Hybrid HYROX, Tren Olahraga Intensitas Tinggi yang Diminati Kaum Urban

najwa maulidinaDiterbitkan 29 Oktober 2026, 17:33 WIB

Fimela.com, Jakarta - Di tengah rutinitas perkotaan yang padat, olahraga tidak lagi hanya tentang mengangkat beban di gym atau berlari di taman. Kini, semakin banyak orang tertarik mencoba latihan yang menggabungkan beberapa jenis aktivitas fisik dalam satu sesi. Salah satu yang menarik perhatian adalah HYROX, kompetisi kebugaran yang memadukan lari dan latihan fungsional. Formatnya yang terstruktur membuat olahraga ini menjadi tantangan baru bagi mereka yang ingin meningkatkan kemampuan fisik.

Dilansir dari ABC News, HYROX merupakan salah satu bentuk hybrid training, yaitu pendekatan latihan yang menggabungkan beberapa disiplin kebugaran, seperti latihan kekuatan dan daya tahan kardiorespirasi. Popularitasnya juga didorong oleh media sosial, tempat para peserta membagikan rutinitas latihan dan pengalaman mengikuti kompetisi. Meski menarik untuk dicoba, latihan ini tetap perlu dilakukan secara bertahap agar tubuh dapat beradaptasi.

Apa Itu HYROX?, HYROX adalah kompetisi kebugaran yang menggabungkan delapan sesi lari masing-masing sejauh satu kilometer dengan delapan stasiun latihan fungsional. Peserta bergantian menyelesaikan satu kilometer lari dan satu tantangan latihan hingga seluruh rangkaian selesai. Latihannya mencakup gerakan seperti sled push, sled pull, mendayung menggunakan mesin rowing, farmer's carry, hingga wall balls. Setiap gerakan menguji kemampuan fisik yang berbeda, sehingga peserta perlu mempersiapkan kekuatan, stamina, dan koordinasi tubuh.

Bagi warga kota yang terbiasa menjalani rutinitas padat, HYROX menawarkan tujuan latihan yang jelas. Peserta dapat menyusun program latihan berdasarkan kemampuan masing-masing, kemudian memantau perkembangan melalui jarak, waktu, dan kemampuan menyelesaikan setiap tantangan.

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

4 Hal yang Membuat HYROX Menarik untuk Dicoba Pencinta Fitness

HYROX menghadirkan variasi latihan yang menguji kekuatan, stamina, dan kemampuan tubuh menyelesaikan tantangan secara berurutan. (Foto/Dok: Pexels)

1. Menggabungkan Kardio dan Latihan Kekuatan

Salah satu daya tarik HYROX adalah kombinasi latihan kardio dan kekuatan dalam satu rangkaian. Peserta tidak hanya berlari, tetapi juga melakukan gerakan yang melibatkan berbagai kelompok otot. Kombinasi ini membuat latihan terasa bervariasi. Namun, peserta tetap perlu membangun fondasi kebugaran secara bertahap sebelum mencoba rangkaian latihan dengan intensitas tinggi.

2. Memiliki Format yang Terstruktur

HYROX menggunakan urutan kompetisi yang sama, yaitu delapan sesi lari sejauh satu kilometer yang diselingi delapan stasiun latihan. Format tersebut memudahkan peserta memahami tantangan yang harus disiapkan. Peserta juga dapat mengevaluasi perkembangan latihan dari waktu penyelesaian, kemampuan menjaga kecepatan, hingga teknik ketika mulai merasa lelah.

3. Bisa Menjadi Target Kebugaran Baru

Bagi sebagian orang, memiliki target tertentu dapat membantu menjaga motivasi berolahraga. Mengikuti kompetisi HYROX bisa menjadi salah satu tujuan setelah rutin berlatih. Meski demikian, mengikuti perlombaan bukan keharusan. Latihan bergaya HYROX juga bisa dilakukan sebagai bagian dari rutinitas kebugaran tanpa harus mengejar target kompetisi.

4. Membangun Semangat Komunitas

Latihan bersama teman atau komunitas dapat membuat aktivitas fisik terasa lebih menyenangkan. Peserta bisa saling menyemangati, berbagi pengalaman, dan menjaga konsistensi latihan. Bagi kaum urban yang memiliki jadwal padat, komunitas olahraga juga bisa menjadi ruang untuk bertemu orang baru dengan minat serupa. Pastikan tetap memilih jadwal latihan yang realistis agar olahraga tidak mengganggu kebutuhan istirahat dan aktivitas harian.

3 dari 3 halaman

Tips Memulai Latihan HYROX agar Tubuh Tidak Mudah Kewalahan

Sebelum mencoba HYROX, penting untuk membangun kekuatan dan daya tahan secara bertahap sesuai kemampuan tubuh. (Foto/Dok: Pexels)
  • Mulai dari Tingkat Kebugaran Sendiri

Tertarik mencoba HYROX tidak berarti harus langsung mengikuti seluruh rangkaian latihan. Pemula bisa memulai dengan membangun kebiasaan berlari atau berjalan cepat, kemudian menambahkan latihan kekuatan menggunakan beban ringan. Gerakan dasar seperti squat, lunges, dan latihan membawa beban dapat menjadi bagian dari persiapan. Jika belum familiar dengan teknik tertentu, mintalah arahan pelatih agar gerakan dilakukan dengan benar.

  • Tingkatkan Intensitas secara Bertahap

Tubuh membutuhkan waktu untuk beradaptasi terhadap peningkatan beban latihan. Hindari menambah jarak lari, beban, dan frekuensi latihan secara drastis dalam waktu bersamaan. Susun jadwal yang seimbang antara latihan kardio, kekuatan, dan hari pemulihan. Jika memiliki kondisi kesehatan tertentu atau baru kembali berolahraga setelah lama berhenti, berkonsultasilah dengan tenaga kesehatan sebelum menjalani latihan intensif.

  • Jangan Abaikan Nutrisi dan Recovery

Latihan yang menantang perlu diimbangi dengan asupan makanan yang mencukupi. Konsumsi makanan beragam dengan sumber karbohidrat, protein, lemak sehat, serta sayuran dan buah untuk membantu memenuhi kebutuhan tubuh. Selain itu, tidur yang cukup dan memberikan jeda antarsesi latihan juga penting. Rasa lelah yang berlebihan bukan selalu tanda bahwa latihan berhasil, sehingga tubuh perlu mendapatkan kesempatan untuk pulih.

  • Jadikan Olahraga sebagai Kebiasaan Sehat

Popularitas HYROX bisa menjadi inspirasi untuk mencoba variasi olahraga baru. Namun, setiap orang memiliki kondisi fisik, tujuan, dan tingkat kebugaran yang berbeda. Sahabat Fimela tidak perlu terburu-buru mengikuti tren atau membandingkan kemampuan dengan orang lain. Mulailah dari target yang realistis, nikmati prosesnya, dan tingkatkan tantangan ketika tubuh sudah siap. Dengan pendekatan yang tepat, latihan kebugaran dapat menjadi bagian dari gaya hidup aktif yang lebih konsisten.