Fimela.com, Bandung - Sahabat Fimela, Tanggal Merah untuk Ibu tidak selalu identik dengan liburan jauh. Dalam kampanye bertajuk Tanggal Merah untuk Ibu dari Frisian Flag Kental Manis, para ibu diajak mendapatkan apresiasi nyata dari keluarga lewat hal-hal sederhana yang memberi ruang untuk beristirahat.
Dari cerita yang terhimpun, sejumlah figur publik mengungkapkan keinginannya ketika mendapat satu hari khusus untuk diri sendiri. Bagi sebagian ibu, tanggal merah justru berarti kesempatan untuk benar-benar rehat dan menikmati waktu bersama orang tersayang tanpa agenda yang rumit.
Inul Daratista, Dian Ayu Lestari, dan Donna Agnesia pun memiliki preferensi yang berbeda saat membayangkan seperti apa tanggal merah ideal untuk mereka. Namun benangnya sama: jeda sejenak, tidur yang cukup, dan kebersamaan yang hangat.
Bagi Inul, satu tanggal merah khusus bukan untuk bepergian, melainkan menghabiskan waktu sederhana bersama sang suami, Adam Suseno. Ia menyampaikannya dalam sebuah kesempatan di Bandung, Jawa Barat.
"Penginnya nonton berdua, terus nyemil, terus ngobrol tentang kita saja," katanya di Bandung, Jawa Barat pada Minggu, 27 September 2026.
Adam merespons pernyataan itu dengan gurauan. "Nonton bola," ujar Adam.
Sementara itu, Dian Ayu Lestari menuturkan bahwa sang suami, Ananda Omesh, sudah terbiasa memberikan dirinya semacam tanggal merah untuk tidak melakukan apa-apa. Ruang kecil untuk hening menjadi hadiah yang berarti di tengah rutinitas.
Dian Ayu Mendamba Tidur Lebih Lama dan Deep Sleep
Jika boleh mengajukan satu permintaan khusus, Dian hanya ingin tidur sedikit lebih lama dan mendapatkan deep sleep agar tubuh benar-benar pulih. "Karena kebetulan aku masih punya anak usia 4 tahun, dan masih sekamar bareng," katanya.
"Mungkin ibu-ibu punya pengalaman yang sama, dan aku rasa hampir semua ibu sama, yang ketika punya balita, belum pernah deep sleep," tambahnya.
Ia menjelaskan, ketika tidur dan anak bergerak sedikit saja, ibu biasanya langsung terbangun. Kondisinya berbeda saat anak sakit, karena ibu bisa terjaga sepanjang malam hingga pagi.
"Alhamdulillah, Bapak Omesh itu orang yang sigap. Dia tahu kalau aku habis begadang malam, nanti dia yang morning person, bangunin anak-anak, siapin sarapan dan lain-lain."
Donna Agnesia: Sehari Penuh untuk Benar-Benar Istirahat
Senada dengan Dian, Donna Agnesia mengungkapkan keinginannya memiliki satu hari tanpa melakukan apa pun. Bagi istri Darius Sinathrya itu, tidur dan beristirahat seharian menjadi bentuk rehat yang paling diinginkan.
"Aku tuh sama (kayak Dian Ayu Lestari). Benar-benar satu hari yang boleh nggak ngapa-ngapain. Tidur, sih, beneran," ujar Donna.
Donna teringat ketika anak-anaknya masih kecil. Saat lelah, ia bisa meminta waktu untuk tidur dan anak-anak memahami kebutuhan sang ibu untuk beristirahat. Kini, ketika anak-anaknya telah beranjak dewasa dan tidak lagi tinggal bersamanya, keinginan untuk menikmati waktu istirahat semakin besar.
"Kalau misalnya boleh, tidur banget ya sesukanya. Kapan kita bangun dalam waktu satu hari itu," katanya.
Menurut Donna, kebutuhan akan istirahat berkualitas juga dirasakan banyak ibu. Ia berharap bisa mendapatkan deep sleep agar energi kembali terisi dan siap beraktivitas keesokan harinya.