Bumbu Dasar Masakan Rumahan, Praktis untuk Berbagai Hidangan

najwa maulidinaDiterbitkan 02 November 2026, 17:24 WIB

Fimela.com, Jakarta - Memasak setiap hari terkadang terasa merepotkan, terutama ketika harus menyiapkan banyak bumbu dari awal. Mulai dari mengupas bawang, memotong cabai, hingga menghaluskan berbagai rempah, semuanya membutuhkan waktu tersendiri. Salah satu cara untuk membuat kegiatan memasak lebih praktis adalah menyiapkan bumbu dasar yang bisa digunakan untuk berbagai hidangan.

Dilansir dari Epicurious, bumbu dasar Indonesia memiliki beberapa variasi yang dapat disesuaikan dengan jenis masakan. Tiga jenis yang umum digunakan adalah bumbu dasar putih, kuning, dan merah. Ketiganya memiliki kombinasi bahan dan karakter rasa berbeda sehingga bisa menjadi persediaan praktis untuk memasak sehari-hari.

Bumbu dasar putih biasanya dibuat dari bawang merah, bawang putih, kemiri, dan bahan aromatik lain sesuai resep. Rasanya relatif gurih dan cocok untuk hidangan seperti opor ayam, sayur lodeh, serta berbagai masakan bersantan. Sementara itu, bumbu dasar kuning memiliki warna khas dari kunyit. Selain bawang merah dan bawang putih, racikannya dapat menggunakan kemiri serta rempah lain untuk menghasilkan aroma yang lebih kaya. Bumbu ini cocok untuk soto, ayam ungkep, dan nasi kuning.

Adapun bumbu dasar merah menggunakan cabai merah sebagai bahan utama yang memberikan warna sekaligus rasa pedas. Bumbu ini dapat digunakan untuk sambal goreng, balado, hingga nasi goreng bercita rasa pedas. Dengan menyiapkan ketiga jenis bumbu tersebut, kalian bisa memiliki lebih banyak pilihan menu tanpa perlu mengulang seluruh proses persiapan bumbu setiap hari.

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Resep Bumbu Dasar Putih dan Kuning untuk Hidangan Rumahan

Bumbu dasar putih cocok untuk opor dan sayur lodeh, sedangkan bumbu kuning bisa digunakan untuk soto hingga ayam ungkep. (Foto/Dok: Unsplash)

1. Resep Bumbu Dasar Putih

Bumbu dasar putih cocok untuk masakan dengan cita rasa gurih yang tidak membutuhkan warna merah atau kuning mencolok. Bahan-bahannya mudah ditemukan di pasar maupun supermarket.

Bahan-bahan:

  • 10 siung bawang merah
  • 8 siung bawang putih
  • 5 butir kemiri sangrai
  • 1 ruas jahe
  • 1 ruas lengkuas
  • 1 sendok teh ketumbar bubuk, sesuai selera
  • 100 ml minyak goreng
  • Garam secukupnya

Cara membuat:

  1. Kupas bawang merah dan bawang putih, lalu potong kasar agar mudah dihaluskan.
  2. Masukkan bawang merah, bawang putih, kemiri, jahe, lengkuas, dan ketumbar ke dalam blender.
  3. Tambahkan sedikit minyak agar bahan lebih mudah dihaluskan.
  4. Panaskan sisa minyak di wajan, kemudian tumis bumbu hingga harum dan matang.
  5. Tambahkan garam secukupnya, aduk rata, lalu angkat dan dinginkan.
  6. Bumbu ini bisa digunakan sebagai dasar opor ayam, sayur lodeh, tumisan, atau berbagai hidangan berkuah gurih.

2. Resep Bumbu Dasar Kuning

Bumbu dasar kuning memiliki aroma rempah yang khas dan warna cerah dari kunyit. Racikan ini cocok untuk berbagai masakan rumahan.

Bahan-bahan:

  • 10 siung bawang merah
  • 6 siung bawang putih
  • 3 butir kemiri
  • 2 ruas kunyit
  • 1 ruas jahe
  • 1 sendok teh ketumbar
  • 100 ml minyak goreng
  • Garam secukupnya

Cara membuat:

  1. Kupas dan potong bahan-bahan agar lebih mudah dihaluskan.
  2. Blender seluruh bahan bersama sedikit minyak hingga menjadi pasta.
  3. Tumis bumbu menggunakan minyak panas dengan api sedang.
  4. Aduk secara berkala hingga harum dan matang merata.
  5. Angkat, lalu biarkan dingin sebelum disimpan.

Bumbu dasar kuning dapat digunakan untuk soto, ayam ungkep, ikan berbumbu kuning, hingga nasi kuning. Sahabat Fimela juga bisa menambahkan serai atau daun jeruk saat memasak untuk memperkaya aromanya.

3 dari 3 halaman

Resep Bumbu Dasar Merah dan Tips Menyimpannya agar Praktis

Bumbu dasar merah menjadi pilihan untuk masakan bercita rasa pedas dengan warna menggugah selera. (Foto/Dok: Unsplash)

3. Resep Bumbu Dasar Merah

Bagi pencinta masakan pedas, bumbu dasar merah bisa menjadi stok andalan di dapur. Bumbu ini dapat digunakan untuk membuat balado telur, sambal goreng kentang, tumisan pedas, hingga nasi goreng.

Bahan-bahan:

  • 12 buah cabai merah keriting
  • 5 buah cabai rawit merah, sesuai selera
  • 10 siung bawang merah
  • 6 siung bawang putih
  • 2 buah tomat merah kecil
  • 1 sendok teh ketumbar bubuk
  • 100 ml minyak goreng
  • Garam dan gula secukupnya

Cara membuat:

  1. Cuci cabai dan tomat, lalu potong menjadi bagian yang lebih kecil.
  2. Haluskan cabai, bawang merah, bawang putih, tomat, dan ketumbar menggunakan blender.
  3. Panaskan minyak dalam wajan, kemudian masukkan bumbu yang sudah dihaluskan.
  4. Tumis dengan api sedang sambil sesekali diaduk hingga bumbu matang, harum, dan kadar airnya berkurang.
  5. Tambahkan garam serta gula secukupnya, kemudian aduk hingga merata.
  6. Angkat dan dinginkan sebelum dimasukkan ke wadah penyimpanan.
  7. Jumlah cabai bisa disesuaikan dengan tingkat kepedasan yang diinginkan. Jika ingin rasa yang lebih ringan, kurangi cabai rawit atau ganti sebagian dengan cabai merah besar.

Tips Menyimpan Bumbu Dasar

Agar bumbu dasar tetap praktis digunakan, pastikan bumbu sudah dingin sebelum disimpan. Gunakan wadah bersih, kering, dan tertutup rapat. Untuk kebutuhan beberapa hari, simpan dalam lemari pendingin dan gunakan sendok bersih setiap kali mengambil bumbu. Jika ingin menyimpan stok lebih lama, bagi bumbu ke dalam beberapa porsi kecil, lalu bekukan dalam wadah atau kantong khusus freezer. Beri label nama bumbu dan tanggal penyimpanan agar lebih mudah memantau persediaan.

Hindari mengambil bumbu langsung dengan tangan atau sendok yang terkena bahan mentah. Jika muncul perubahan aroma, warna, tekstur, atau tanda kerusakan lainnya, sebaiknya jangan digunakan. Dengan stok bumbu dasar putih, kuning, dan merah, kegiatan memasak bisa terasa lebih sederhana. Sahabat Fimela dapat mengolah bahan makanan yang tersedia di rumah menjadi berbagai menu tanpa harus memulai persiapan bumbu dari awal setiap kali memasak.