur cukup atau mengambil waktu untuk beristirahat. Namun pada kondisi anxiety, seseorang bisa tetap merasa lemas atau kurang bertenaga meski sudah tidur selama beberapa jam. Hal ini bisa terjadi karena tubuh dan pikiran sebenarnya belum benar-benar beristirahat. Saat pikiran terus merasa cemas atau waspada, energi tubuh dapat terkuras lebih cepat sehingga saat bangun tidur pun tubuh masih terasa berat.

Sulit Fokus Saat Melakukan Aktivitas

Anxiety juga dapat membuat seseorang lebih mudah kehilangan fokus saat menjalani aktivitas sehari-hari. Hal sederhana seperti mengerjakan tugas, membaca, belajar, atau mengikuti percakapan bisa terasa lebih sulit dari biasanya. Pikiran yang terus dipenuhi berbagai kekhawatiran membuat otak sulit berkonsentrasi pada satu hal. Akibatnya, aktivitas yang biasanya terasa ringan justru terasa lebih melelahkan dan membutuhkan energi lebih banyak.

3 dari 3 halaman

Tubuh Terasa Tegang Tanpa Alasan Jelas

Tubuh yang terasa tegang tanpa alasan jelas bisa menjadi tanda bahwa tubuh sedang berada dalam kondisi stres atau cemas, seperti otot yang menegang, jantung berdebar, atau muncul rasa gelisah. (Foto/Dok: Pexels)

Tidak hanya memengaruhi pikiran, anxiety juga dapat memunculkan berbagai tanda fisik pada tubuh. Beberapa orang mungkin merasakan otot yang lebih tegang, jantung berdebar lebih cepat, napas terasa pendek, atau tubuh menjadi gelisah tanpa alasan yang jelas. Terkadang kondisi ini muncul meski sedang tidak melakukan aktivitas berat. Karena gejalanya mirip dengan rasa lelah biasa atau stres sehari-hari, banyak orang tidak menyadari bahwa tubuh sedang memberikan sinyal tertentu.

Rasa lelah sesekali tentu merupakan hal yang normal, terutama setelah menjalani aktivitas yang padat. Namun, jika kondisi tersebut muncul terus-menerus dan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, jangan langsung menganggapnya sebagai capek biasa. Mengenali tanda-tandanya sejak awal dapat membantu kita lebih memahami apa yang sebenarnya sedang dirasakan tubuh.

Jadi, Sahabat Fimela, rasa lelah tidak selalu hanya berkaitan dengan kurang tidur atau padatnya aktivitas sehari-hari. Jika tubuh terasa terus-menerus lelah disertai pikiran yang sulit tenang, jangan abaikan sinyal yang diberikan tubuh. Mengenali tanda-tandanya sejak awal dapat menjadi langkah kecil untuk lebih peduli pada kesehatan fisik dan mental diri sendiri.

Penulis: Revania Immanuela