Purging atau Breakout? Sekilas Terlihat Mirip, Ini Perbedaan Keduanya

Eastara VigaskaDiterbitkan 15 Agustus 2026, 23:20 WIB

Fimela.com, Jakarta - Kemunculan jerawat secara tiba-tiba bisa membuat seseorang bingung apakah kondisi kulit yang dialami termasuk purging atau breakout, karena keduanya sama-sama ditandai dengan munculnya jerawat dan perubahan pada kondisi permukaan kulit secara tiba-tiba.

Dilansir dari Cleveland Clinic, skin purging dapat terjadi ketika bahan aktif tertentu mempercepat proses pergantian sel kulit. Proses tersebut dapat membuat sumbatan yang sebelumnya berada di dalam pori-pori lebih cepat muncul ke permukaan. Kondisi ini biasanya berkaitan dengan penggunaan bahan aktif yang meningkatkan pergantian sel dalam kulit.

Sementara itu, breakout dapat terjadi ketika kulit mengalami penyumbatan pori atau reaksi terhadap produk tertentu. Karena itu, lokasi munculnya jerawat, jenis produk yang digunakan, serta perubahan yang terjadi pada kulit dapat menjadi beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk membedakan keduanya.

Selain itu, waktu kemunculan jerawat setelah menggunakan produk baru juga dapat menjadi petunjuk. Dengan memahami ciri-cirinya, kondisi kulit bisa dikenali dengan lebih tepat sehingga perawatan yang diberikan tidak justru memperburuk keadaan.

2 dari 3 halaman

Kenali Ciri-Ciri Purging yang Muncul pada Kulit

Mengenali perubahan pada kulit dapat membantu membedakan purging dari breakout atau iritasi akibat penggunaan produk. (Foto/Dok: Pexels)

Purging sering dikaitkan dengan penggunaan bahan aktif yang mempercepat pergantian sel kulit, terutama retinoid dan bahan eksfoliasi. Dilansir dari American Academy of Dermatology, retinoid bekerja dengan membantu mencegah pori-pori tersumbat dan mempercepat pergantian sel kulit. Pada awal penggunaannya, kulit juga dapat mengalami kekeringan atau iritasi.

Dilansir dari DermNet New Zealand, penggunaan retinoid topikal seperti tretinoin dan adapalene dapat menyebabkan kulit mengelupas dan kering pada tahap awal pemakaian. Karena itu, kemunculan jerawat setelah menggunakan bahan aktif tidak bisa langsung dianggap sebagai purging. Perhatikan pula apakah kulit mengalami kemerahan, rasa perih, atau iritasi yang semakin parah.

Selain itu, kondisi kulit sebelum menggunakan produk juga penting diperhatikan. Jika jerawat muncul di area yang sebelumnya tidak bermasalah atau disertai reaksi iritasi yang kuat, kemungkinan penyebabnya perlu dipertimbangkan lebih lanjut. Jika kondisi tersebut terus berlangsung, penggunaan produk sebaiknya dievaluasi kembali.

Mengurangi frekuensi pemakaian bahan aktif dan menjaga kelembapan kulit dapat menjadi langkah yang dipertimbangkan, terutama ketika kulit terasa lebih sensitif selama masa adaptasi awal tersebut.

3 dari 3 halaman

Breakout Punya Ciri Berbeda, Kenali Tanda-Tandanya pada Kulit

Berbeda dari purging, breakout dapat muncul ketika kulit mengalami penyumbatan pori atau reaksi terhadap produk tertentu. (Foto/Dok: Pexels)

Dilansir dari Healthline, breakout dapat terjadi ketika pori-pori tersumbat oleh minyak, sel kulit mati, bakteri, atau bahan tertentu dari produk perawatan kulit. Jerawat juga dapat muncul di area yang sebelumnya tidak biasa mengalami masalah kulit. Karena itu, kemunculan jerawat di lokasi baru setelah menggunakan produk tertentu dapat menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan.

Sementara itu, purging biasanya berkaitan dengan bahan aktif yang mempercepat pergantian sel kulit dan cenderung terjadi pada area yang memang rentan mengalami jerawat. Kondisi ini umumnya bersifat sementara selama kulit beradaptasi dengan bahan aktif tersebut. 

Jika jerawat terus bertambah, terasa semakin meradang, atau disertai rasa gatal dan perih, sebaiknya jangan langsung menganggapnya sebagai purging. Perhatikan perubahan kondisi kulit dan pertimbangkan untuk menghentikan produk yang dicurigai menyebabkan masalah.

Bila kondisi tidak membaik atau justru semakin parah, konsultasikan dengan dokter kulit untuk mendapatkan penanganan yang sesuai. Dengan begitu, penyebab munculnya jerawat dapat diketahui secara lebih tepat dan kulit bisa mendapatkan perawatan yang sesuai.