Sukses

Beauty

5 Jenis Kerusakan Rambut yang Paling Umum dan Cara Mengatasinya

Fimela.com, Jakarta Bahkan jika kamu telah melakukan banyak tindakan pencegahan, kerusakan rambut memang bukan hal yang bisa dihindari. Beberapa faktor kerusakan rambut yang paling tampak sepele justru bisa berdampak serius.

Jika kamu menyadari bahwa rambut kurang berkilau, lembap, dan padat, mungkin inilah saatnya mendiagnosis masalah dan mencari solusinya. Dilansir dari allure.com, berikut ini adalah beberapa jenis kerusakan rambut dan cara mengatasinya.

1. Bercabang

Ketika ujung helai rambut terbelah menjadi 2 atau lebih atau jika batang rambut terasa kasar, ini berarti rambut sedang mengalami masalah. Rambut bercabang juga menjadi rambut menjadi lebih kusut.

Dalam hal ini, memotong rambut adalah saran terbaik untuk menghilangkan ujung rambut bercabang. Lakukan setiap 2 bulan atau kamu juga bisa rutin menggunakan serum untuk mengatasi ujung rambut yang bercabang.

 

 

2. Rusak akibat proses pewarnaan

Carilah ahli yang peduli dengan kondisi rambutmu. Mereka akan memilih produk pewarna yang mengutamakan integritas rambut.

Beberapa hal akan membuat perbedaan, seperti penggunaan bahan kimia pewarna yang tepat, tidak menggunakan developer yang terlalu kuat untuk tekstur rambut yang diwarnai, dan menghindari tumpang tindih warna. Selain itu, perawatan rambut berwarna di rumah juga harus dilakukan dengan bijaksana.

3. Kerusakan akibat proses kimiawi

Perawatan rambut dengan proses kimiawi dapat menyebabkan kerusakan. Setelah serat rambut rusak, tidak ada yang bisa diperbaiki atau disembuhkan.

Tujuan utamanya adalah untuk mencegah kerusakan rambut lebih lanjut dengan menyesuaikan kebiasaan menata rambut yang menciptakan masalah dan menerapkan praktif yang meningkatkan kesehatan dan nutrisi rambut. Yang kedua, tetapkan rutinitas perawatan mingguan secara konsisten selama 4 sampai 6 minggu.

Menjaga rambut tetap terhidrasi sama pentingnya. Pastikan untuk menambahkan kelembapan harian dalam jumlah kecil, terapkan secara bebas ke area yang rusak. Kelembapan di ujung serat rambut tidak akan membebani atau membuatnya berminyak jika digunakan dengan benar dan dirancang untuk jenis dan tekstur rambut.

4. Kerusakan akibat alat panas

Ketergantungan pada alat penataan rambut yang panas dapat dilihat dalam berbagai cara. Panas membuka kutikula, memungkinkan rambut menjadi kering. Untuk mencegahnya, gunakan pengaturan panas yang sesuai dengan tekstur rambut, hindari menggunakan alat penataan rambut yang panas pada rambut kotor, dan usahakan untuk tidak menggunakan alat tersebut setiap hari.

5. Penipisan atau rambut rontok

Banyak hal berbeda dapat menyebabkan penipisan dan rambut rontok. Penipisan batang rambut tanpa pelepasan disebut sebagai miniaturisasi atau yang biasa terjadi pada kaum perempuan adalah androgenetic alopecia.

Sedangkan rambut disebabkan oleh banyak alasan, yang mencakup masalah hormon, stres, pengobatan, pasca melahirkan, ketombe, psoriasis, penyakit autoimun, kekurangan nutrisi, dan reaksi alergi. Kepang atau kuncir kuda yang ketat juga bisa menyebabkan rambut rontok.

#ChangeMaker

;
Loading
Artikel Selanjutnya
Desainer Selphie Bong Pilih Model Difabel dengan Cerebral Palsy untuk Peragakan Busananya
Artikel Selanjutnya
Membongkar Rahasia Rutinitas Perawatan Kulit ala V BTS