Fimela.com, Jakarta - Croissant yang renyah dan buttery bertemu dengan adonan dari resep cookies yang lembut dan penuh chocolate chips. Hasilnya adalah crookie, perpaduan dua dessert yang menawarkan tekstur kontras dalam satu gigitan. Bagian luarnya tetap flaky, sementara bagian dalamnya terasa lembut dan gooey setelah dipanggang.
Dilansir dari Dished by Kate, crookie bisa dibuat dengan cara yang cukup praktis menggunakan dua bahan utama, yaitu croissant dan cookie dough. Resep ini juga menjadi salah satu cara mudah untuk mencoba tren crookie di rumah tanpa harus membuat pastry dari awal.
Crookie sendiri mulai dikenal luas setelah kreasi croissant berisi cookie dough dari sebuah bakery di Paris ramai dibagikan di media sosial. Perpaduan yang awalnya terdengar tidak biasa justru membuat banyak orang penasaran. Croissant yang biasanya dinikmati dengan butter, selai, atau cokelat kini mendapat tambahan adonan cookies yang dipanggang langsung di dalamnya.
Menariknya, kamu tidak perlu punya kemampuan baking tingkat lanjut untuk mencoba resep ini. Croissant siap makan dari bakery atau supermarket bisa menjadi pilihan. Untuk cookie dough, kamu juga dapat menggunakan versi siap pakai agar prosesnya semakin sederhana.
Kuncinya ada pada jumlah adonan cookies yang digunakan. Terlalu sedikit membuat bagian tengah kurang terasa, sedangkan terlalu banyak bisa membuat crookie menjadi sangat manis. Jadi, sesuaikan dengan ukuran croissant yang digunakan.
Bahan dan Cara Membuat Crookie
Untuk membuat beberapa crookie, kamu bisa menyiapkan:
- 4 buah croissant.
- sekitar 250-300 gram cookie dough siap pakai.
- dan chocolate chips tambahan jika ingin rasa cokelat yang lebih intens.
- Siapkan juga gula bubuk untuk taburan sebagai pelengkap.
Jika ingin membuat cookie dough sendiri, gunakan adonan cookies favorit yang teksturnya tidak terlalu cair. Chocolate chip cookie dough menjadi pilihan paling klasik karena rasa manis dan coklatnya cocok dengan buttery croissant.
Setelah bahan siap, inilah cara praktis membuatnya:
- panaskan oven terlebih dahulu pada suhu sekitar 180 derajat Celsius.
- Sambil menunggu oven panas, belah croissant secara horizontal. Usahakan jangan sampai bagian bawahnya terpotong sepenuhnya supaya croissant tetap mudah diisi dan bentuknya tidak berantakan.
- Masukkan beberapa sendok cookie dough ke bagian tengah croissant.
- Ratakan perlahan agar adonan menyebar, tetapi jangan sampai terlalu penuh.
- Setelah itu, tutup kembali croissant dan tambahkan sedikit cookie dough di bagian atasnya.
- Letakkan croissant di atas loyang yang sudah dialasi baking paper.
- Beri jarak antar croissant karena adonan cookies akan sedikit melebar saat dipanggang.
- Panggang selama kurang lebih 15-20 menit, atau sampai bagian croissant terlihat keemasan dan cookie dough di permukaannya matang.
- Waktu memanggang dapat disesuaikan dengan oven dan ukuran croissant.
- Setelah matang, diamkan beberapa menit sebelum disajikan.
Saat masih hangat, bagian cookie dough di dalamnya akan terasa lembut dan sedikit meleleh, sementara lapisan croissant tetap renyah.
Bikin Crookie Makin Enak dengan Topping
Crookie sebenarnya sudah cukup kaya rasa tanpa tambahan apa pun. Croissant memberikan rasa buttery yang khas, sedangkan cookie dough menghadirkan rasa manis dengan tekstur lembut dan coklat yang lumer. Namun, sedikit topping bisa membuat tampilannya lebih menarik sekaligus memberikan rasa yang berbeda.
Cara paling simpel adalah menambahkan gula bubuk setelah crookie sedikit dingin. Taburan putih tipis di atas croissant memberikan tampilan seperti pastry dari bakery. Rasanya juga tidak terlalu mengubah karakter crookie. Kalau kamu penggemar coklat, coba tambahkan dark chocolate chips atau sedikit saus coklat sebelum disajikan. Rasa pahit dari dark chocolate dapat membantu menyeimbangkan rasa manis dari cookie dough.
Untuk versi yang lebih indulgent, crookie hangat juga bisa ditemani satu scoop es krim vanilla. Perpaduan pastry hangat dengan es krim dingin menciptakan tekstur yang menarik, terutama ketika es krim mulai meleleh di atas croissant. Ada juga pilihan topping yang lebih sederhana seperti kacang almond cincang, hazelnut, atau sedikit sea salt. Sedikit rasa asin justru dapat membuat rasa manis dan coklat terasa lebih seimbang.
Crookie juga cocok dijadikan camilan saat sore hari bersama kopi atau teh. Kamu dapat membuatnya dalam jumlah kecil dan langsung menyajikannya ketika masih hangat. Pada akhirnya, daya tarik crookie memang terletak pada konsepnya yang sederhana: mengambil dua makanan favorit dan menggabungkannya menjadi satu. Jadi, tidak perlu terlalu banyak aturan. Pilih croissant yang kamu suka, gunakan cookie dough favorit, lalu bereksperimen dengan topping sesuai selera.