Sukses

Beauty

Buah Sebagai Penetral Efek Makanan Cepat Saji dan Penurun Resiko Asma

Pilihan makanan sangat berarti bagi Anda maupun orang dekat Anda. Sayangnya semakin berkembangnya suatu zaman, semakin banyak pilihan makanan yang membingungkan dan belum tentu bernutrisi. Oleh sebab itu, Anda harus sangat berhati-hati.

Salah satu godaan yang mungkin hadir di tengah-tengah Anda adalah munculnya banyak kedai makanan cepat saji. Kedai ini menjadi pilihan Anda ketika Anda terburu-buru untuk menyelesaikan hal lain. Tapi perlu Anda ketahui bahwa makanan cepat saji seperti burger, fried chicken, dan menu lainnya justru bisa membahayakan, seperti dikabarkan oleh medicalnewstoday.com.

Penelitian baru-baru ini menemukan kaitan antara makanan cepat saji dan serangan asma pada anak-anak. Memang makanan cepat saji ini menyajikan menu yang disukai oleh anak-anak pada berbagai kalangan usia.

Bisa dibilang rasa dari makanan tersebut cukup menggugah selera. Hanya saja makanan tersebut tidak bernutrisi. Terlebih lagi, dari penelitian ditemukan bahwa anak-anak yang mengkonsumsi makanan cepat saji sebanyak tiga kali atau lebih setiap minggunya memiliki 39% resiko lebih tinggi terkena serangan asma yang parah.

Bagaimana jika anak Anda terlanjur sering mengkonsumsi makana cepat saji? Anda bisa menambahkan porsi buah di dalam makanan sehari-harinya. Ternyata konsumsi buah sebanyak tiga kali atau lebih setiap minggunya dapat mengurangi parahnya gejala asma hingga 11% pada remaja dan 14% pada anak-anak.

Jika makanan cepat saji adalah pemicunya, buah dapat menjadi solusinya. Makanan cepat saji mengandung banyak sekali lemak trans yang berpengaruh pada imunitas tubuh. Di lain sisi, buah memiliki banyak kandungan bermanfaat seperti antioksidan.

Wahyu Wienanda

(vem/sfg)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading