Fimela.com, Jakarta - Kabar terbaru datang untuk penggemar Carrie. Prime Video resmi memperpanjang serial Carrie ke season 2 setelah musim perdananya meraih respons kuat. Showrunner Mike Flanagan menghadirkan interpretasi baru atas karya ikonis Stephen King, merangkai kompleksitas karakter dan membentuk sosok Carrie White (Summer H. Howell) saat berhadapan dengan kekejaman dunia modern.
Kisah Carrie tidak berhenti pada malam perpisahan (prom night). Mike Flanagan menegaskan sejak awal bahwa tim kreatif sudah menyiapkan kelanjutan yang menggali lebih jauh perkembangan karakter, membuka berbagai fakta baru, serta menyisipkan beragam kejutan.
“Selama 50 tahun, kisah Carrie White telah dikenal dan dicintai oleh penonton. Sejak awal, kami ingin membawa cerita ini jauh melampaui malam perpisahan. Saya sangat berterima kasih karena Stephen King memercayai dan mendukung kami untuk menggarap kelanjutannya,” ujar Mike Flanagan dalam keterangan tertulis, Sabtu (24/10/2026).
Stephen King yang bertindak sebagai produser eksekutif juga menyampaikan antusiasnya untuk melanjutkan kisah ini bersama Mike Flanagan.
“Saya tidak sabar menantikan penonton menyaksikan perjalanan Carrie White selanjutnya. Saya dan Mike Flanagan sangat antusias dengan kelanjutan ceritanya. Saya yakin ceritanya akan seru dan menegangkan,” ujarnya.
Dengan konfirmasi season 2 ini, Carrie akan melanjutkan cerita melewati peristiwa prom night. Flanagan dan King telah menyiapkan babak berikut yang menyoroti perkembangan karakter-karakternya, termasuk konsekuensi yang muncul setelah malam tersebut.
Respons Penonton dan Rekor Penayangan
Musim pertama Carrie tayang perdana pada Rabu (7/10/2026). Sejak hari pertama rilis, serial delapan episode ini langsung melesat ke peringkat nomor satu di Prime Video di lebih dari 105 negara. Capaian tersebut menandai betapa luasnya jangkauan penontonnya.
“Carrie berhasil memikat penggemar setia Stephen King sekaligus generasi penonton yang baru. Penontonnya datang dari kalangan young-adult hingga penonton internasional, dengan sambutan paling kuat dari penonton perempuan,” ujar Peter Friedlander, Head of Global Television, Amazon MGM Studios.
“Hal ini membuktikan bahwa cerita Carrie tetap relevan dari masa ke masa, dan interpretasi Mike Flanagan atas IP ikonis ini bisa diterima oleh penonton yang sangat beragam. Kami sangat antusias melihat ke mana Mike Flanagan dan Stephen King akan membawa kisah ini selanjutnya,” tambahnya.
Tentang Carrie dari Masa ke Masa
Peran ikonik Carrie White dibawakan oleh Summer Howell. Ia terpilih melalui proses audisi ekstensif yang diikuti oleh lebih dari 1.000 aktor, sebelum akhirnya mengamankan posisi sebagai tokoh utama. Deretan pemeran lainnya yang memperkuat cerita mencakup Samantha Sloyan sebagai Margaret White, serta Siena Agudong sebagai Sue Snell. Alison Thornton memerankan Chris Hargensen.
Nama-nama lain yang terlibat antara lain Joel Oulette sebagai Tommy Ross, Josie Tota sebagai Tina, Arthur Conti sebagai Billy, dan Thalia Dudek sebagai Emaline. Ada pula Amber Midthunder sebagai Miss Desjardin, serta Matthew Lillard yang berperan sebagai Kepala Sekolah Grayle.
Carrie merupakan novel pertama Stephen King yang dirilis pada tahun 1974. Karya tersebut menjadi awal perjalanan kariernya yang luar biasa, dengan total penjualan buku yang mencapai lebih dari 350 juta salinan. Novel ini pernah bertahan selama 14 minggu di daftar Best Seller The New York Times dan telah diterjemahkan ke lebih dari 35 bahasa, memperluas jangkauan pembacanya secara global.
Pada tahun 1976, Carrie diadaptasi ke layar lebar oleh sutradara Brian De Palma dan berhasil meraih nominasi Academy Award, menegaskan pengaruh besar cerita ini di dunia sinema.