Kenali Bentuk Mata untuk Menentukan Riasan yang Paling Sesuai

Eastara VigaskaDiterbitkan 16 September 2026, 17:00 WIB

Fimela.com, Jakarta - Sebelum menentukan gaya riasan mata, penting untuk mengenali bentuk mata terlebih dahulu. Bentuk mata tidak hanya dibedakan dari besar atau kecilnya mata, tetapi juga dari lipatan kelopak dan arah sudut luar mata. Beberapa bentuk yang umum antara lain almond, round, monolid, hooded, upturned, downturned, deep-set, close-set, dan wide-set.

Bentuk mata almond memiliki bentuk oval dengan sudut yang lebih memanjang, sementara mata round terlihat lebih melingkar dan biasanya memperlihatkan bagian putih mata lebih jelas. Pada mata monolid, lipatan kelopak tidak terlihat jelas. Berbeda dengan itu, mata hooded memiliki kulit pada area bawah tulang alis yang menutupi sebagian kelopak. Sementara itu, bentuk upturned memiliki sudut luar yang mengarah ke atas dan downturned mengarah ke bawah.

Untuk mengenalinya, perhatikan mata dalam kondisi rileks dan lihat bentuk kelopak serta arah sudut luarnya. Tidak menutup kemungkinan seseorang memiliki kombinasi beberapa karakter bentuk mata sekaligus, sehingga hasil akhirnya dapat terlihat berbeda pada setiap individu.

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Sesuaikan Riasan Mata dengan Bentuknya, Bukan Sekadar Tren

Penempatan warna dan garis eyeliner yang tepat dapat membuat riasan mata terlihat lebih menyatu dengan bentuknya. (Foto/Dok: Pexels)

Setelah mengetahui bentuk mata, langkah berikutnya adalah menyesuaikan penempatan eyeshadow, eyeliner, dan maskara. Tidak semua teknik yang terlihat bagus pada satu bentuk mata akan memberikan hasil yang sama pada bentuk lainnya. Dilansir dari mindbodygreen, struktur kelopak dan tulang di sekitar mata memang perlu dipertimbangkan ketika mengaplikasikan riasan.

Beberapa teknik yang bisa dicoba, antara lain:

  1. Almond: Gunakan eyeliner mengikuti garis mata dan buat wing tipis untuk mempertahankan bentuk mata yang memanjang. Eyeshadow juga dapat difokuskan pada bagian luar.
  2. Round: Baurkan warna lebih gelap pada sudut luar untuk memberikan efek yang lebih memanjang. Hindari membuat eyeliner terlalu tebal mengelilingi seluruh mata.
  3. Hooded: Aplikasikan eyeshadow sedikit di atas lipatan alami agar warnanya tetap terlihat ketika mata terbuka. Dilansir dari Folsom Skin, penempatan produk sebaiknya diperiksa saat mata terbuka karena lipatan dapat menutupi sebagian riasan.
  4. Monolid: Buat gradasi eyeshadow ke arah samping dan pertegas garis bulu mata. Dilansir dari Wardah, teknik gradasi horizontal dapat membantu memberikan dimensi pada monolid.
  5. Downturned: Arahkan ujung eyeliner sedikit ke atas agar sudut luar mata tidak semakin terlihat turun. Teknik ini juga dapat dipadukan dengan maskara pada bagian luar bulu mata.

Dengan menyesuaikan teknik berdasarkan bentuk mata, riasan dapat terlihat lebih natural tanpa harus mengikuti satu gaya yang sama.

3 dari 3 halaman

Detail Kecil yang Bikin Riasan Mata Terlihat Lebih Proporsional

Beberapa penyesuaian sederhana dapat membuat riasan terlihat lebih rapi tanpa menghilangkan karakter alami mata. (Foto/Dok: Pexels)

Riasan mata tidak harus dibuat semakin tebal untuk membuatnya terlihat lebih menonjol. Justru, penempatan produk yang tepat dapat membantu menciptakan efek yang diinginkan tanpa membuat mata terlihat berat. Dilansir dari Allure, bentuk kelopak setiap orang berbeda sehingga teknik eyeliner sebaiknya tidak diterapkan dengan cara yang sama pada semua orang.

Beberapa detail yang bisa diperhatikan saat melakukan finishing:

  1. Perhatikan eyeliner: Buat garis secara bertahap dan hindari menarik kulit terlalu kuat. Dilansir dari Allure, mengaplikasikan eyeliner ketika mata terbuka dapat membantu menentukan arah wing yang mengikuti bentuk mata secara lebih natural.
  2. Bangun warna perlahan: Mulai dari warna transisi yang lembut, kemudian tambahkan warna lebih gelap pada bagian yang ingin dipertegas. Teknik ini membuat gradasi lebih mudah dikontrol.
  3. Sesuaikan maskara: Untuk mata yang ingin terlihat lebih memanjang, aplikasikan lebih banyak maskara pada bulu mata bagian luar. Teknik ini juga dapat membantu memberikan efek visual yang lebih terangkat.
  4. Rapikan bagian akhir: Jika eyeliner keluar dari garis atau kurang simetris, gunakan sedikit concealer dengan kuas kecil untuk membersihkan tepinya.

Dengan begitu, bentuk mata tetap menjadi dasar riasan, sementara teknik makeup dapat disesuaikan dengan hasil akhir yang ingin dicapai.